slot preparation.lsrs.lu

Wagub Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Redaksi

- Redaksi

Kamis, 5 November 2026 - 11:29 WIB

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas meninggalnya seorang warga dalam insiden yang terjadi saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (4/11/2026) sore tersebut diduga dipicu oleh persoalan pengibaran Bendera Bintang Bulan dan berujung pada jatuhnya korban jiwa. Seorang warga setempat dilaporkan meninggal dunia setelah terkena tembakan dalam ketegangan yang terjadi di lokasi.

Menanggapi kejadian tersebut, pria yang akrab disapa Dek Fadh itu mengaku sangat terpukul dan menyayangkan terjadinya insiden yang merenggut nyawa warga tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, kabar duka itu diterimanya saat sedang mendampingi Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, di Banda Aceh.

“Saya sangat sedih dan prihatin saat mendengar kejadian ini. Atas nama keluarga dan Pemerintah Aceh, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia dalam peristiwa di Pidie,” ujar Dek Fadh dalam keterangannya di Banda Aceh, Kamis (5/11/2026).

Ia mengatakan, peristiwa tersebut menjadi duka bersama, terlebih kejadian itu berlangsung dalam suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang semestinya dipenuhi nilai-nilai keagamaan, kedamaian, dan kebersamaan.

“Kita tentu sangat berduka. Tidak ada keluarga yang ingin kehilangan orang yang dicintainya, terlebih dalam suasana yang seharusnya dipenuhi kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Dek Fadh mengimbau seluruh pihak agar dapat menahan diri serta mengedepankan pendekatan yang damai dalam menyikapi persoalan tersebut.

Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh dikorbankan akibat perbedaan pandangan.

“Yang paling utama adalah keselamatan rakyat. Kita tidak ingin ada lagi masyarakat yang terluka, apalagi kehilangan nyawa. Saya berharap seluruh pihak dapat menahan diri, mengedepankan dialog, dan tidak membiarkan persoalan ini berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” tegasnya.

Menurutnya, polemik terkait persoalan bendera harus diselesaikan secara bermartabat, bijaksana, dan dengan kepala dingin. Semua pihak diharapkan mampu mengedepankan komunikasi serta menghindari tindakan yang berpotensi memperkeruh suasana.

“Persoalan apa pun hendaknya diselesaikan dengan kepala dingin. Kita harus menjaga Aceh agar tetap damai. Jangan sampai perbedaan pandangan justru mengorbankan nyawa dan merusak persaudaraan di antara sesama masyarakat Aceh,” tutup Dek Fadh.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif, memperkuat persaudaraan, serta mempertahankan perdamaian Aceh demi masa depan yang lebih baik. (*)

Berita Terkait

Wagub Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera
Lambannya Pemulihan Aceh: Dana Triliunan Tercecer, Birokrasi Jadi Penghambat
KontraS Aceh Kecam Keras Penembakan Warga Saat Maulid di Pidie, Sebut Pelanggaran HAM Serius
Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan Rp7,6 Miliar di Simeulue Diserahkan ke Kejaksaan, Kerugian Negara Rp851 Juta
Banjir Meluas di Aceh, Pemerintah Daerah Diminta Segera Tetapkan Status Tanggap Darurat
LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!
Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama
Tarmizi Age, Eks GAM Denmark: Indonesia Butuh Pelabuhan Tol Laut Internasional ke Eropa di Sabang

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Berita Terbaru