Jurnalis Mendalami Konservasi di Aceh Timur, Dorong Perlindungan Hutan

- Redaksi

Jumat, 27 Desember 2024 - 12:25 WIB

506,398 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

” Camp Conservation 2024 dengan tema ‘Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita’. Jurnalis Mendalami Konservasi di Aceh Timur, Dorong Perlindungan Hutan.

Aceh Timur|Sejumlah jurnalis yang fokus pada isu lingkungan mengikuti Kemah Konservasi yang diselenggarakan oleh Yayasan Konservasi Alam Timur Aceh (Yakata) bersama Forum Konservasi Leuser (FKL) di eks Conservasi Respon Unit (CRU) Serbajadi, Aceh Timur, pada 25-26 Desember 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para jurnalis tentang pentingnya konservasi alam dan mendorong mereka untuk mengangkat isu-isu terkait kerusakan hutan Aceh yang semakin parah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

kegiatan Camp Conservation 2024 dengan tema ‘Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita’.

Salah satu topik yang dibahas dalam kegiatan Kemah Konservasi 2024 ini adalah perhutanan sosial. Satwa dilindungi.dan kerusakan hutan.

Manajer Restorasi FKL Regional 1 Aceh, Nurul Hidayat Lubis menjelaskan bahwa perhutanan sosial merupakan upaya untuk melibatkan masyarakat dalam pengelolaan hutan secara berkelanjutan. Dengan cara ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian hutan. kita juga perlu mengembangkan konsep perhutanan sosial agar masyarakat dapat berperan aktif dalam mengelola hutan secara berkelanjutan.

Perhutanan Sosial merupakan program pengelolaan hutan yang memberikan hak akses kepada masyarakat sekitar untuk memanfaatkan sumber daya hutan dengan prinsip keberlanjutan.

Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga kelestarian hutan, dan mengurangi potensi konflik lahan.

Skema perhutanan sosial mencakup beberapa kategori, seperti Hutan Kemasyarakatan (HKM) Hutan Desa (HD) Hutan Tanaman Rakyat (HTR) Kemitraan Kehutanan (KK) dan Hutan Adat (HA).

Kami berkeingina dapat mendorong masyarakat membatu dalam pengurusan izin ke kementerian dengan skema perhutana sosial (PS) dengan izin pengelolaannya hingga 35 tahun, Sehingga nantinaya, Masyarakat dapat memanfaatkan hasil hutan bukan kayu seperti, rotan, tanaman obat-obatan, madu, serta menerapkan praktik pertanian berkelanjutan tanpa merusak ekosistem hutan,”ujarnya Lubis .

Zamzami Ali, Ketua Yakata, menekankan pentingnya peran media dalam mengkampanyekan pelestarian lingkungan.

“Wartawan memiliki peran krusial dalam menginformasikan kondisi hutan Aceh saat ini dan mendorong masyarakat untuk ikut menjaga alam,” ujarnya.

Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan. Dengan begitu, konflik antara manusia dan satwa liar dilindungi dapat diminimalisir dan keseimbangan ekosistem dapat terjaga.(*)

Berita Terkait

Polres Aceh Timur Jalani Tes Urine dan Pemeriksaan Ponsel
Medco E&P dan BPMA Kembali Salurkan Beasiswa bagi 431 Pelajar Berprestasi di Aceh Timur
SEBANYAK 15 PESEBAK BOLA MUDA ACEH TIMUR DIBOYONG LATIHAN KE PSS SLEMAN
Dukung pelestarian lingkungan hidup Sekaligus Memperkuat Semangat Gotong Royong Bersama Masyarakat Setempat  Medco E&P Malaka, BPMA, IM-TRAX Tanam 1.000 Pohon
Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur Terbakar, Warga Panik Lihat Asap Hitam Membumbung
Medco E&P Malaka Dorong Ketahanan Pangan, Warga Indra Makmu Mampu Mandiri Dengan Kebun Sayur
Haris Nduru Merasa Dibohongi, Kadis PUPR Aceh Timur Beri Keterangan Berbeda Soal Proyek Rp7,25 Miliar
Kurban Pekerja dan Kontraktor Medco E & P Jangkau Ratusan Penerima Manfaat Di Blok A

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Berita Terbaru