slot preparation.lsrs.lu https://turistskola.edu.rs/

Jika Terpilih, Aminullah Dipastikan Tinjau Kembali Perwal untuk Turunkan Tarif PDAM

ADMIN

- Redaksi

Senin, 7 Oktober 2024 - 09:30 WIB

50389 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Kenaikan tarif air PDAM Tirta Daroy ternyata terjadi dimasa akhir jabatan Illiza Saaduddin Djamal pada 2017 lalu. Namun, dimasa Aminullah memimpin tarif layanan PDAM tersebut di tinjau ulang dan diturunkan kembali.

“Ketika Aminullah memimpin tarif PDAM yang sempat dinaikkan diakhir masa Illiza Saaduddin Djamal ditinjau ulang karena dinilai membebani rakyat di tengah perekonomian yang suli dan bahkan bagi warga miskin Aminullah saat itu akan disubsidi, bahkan Aminullah sering pula menggratiskan air PDAM untuk rumah ibadah seperti di bulan puasa atau moment tertentu. Ini adalah fakta,” ungkap Ketua Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA) Heri Safrijal, SP M.TP kepada media, Senin 7 Oktober 2024.

Dia menjelaskan, kenaikan tarif diakhir masa Jabatan Illiza Saaduddin Djamal pada tahun 2017 itu diatur melalui Peraturan Walikota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika Aminullah menjabat, Perwal itu ditinjau ulang karena dinilai memberatkan warga. Namun, ketika Aminullah tak lagi menjabat, tepatnya ketika Banda Aceh di bawah kepemimpinan Pj Walikota Amiruddin dikeluarkan kembali Peraturan Wali Kota Banda Aceh Nomor 8 Tahun 2024 tertanggal 19 Februari 2024, sehingga pada Juni 2024 tarif PDAM tersebut kembali mengalami kenaikan,” jelasnya.

Mantan Sekretaris BEM USK ini mengaku heran jika ada DPRK periode 2019-2024 dan terpilih lagi pada periode 2024-2029 yang pura-pura menjanjikan penurunan tarif dalam momen Pilkada, apalagi dari politisi partai pendukung Illiza Saaduddin Djamal yang juga pernah menandatangani kenaikan tarif PDAM pada 2017 silam.

“Ini lucu jika ada DPRK yang menjabat pada 2024 mengaku tak tahu persoalan kenaikan tarif PDAM, kenapa diam saja di rapat paripurna ketika perwal itu dulu disahkan, bukankah saat itu dia juga menjabat sebagai wakil rakyat. Kemudian tiba-tiba menyampaikan janji jika Cawalkot yang diusung Partai nya terpilih tarif PDAM akan diturunkan. Padahal kenaikan PDAM justru sebelumnya pada akhir masa jabatan Cawalkotnya. Nalar dan cara pikir anggota legislatif ini tidak sesuai dengan realita,” sebutnya.

Heri memaparkan fakta, pada masa Illiza menjabat dulu tidak ada di bangun resevoir, namun pada masa Aminullah dibangun dua resevoir sebanyak 2 buah.

“Reservoir pertama berlokasi di Taman Sari dengan kapasitas 3.000 meter kubik dan dilengkapi empat booster pump untuk melayani 20 ribuan pelanggan di empat kecamatan. Sementara WTP Lambaro telah di-upgrade kapasitas produksinya dari 500 menjadi 800 liter per detik,” katanya.

Kemudian, lanjut Heri, reservoir atau bak penampungan berkapasitas 1.000 meter kubik dibangun di Pasar Almahirah, Lamdingin. Belum lagi pergantian pipa juga sudah dilakukan di banyak titik. “Tinggal kalau Aminullah kembali terpilih maka kapasitas resivoir dapat ditambah agar distribusi air bersih dapat dimaksimalkan. Dan Alhamdulillah, rehabilitasi bendungan karet yang dibuat perencanaannya di akhir masa jabatan Aminullah sudah di mulai dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) pada tahun 2024 tinggal lagi dioptimalkan jika 2025 Aminullah kembali menjabat.

Dan kami juga yakin Aminullah akan meninjau ulang dan menurunkan kembali Perwal kenaikan tarif PDAM yang dibuat oleh Pj Walikota, karena Aminullah sosok pemimpin yang sangat peduli dengan kesulitan masyarakatnya, apalagi peninjauan kembali perwal terkait tarif PDAM seperti ini sudah pernah dilakukannya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wakili Kakanwil Kemenkum Aceh, Kepala Divisi P3H Hadiri Pembukaan Mubes Al Muslim.
Penembakan di Tiro Harus Diusut Tuntas, Pang Lima TNI Jangan Tutup Mata, Persoalan Bendera Aceh Bukan Alasan Untuk Melakukan Kekerasan
SMPA Kecam Insiden Berdarah di Pidie, Desak Pengusutan Secara Transparan dan Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib
Ketua FORBES DPR RI-DPD RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga, Desak Penyelesaian Bendera Aceh Lewat Dialog dan Jalur Konstitusional
Tragedi Berdarah Tiro Minta Pemerintahan Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Pasca-Insiden Tragis di Tiro, Aktivis HAM Aceh Desak Forbes DPR/DPD RI Inisiasi Perundingan Tingkat Tinggi Bersama Sufmi Dasco
Kala Darah Jatuh di Tiro: Saatnya Forbes Ajak Dasco Selesaikan Bendera Aceh

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:30 WIB

Ketua APPI Aceh Utara Desak Penyelidikan Transparan Insiden Penembakan di Tiro Pidie yang Tewaskan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 20:25 WIB

Bentrokan di Acara Maulid di Pidie Tewaskan Satu Warga, Diduga Terkait Pengibaran Bendera Bintang Bulan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Janggal! Ditangkap di Pabrik Sabu 1,2 Ton di Pidie, Akmaluddin Disebut Bebas dan Jalani Peusijuek di Rumah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Praktisi Desak Kapolri Periksa Pejabat Polres Pidie dan Polda Aceh Usai Dugaan Pabrik Sabu 1,2 Ton Terbongkar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Dua Warga Tiongkok Terlibat Survei Lokasi Laboratorium Narkotika Rahasia di Aceh, 1,2 Ton Sabu Cair Disita di Pidie

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Bea Cukai, BNN, dan Polri Ungkap Clandestine Laboratory Sabu di Pidie, Aceh

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil Tinjau Langsung Dugaan Pabrik Sabu di Pidie yang Dijaga Ketat Brimob

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Samarkan Pabrik Sabu dengan Modus Bengkel, Sindikat Narkoba di Aceh Digerebek

Berita Terbaru