Komunitas Aceh Mandiri Pangan Gelar Diskusi Kemandirian Pangan Keluarga

ADMIN

- Redaksi

Minggu, 4 Agustus 2024 - 21:10 WIB

50410 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

baranewsaceh.co Banda Aceh – Ikanas ( ikatan keluarga alumni ) STAN Aceh dan Komunitas Aceh Mandiri Pangan melaksanakan kegiatan diskusi optimalisasi pekarangan sebagai ikhtiar kemandirian pangan keluarga pada hari Minggu pagi , 4 Agustus 2024 bertempat di cafe Le Rasa Kampung ateuk Banda Aceh.

Kegiatan ini sekaligus merupakan momentum launchingnya komunitas Aceh Mandiri Pangan, sebuah komunitas yang diinisiasi oleh lintas kalangan dan lintas generasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Faisal azni, selaku ketua ikanas STAN Aceh dan juga merupakan relawan KAMP (komunitas Aceh Mandiri Pangan) menyampaikan bahwa diskusi mandiri pangan ini adalah langkah awal dari upaya kolaboratif untuk mengoptimalkan lahan pekarangan dengan menanami berbagai jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan di dapur. Peserta diharapkan dapat membangun suatu konektivitas antara kebun dan dapur sehingga secara perlahan dapat meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus mengurangi beban biaya dapur.

Forum diskusi kali ini adalah sarana untuk berbagi informasi, berbagi pengalaman dan juga berbagi bibit untuk dapat segera di aplikasikan dirumah masing- masing.

Praktisi kebun keluarga yang juga merupakan founder rumah dalang, Yusriana Badruzzaman, dalam sesi pertama diskusi menyampaikan bahwa kemandirian pangan merupakan suatu kemampuan dalam memproduksi pangan beraneka ragam yang dapat menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang cukup secara berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada.

Dengan memanfaatkan seluruh pekarangan yang ada kita bisa mendapatkan makanan yang alami, bergizi sekaligus dapat senantiasa berbagi.

Petani muda juli ismulia, owner ismulia farm pada sesi kedua memberikan motivasi kepada seluruh generasi muda yang hadir untuk dapat memanfaatkan setiap peluang dalam bertani di era digital. Paradigma petani muda yang sukses dapat diraih oleh semua anak muda jika bersungguh-sungguh dan peka dalam melihat peluang serta kebutuhan pasar. Juli juga menyampaikan urgensi kolaborasi sebagai bagian menuju keberhasilan menjadi petani modern.

Diskusi Aceh Mandiri Pangan dihadiri oleh 74 peserta dari berbagai kalangan termasuk siswa siswi SMPIC ( Islam Cendikia) Anak Bangsa Ulee Kareng, santri Pesantren Baitul Quran Siem Aceh besar, pimpinan pesantren HPAIC Seulawah, kalangan Mahasiswa , Guru, Dosen, Pengusaha makanan dan minuman serta kalangan Ibu rumah tangga yang bersemangat untuk berkebun.

Kegiatan yang juga didukung penuh oleh Laznas Yakesma Aceh ini diharapkan menjadi momentum awal untuk memberikan motivasi seluruh keluarga di Aceh untuk dapat mengoptimalkan lahan pekarangan sebagai salah satu upaya meningkatkan ekonomi ekonomi keluarga sekaligus menjadi sumber pangan sehat bergizi.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh, Nama M. Taufik Muncul sebagai Calon Plt
Siswa SMAN Unggul Binaan Bener Meriah Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Korban Dirawat di Rumah Sakit
DPD RI Dorong Penyelesaian Polemik Bendera Aceh antara Pemerintah Pusat dan Daerah
Dugaan Hilangnya Tengku Ilyas Tokoh dalam Orasi di Banda Aceh Memicu Sorotan Publik
Tiga Perkara Kericuhan Damai Aceh Mulai Ditangani Polda, Publik Tunggu Transparansi Penanganan
Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh
Presiden Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh
Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Penambahan Peralatan Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum terhadap Pelaku Pembakaran Lahan di Kubu Raya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi NTT untuk Tinjau Korban Gempa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi

Berita Terbaru