Wagub Aceh Selamat dari Insiden Terbaliknya Rakit Saat Tinjau Lokasi Banjir di Pameu

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 20:50 WIB

50304 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH |  Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengalami insiden saat melakukan kunjungan kerja ke daerah terdampak banjir di kawasan Pameu, Kabupaten Aceh Tengah, Ahad (21/12/2025). Rakit darurat yang ditumpangi Fadhlullah bersama rombongan sempat terbalik ketika menyeberangi sungai menuju lokasi. Insiden ini terjadi di tengah upaya pemerintah Aceh untuk menjangkau wilayah terisolasi akibat rusaknya akses jalan utama pascabanjir dan longsor yang melanda kawasan tersebut sejak akhir November 2025.

Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari langkah konkret Pemerintah Aceh dalam memastikan penanganan bencana hidrometeorologi berjalan optimal, termasuk dalam hal distribusi bantuan dan pemulihan infrastruktur di daerah terpencil. Pemerintah menilai bahwa kehadiran langsung di lapangan merupakan hal prinsipil untuk memahami secara menyeluruh kondisi masyarakat terdampak serta memastikan kebutuhan dasar mereka seperti pangan, air bersih, listrik, dan layanan kesehatan terpenuhi.

Perjalanan menuju Pameu tidak mudah. Rombongan Wakil Gubernur bersama General Manager PLN harus menempuh jalur alternatif karena akses darat utama menuju lokasi rusak berat dan tidak dapat dilalui kendaraan. Jalur alternatif itu mengharuskan rombongan menyusuri hutan serta menyeberangi sungai dengan menggunakan rakit darurat. Saat penyeberangan di salah satu titik sungai, rakit yang mereka tumpangi kehilangan keseimbangan dan terbalik, menyebabkan Wakil Gubernur dan beberapa anggota rombongan tercebur ke dalam aliran sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya penyelamatan segera dilakukan oleh tim pendamping dan aparat yang mengawal kunjungan tersebut. Dalam waktu singkat, Fadhlullah dan seluruh rombongan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Peristiwa ini sekaligus menjadi potret nyata betapa berat dan berisikonya upaya menjangkau warga di daerah bencana, terutama yang terisolasi akibat infrastruktur rusak.

Meski mengalami insiden, Fadhlullah tetap melanjutkan kunjungan dan menemui warga yang telah menunggu sejak pagi. Masyarakat di kawasan Pameu tampak menyambut hangat kehadiran wakil gubernur. Anak-anak terlihat bersorak riang, sebagian membawa bendera kecil dan berharap kedatangan rombongan membawa kabar baik untuk pemulihan wilayah mereka. Dalam dialog singkat dengan warga dan perwakilan aparatur kampung, Fadhlullah menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan solusi jangka pendek maupun jangka panjang pascabencana.

Pemerintah Aceh diketahui sedang memobilisasi berbagai sumber daya untuk mempercepat pemulihan di wilayah-wilayah yang terdampak banjir, terutama kawasan pedalaman yang terisolasi. Langkah-langkah yang diambil di antaranya pemulihan jaringan listrik, perbaikan akses transportasi, penyediaan logistik darurat, serta pendataan kebutuhan pascabencana. PLN juga tengah berupaya menormalisasi jaringan listrik di sejumlah titik yang sempat terganggu akibat bencana alam.

Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf juga melakukan kunjungan lapangan ke wilayah Gayo Lues pada waktu yang hampir bersamaan. Kunjungan ganda oleh pimpinan tertinggi di Aceh ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani dampak bencana secara terstruktur dan merata di seluruh daerah terdampak.

Insiden terbaliknya rakit dalam kunjungan kerja kali ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh pemangku kepentingan akan pentingnya mempercepat pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap bencana di kawasan pedalaman Aceh. Selain itu, peristiwa ini juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan sinergi lintas lembaga dalam menjamin keselamatan pejabat, relawan, dan masyarakat yang terlibat langsung dalam tanggap darurat bencana.

Kunjungan Wakil Gubernur ke Pameu tak hanya menyampaikan pesan empati kepada warga terdampak, tetapi juga mempertegas bahwa negara hadir di tengah kesulitan warganya, sejauh dan seberat apa pun rutenya. (*)

Berita Terkait

Harapan Baru Bangkit dari Banjir, Ribuan Huntara Dibangun untuk Warga Aceh Tengah
UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris
Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan
Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon
Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah
Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar
Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga
Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB