Nugie Rilis Lagu “Raksasa Palsu” bareng Bima Wp, Ajak Lawan Keserakahan yang Meresahkan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 23 Mei 2025 - 17:13 WIB

50296 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Nugie, musisi legendaris Indonesia kembali menggebrak industri musik Tanah Air dengan meluncurkan lagu terbarunya berjudul Raksasa Palsu. Lagu tersebut sangat dinantikan para penggemar setianya, karena menawarkan sesuatu yang baru, kolaborasinya bersama Bima Wp, seorang musisi muda yang sudah dikenal dengan karyanya yang kontemporer.

Lagu Raksasa Palsu dari Nugie dan Bima Wp dirilis oleh Bima Wp Music Production melalui label musik Ladofa Doredo pada Jumat (23/5/2025) di berbagai platform musik digital. Lagu tersebut merupakan karya lagu yang ditulis sendiri oleh Nugie, musiknya diarransemen oleh Bima Wp.

Nugie kepada awak media pada Jumat (23/5/2025) mengatakan, “Lagu Raksasa Palsu merupakan refleksi diri tentang keserakahan sebagai manusia yang ingin menjadi raksasa rakus melahap alam semesta dengan melebihi kebutuhannya. Hidup itu menghidupi, bukan mengambil hidup.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lagu Raksasa Palsu seakan mengembalikan Nugie kepada album triloginya yang bertajuk: Bumi, Air, dan Udara. Tiga albumnya tersebut berkonsep grunge, berhulu dari aliran rock alternatif. Menurut Nugie, sebenarnya tidak ada alasan untuk mengemasnya begitu. Tapi melulu karena “kebahagiaan” berekspresi yang dari awal ia pilih sebagai wadah jiwa untuk dinamis, jujur, dan apa adanya.

“Saya berkolaborasi dengan Bima Wp karena ia partner in crime muda yang terus memberi saya inspirasi, To Rock The World Peacefully,” kata Nugie.

Sebagai salah seorang personal grup musik The Dance Company, Nugie sangat sibuk. Apalagi dengan jadwal syuting untuk film-film bioskop yang ia perankan. Di sela agenda padat yang diemban, Nugie tetap menjaga laju karirnya sebagai solois.

Nugie juga mengatakan, “Sebenarnya kalau membuat lagu hampir setiap bulan saya bikin, idenya liar, kemudian saya rekam rumahan, dan terkadang iseng teman saya masukan ke platform digital, dengan catatan saya gak harus promosi.”

Pada kesempatan yang sama, Bima Wp mengatakan tidak ada beban sama sekali untuk berkolaborasi dengan Nugie. Bima sangat menikmati proses saat ia membuat musiknya, dengan sebebas-bebasnya berekspresi. Apalagi Bima bisa menggabungkan ide liar Nugie dengan aransemen musik yang ia buat, tentu jadi pengalaman yang luar biasa baginya.

“Saya senang sekali bisa mengeluarkan single kolaborasi bareng Mas Nugie. Sudah belasan tahun saya mengiringi aksi Mas Nugie dari panggung ke panggung sebagai partner gitar khususnya. Sangat banyak ilmu yang saya dapat, baik di bidang musik atau di luar musik. Menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bisa berkolaborasi,” kata Bima Wp.

Lebih lanjut Bima Wp mengatakan, untuk mempresentasikan lagu Raksasa Palsu ke dalam arransemen musik, ia berusaha untuk membangkitkan emosi kekesalan. Merasakan ketika ada yang tidak menghargai dan menghormati satu sama lain, apalagi sampai merugikan orang banyak.

Bima Wp mengemas lagu Raksasa Palsu ke dalam konsep grunge dengan agak jenaka di verse awal, karena membayangkan orang yang sedang bermimpi. Pada bagian reffrain, lebih ke emosi kekesalan, karena melihat akibat keserakahan yang tidak bertanggung jawab. Lalu pada interlude, lead guitar seperti klimaks kemarahan yang sudah tak terbendung ingin melawan.

Menurut Bima Wp, karya-karya lagu Nugie selalu jujur apa adanya, membuatnya lebih bebas mengekspresikan diri dalam pembuatan musik Raksasa Palsu. Lagu tersebut tentang keresahan pada keserakahan yang banyak merugikan, baik lingkungan dan manusia.

“Dengan karakter suara khas seorang Nugie yang nge-grunge dalam balutan arransemen musik yang saya buat, semoga bisa sedikit banyaknya mengobati kerinduan pada musik-musik seperti ini,” kata Bima Wp.

Bagi para penggemar yang sudah lama menunggu karya terbaru Nugie, Raksasa Palsu bisa dibilang sebagai kejutan yang menyegarkan. Tidak hanya menawarkan musik baru, tetapi juga menunjukkan bahwa Nugie masih sangat relevan dalam berbicara tentang masalah sosial dan budaya, meskipun usianya tidak lagi muda.

Selain itu, kolaborasi Nugie dan Bima Wp menjadi bukti bahwa musik bisa melintasi batas generasi. Meski terdapat perbedaan usia antara mereka, keduanya bisa bekerja sama dengan sangat harmonis. Ini juga membuktikan bahwa musik adalah bahasa universal yang bisa menyatukan berbagai perbedaan.

Dengan Raksasa Palsu, Nugie dan Bima Wp juga berhasil menciptakan lagu yang tidak hanya menggetarkan telinga, tetapi juga membuka mata kita tentang banyak hal. Musik grunge yang mereka bawakan tidak hanya sekadar musik keras, tetapi juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan penting bagi pendengarnya.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

Lingling Siap Tampil Perdana di Sinetron Nasional, Perjuangan Perantau Asal Malang Jadi Sorotan
Vanya Wijaya Ajak Generasi Muda Ikut Lomba Nyanyi Tingkat Nasional “Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I”
Michelle Quinessha Rilis “Like A Diamond”, Penyanyi Usia 12 Tahun Siap Go Internasional
Zeya Prillian Adriaensen Siap Cetak Jejak Emas di Industri Film Tanah Air
Aisha Kamila Gaungkan Lagu Sunda Lewat Lomba Nyanyi Nasional 2026
Pendaftaran Lomba Fashion Show Numofest Little Runway Telah Dibuka, Roadshow 9 Kota Besar
Aprilia Sky Jalani Operasi Kedua di Korea Selatan, Penampilan Makin Fresh
Film Drama Keluarga “NAY”, Karya Sineas Independen Balikpapan Siap Tayang

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Berita Terbaru