slot preparation.lsrs.lu

H. Taufik Edi: Seharusnya Ketua DPRA Zulfadhli Tabayyun dulu

ADMIN

- Redaksi

Sabtu, 22 Februari 2025 - 11:51 WIB

50530 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Tim Pemenangan Muallem-Dek Fadh, H. Taufik Edi Zulkarnain, SE, menyesalkan pernyataan Ketua DPRA Aceh, Zulfadhli, yang menyalahkan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dan Irsyadi terkait penetapan Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Aceh. Menurutnya, tudingan tersebut tidak berdasar dan hanya menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

Taufik Edi menegaskan bahwa keputusan pengangkatan Plt Sekda sepenuhnya merupakan kewenangan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Muallem), yang juga Ketua Umum Partai Aceh. Ia menyayangkan sikap seorang kader yang seharusnya melakukan klarifikasi (tabayyun) kepada ketua umumnya sebelum mengeluarkan pernyataan di depan publik.

“Yang menandatangani surat keputusan adalah Gubernur Aceh, Muallem. Seorang kader seharusnya tabayyun kepada ketua umumnya, bukan justru bicara di depan publik dan membuat situasi semakin kisruh,” ujar Taufik Edi, Sabtu (22/2/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai Wakil Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara dan putra kelahiran Aceh, Taufik Edi menegaskan bahwa Wakil Gubernur hanya menjalankan tugasnya sesuai aturan yang berlaku. “Wagub hanya melantik Sekda, tidak ada wewenang dalam penetapan atau penerbitan SK tersebut,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tidak ada manusia yang sempurna, sehingga sebaiknya semua pihak tidak sibuk mencari kesalahan. Sebaliknya, ia mengajak semua elemen untuk bersatu dalam membangun Aceh dan memperbaiki kekurangan yang ada.

“Kita harus fokus pada pembangunan, bukan mencari kesalahan. Mari kita bersama-sama mendukung kepemimpinan Muallem-Dek Fadh agar Aceh semakin maju,” tutupnya.

Berita Terkait

Penembakan di Tiro Harus Diusut Tuntas, Pang Lima TNI Jangan Tutup Mata, Persoalan Bendera Aceh Bukan Alasan Untuk Melakukan Kekerasan
SMPA Kecam Insiden Berdarah di Pidie, Desak Pengusutan Secara Transparan dan Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib
Ketua FORBES DPR RI-DPD RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga, Desak Penyelesaian Bendera Aceh Lewat Dialog dan Jalur Konstitusional
Tragedi Berdarah Tiro Minta Pemerintahan Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Pasca-Insiden Tragis di Tiro, Aktivis HAM Aceh Desak Forbes DPR/DPD RI Inisiasi Perundingan Tingkat Tinggi Bersama Sufmi Dasco
Kala Darah Jatuh di Tiro: Saatnya Forbes Ajak Dasco Selesaikan Bendera Aceh
Nasir Nurdin Angkat Bicara soal Tuduhan Suap, Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:15 WIB

KSO CV RNK Pucuk Rantau Dibatalkan, Tapi Masih Panen Sawit, Ojahan Sinurat Desak PT. Agrinas dan Pihak Kepolisian Tidak Tegas KSO CV. RNK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Dukung Empat Pemred di Riau Tempuh Langkah Hukum Balik atas Laporan Juari, Desak Dugaan Pelanggaran UU ASN dan UU Perkawinan Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Panitia, Pemerintah dan Aparat Keamanan Jadi Kunci Sukses Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:38 WIB

PETI Kerinci Masuk Fase Mengkhawatirkan, TNKS Terancam dan Negara Ditantang Bertindak Tegas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah*

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Lanjut Membuat Gorong-gorong ke Empat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 14:09 WIB