20 Tersangka Kasus Kematian Prada Lucky, Termasuk Seorang Perwira

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 00:20 WIB

50804 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto mengungkap perkembangan terbaru kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan Prada Lucky Saputra Namo. Sebanyak 20 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, salah satunya seorang perwira TNI.

“Sudah 20 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan,” kata Piek kepada wartawan, Senin (11/8/2025).

Pernyataan ini disampaikannya saat berkunjung langsung ke rumah orang tua almarhum di Asrama Tentara Kuanino, Kota Kupang. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momen pertemuan emosional antara Pangdam dan keluarga Prada Lucky.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Piek menegaskan, dari 20 tersangka yang sudah diamankan, salah satunya adalah seorang perwira yang diduga ikut terlibat dalam penganiayaan. Pemeriksaan kasus ini, katanya, tidak hanya dilakukan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) tetapi juga melibatkan tim penyidik Kodam IX/Udayana.

“Proses pemeriksaan masih terus berjalan. Kami akan mengungkap kasus ini setuntas-tuntasnya,” tegasnya.

Sebagai pimpinan TNI di wilayah Kodam IX/Udayana, Piek mengaku kehilangan seorang prajurit muda. Ia menyesalkan peristiwa yang menimpa Prada Lucky, dan berjanji menindak tegas semua pihak yang terbukti bersalah sesuai mekanisme hukum militer.

“Kejadian ini saya sesalkan. Sebagai Pangdam IX/Udayana sekaligus atasan langsung, saya akan laksanakan tugas sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Piek memastikan perkembangan kasus akan dilaporkan langsung ke pimpinan tertinggi TNI di Mabes. “Kami sudah diperintahkan untuk menangani kasus ini hingga tuntas,” kata dia.

Suasana haru menyelimuti rumah orang tua Prada Lucky saat Pangdam tiba. Ia langsung memeluk ayah almarhum, lalu menghampiri sang ibu, Sepriana Paulina Mirpey, yang menyambutnya dengan tangisan.

Sambil bersujud, Sepriana memohon agar para pelaku dihukum setimpal.
“Tolong jangan ada fitnah lagi, Bapa. Saya seorang ibu. Saya rela kalau anak saya mati di medan perang, tetapi ini di tangan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Sepriana dengan suara bergetar.

Kasus kematian Prada Lucky telah menarik perhatian publik di NTT. Sebelumnya, Gubernur NTT hingga anggota DPR menyatakan siap mengawal proses hukum agar keluarga korban mendapatkan keadilan.

Berita Terkait

Pesan Berantai Daftar Nama Kasus MBG Viral, Kejagung Belum Mengonfirmasi Isi Tuduhan
Kejagung Didesak Terbuka di Kasus MBG, Jangan Berhenti pada Tiga Nama
Eks Wakil Kepala BGN Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Dalami Jejak 26 Nama di Perkara MBG
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kejari Nagan Raya Musnahkan Barang Bukti dari 15 Perkara: 100,8 Kg Ganja dan 51,95 Gram Sabu Dihancurkan
Senny Marbun Terpilih sebagai Presiden APSF 2026–2030, Siap Perkuat Kemajuan Olahraga Disabilitas Asia Tenggara
Layanan Pertanahan Jadi Lebih Dekat dengan Sentuh Tanahku dan PELATARAN, Ubah Persepsi Masyarakat Soal BPN
Kejaksaan Agung Ungkap Modus Mark Up Pengadaan Motor Listrik dalam Kasus Korupsi Program MBG

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:22 WIB

Eks Wakil Kepala BGN Siap Bongkar Pihak Besar dalam Dugaan Korupsi MBG, Pengajuan Justice Collaborator Didorong Berbagai Pihak

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:51 WIB

Stop Framing dan Mengaitkan Yasonna Laoly dengan Kasus Hukum yang Menjerat Silmy Karim

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:17 WIB

DPN PERMAHI Dukung Langkah Presiden Prabowo Benahi BGN, Korupsi Program MBG Harus Diusut Hingga ke Akar

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:32 WIB

Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:39 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:05 WIB

Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:21 WIB

*Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni 2026, BRN: Jawaban atas Kerinduan Masyarakat*

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:32 WIB

Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang

Berita Terbaru