slot preparation.lsrs.lu

Panen Raya hingga Pasar Tani: Cut Huzaimah Konsisten Jalankan Program Muallem dan Dek Fadh

ADMIN

- Redaksi

Jumat, 9 Mei 2025 - 06:47 WIB

50405 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen Raya hingga Pasar Tani: Cut Huzaimah Konsisten Jalankan Program Muallem-Dek Fadh

Banda Aceh :Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh di bawah kepemimpinan Cut Huzaimah kembali mencetak prestasi membanggakan. Berkat lobi intensif ke Kementerian Pertanian (Kementan), alokasi pupuk subsidi untuk Aceh tahun 2025 berhasil ditingkatkan secara signifikan. Pupuk subsidi jenis urea naik dari 100.364 ton menjadi 110.373 ton, sementara NPK dari 94.121 ton menjadi 110.778 ton.

Peningkatan alokasi pupuk ini menjadi angin segar bagi petani di seluruh Aceh, sekaligus menunjukkan keberhasilan sinkronisasi program pertanian daerah dengan arah kebijakan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Muallem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh). Kinerja Cut Huzaimah mendapat pujian sebagai bentuk pelaksanaan visi pertanian pro-rakyat yang nyata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pada tahun 2024 lalu, Dinas Pertanian juga sukses menjemput bola bantuan traktor dari pemerintah pusat bagi kelompok tani. Inovasi lainnya adalah digelarnya pasar tani murah setiap Minggu, yang memberi ruang jual-beli langsung antara petani dan konsumen, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan lokal.

Kinerja gemilang Cut Huzaimah, terbukti tahun 2024 dengan mencatatkan peningkatan produksi padi sebesar 18 persen, dari sebelumnya 1,4 juta ton menjadi 1,65 juta ton. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Aceh bahkan meraih predikat sebagai provinsi dengan peningkatan produksi beras tertinggi secara nasional, yakni mencapai 300 ribu ton. Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pertanian terpadu yang dijalankan Cut Huzaimah bersama jajaran Distanbun Aceh dalam mendukung swasembada pangan dan ketahanan ekonomi daerah.

Gerakan panen serentak jagung dan padi unggulan di berbagai kabupaten/kota pun dilakukan secara massif. Cut Huzaimah turun langsung ke lapangan untuk memastikan produktivitas dan kualitas hasil panen. Gubernur Muallem bahkan hadir membuka acara panen raya sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program pertanian Aceh.

Di tengah pencapaian itu, muncul suara miring dari Ketua Satgassus Swasembada Pangan Nasional Aceh, Hasbi, yang dianggap tidak berdasar. Menanggapi hal ini, Ketua Pemerhati Kebijakan Publik Fajarul Arwalis menyebut bahwa tuduhan tersebut tidak masuk akal dan bertentangan dengan fakta. “Buk Kadis tak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu,” tegasnya.

Fajarul menegaskan, perlambatan beberapa anggaran bukan karena kelalaian Dinas Pertanian, melainkan akibat rasionalisasi dari pusat. “Kita harus memahami bahwa proses ini tidak sepenuhnya di tangan daerah,” tambahnya.

Isu pilih kasih dalam pengusulan cetak sawah baru pun dibantah keras. “Tidak benar jika dikatakan hanya Aceh Jaya, Pidie Jaya dan Bireuen yang diusulkan. Semua kabupaten potensial tetap diikutsertakan ke kementerian,” terang Fajarul.

“Bu Kadis sudah bekerja ekstra keras sesuai arahan Muallem dan Dek Fadh. Jangan kita patahkan semangat kerja yang sudah on the track. Mari bersabar dan terus dukung program pertanian demi kemandirian pangan Aceh,” tutup Fajarul.

Berita Terkait

Penembakan di Tiro Harus Diusut Tuntas, Pang Lima TNI Jangan Tutup Mata, Persoalan Bendera Aceh Bukan Alasan Untuk Melakukan Kekerasan
SMPA Kecam Insiden Berdarah di Pidie, Desak Pengusutan Secara Transparan dan Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib
Ketua FORBES DPR RI-DPD RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga, Desak Penyelesaian Bendera Aceh Lewat Dialog dan Jalur Konstitusional
Tragedi Berdarah Tiro Minta Pemerintahan Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Pasca-Insiden Tragis di Tiro, Aktivis HAM Aceh Desak Forbes DPR/DPD RI Inisiasi Perundingan Tingkat Tinggi Bersama Sufmi Dasco
Kala Darah Jatuh di Tiro: Saatnya Forbes Ajak Dasco Selesaikan Bendera Aceh
Nasir Nurdin Angkat Bicara soal Tuduhan Suap, Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:15 WIB

KSO CV RNK Pucuk Rantau Dibatalkan, Tapi Masih Panen Sawit, Ojahan Sinurat Desak PT. Agrinas dan Pihak Kepolisian Tidak Tegas KSO CV. RNK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Dukung Empat Pemred di Riau Tempuh Langkah Hukum Balik atas Laporan Juari, Desak Dugaan Pelanggaran UU ASN dan UU Perkawinan Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Panitia, Pemerintah dan Aparat Keamanan Jadi Kunci Sukses Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:38 WIB

PETI Kerinci Masuk Fase Mengkhawatirkan, TNKS Terancam dan Negara Ditantang Bertindak Tegas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah*

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Lanjut Membuat Gorong-gorong ke Empat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 14:09 WIB