Pabrik Pengolahan Kopi dan Padi di Kabupaten Meriah Hangus Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 6 Juni 2025 - 13:43 WIB

50471 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah, 6 Juni 2025 – Sebuah pabrik pengolahan kopi dan padi di Desa Hakim Tunggul Naru, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, hangus terbakar pada Jumat pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Kebakaran ini mengejutkan warga setempat dan langsung mendapat respons cepat dari petugas pemadam kebakaran.

Pabrik milik Safaruddin, seorang pelaku usaha lokal yang telah lama berkecimpung dalam pengolahan hasil pertanian, mengalami kerusakan total akibat kebakaran. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, sehingga keluarga dan masyarakat sekitar dapat bernapas lega.

Penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian Kabupaten Bener Meriah. Dugaan awal menyebutkan api berasal dari korsleting listrik, meskipun penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua unit armada pemadam kebakaran dari posko utama Kecamatan Bukit segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas dengan sigap melakukan penyiraman dan pendinginan agar api tidak menyebar ke area lain. Walaupun menghadapi kendala akses jalan yang sempit dan medan yang cukup sulit, api berhasil dipadamkan secara total berkat kerja keras petugas dan bantuan warga.

Kerugian materi akibat kebakaran ini cukup besar, mengingat seluruh bangunan pabrik dan peralatan pengolahan kopi serta padi hangus terbakar. Safaruddin menyampaikan rasa syukur karena tidak ada korban jiwa, dan berharap dukungan dari pemerintah serta masyarakat untuk membantu pemulihan usahanya.

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana langsung merespons kejadian ini dengan memberikan bantuan dan melakukan koordinasi agar proses pemulihan dapat berjalan lancar. Warga Desa Hakim Tunggul Naru juga menggalang bantuan sebagai bentuk solidaritas dalam menghadapi musibah tersebut.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat Kabupaten Bener Meriah untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di lokasi-lokasi yang menyimpan bahan mudah terbakar. Pemerintah daerah mengimbau semua pihak agar selalu memperhatikan aspek keselamatan mulai dari instalasi listrik hingga protokol keamanan di tempat usaha dan lingkungan sekitar. (RED)

Berita Terkait

Pulihkan Hutan Pascabencana, Ratusan Relawan Tanam 2.000 Pohon di Mendale
Kritik, Evaluasi, dan Harapan: Menatap Peran Baitul Mal Secara Objektif
Patungan Beli Sapi, Warga Pasar Simpang Tiga Lestarikan Tradisi Kuah Belangong Saat Idul Adha
Kebakaran Hebat Landa Desa Kute Bakti, 13 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
Warga Buntul Kemumu Sembelih 33 Hewan Kurban Termasuk Sapi Bantuan Presiden
Dua Kali Raih Penghargaan Nasional, Pemkab Gayo Lues Tegaskan Komitmen Lestarikan Bahasa Gayo
Amira Aliza Hipnotis Panggung FTBI Nasional Lewat Tari Tradisional Gayo
Dramatis, Bank Indonesia Lhokseumawe Juara Piala Kapolres Bener Meriah Cup II

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru