TNI-Polri Evakuasi Nelayan ABK KM Usaha Maju di Perairan Aceh Barat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 12 Februari 2024 - 23:24 WIB

501,350 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH BARAT | TNI-Polri Evakuasi Nelayan ABK KM. Usaha Maju di Perairan Aceh Barat bertempat di Pangkalan Bot Gampong Suak Indrapuri Kecamatan. Johan Pahlawan Kab. Aceh Barat, Senin (12/02/2024) pukul 09.00 Wib.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana S.I.K., M.H melalui Kasat Polairud Iptu Suherman S.E mengatakan Satpolairud, Personel Polsek Johan Pahlawan bersama dengan Personel Pos TNI-AL Meulaboh dan Koordinator Panglima Laot Padang Seurahet telah mengevakuasi 1 (satu) orang Jenazah yang meninggal dunia di perairan Aceh Barat.

Adapun identitas korban Irwandi (40) tahun, Laki-Laki, Nelayan Alamat Desa Jangka Keutapang Kecamatan Jangka Kabupaten Bireun Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut identitas saksi- saksi
Maurizal (sepupu almarhum)
Umur 32, Laki-laki, Nelayan Alamat Blang Panjo Kec. Peusangan Kab. Bireun (ABK Usaha Maju 01) dan Junaidi (Dedek) 54 tahun, Nelayan Gampong Panggong Kec. Johan Pahlawan Kab Aceh Barat.

Kasat Polairud menjelaskan penemuan mayat Laki-Laki tersebut Pada hari Jumat tanggal 09 Feb 2024 Alm. Irwandi dijemput oleh nelayan aceh barat dengan menggunakan Bot KM. Mega Lesatari di Perairan Aceh dengan jarak 300 Mil dari perairan Aceh Barat.

Lanjutnya, Pada saat penjemputan Almarhum masih dalam keadaan sakit dan mengingat yang bersangkutan merupakan orang Aceh yang bekerja di kapal nelayan sibolga, serta jarak tempuh evakuasi lebih mendekati wilayah Aceh Barat.

Sambungnya, maka Nahkoda KM. Usaha Maju 01 menghubungi nelayan aceh barat KM Mega Lestari melalui radio yang sedang melaut disekitar wilayah tersebut.

Kebetulan Bot KM Mega Lestari dalam perjalanan pulang ke Meulaboh Kemudian Almarhum dibawa ke arah Meulaboh dengan tujuan berobat ke rumah sakit Cut Nyak Dhien Meulaboh.

Dalam Perjalanan Pada Minggu Tgl 11 Feb 2024 sekira Pukul 21.30 Wib dengan jarak 60 Mil dari perairan Aceh Barat, Almarhum mengalami kambuh Lambung dalam keadaan muntah hingga meninggal Dunia.

Perjalanan dari titik jemput hingga perairan Aceh Barat berjarak kurang lebih 300 Mil, dengan waktu perjalan 4 malam dan kemudian Almarhum meninggal dunia pada titik 60 Mil dari Perairan Aceh Barat.

Pada hari Senin Tgl 12 Feb 2024 sekira pukul 09.00.Wib Almarhum di evakuasi dari Bot nelayan Aceh Barat KM. Mega Lestari dengan Kapal Patroli Pos TNI-AL Meulaboh untuk di bawa ke RSU CND Meulaboh, terang Kasat Polairud.

Menurut Keluarga Korban Almarhum memiliki riwayat penyakit Lambung, tidak ditemukan unsur-unsur penganiayaan di tubuh mayat tersebut, oleh sebab itu kuat dugaan korban murni meninggal akibat penyakit lambung yang sudah lama di deritanya.

Setelah dilakukan visum keluarga Almarhum yang mendampingi langsung membawa jenazah ke rumah duka di Kab. Bireun dan pihak keluarga sudah menerima tragedi tersebut dengan penuh keikhlasan, jelas Kasat

Berita Terkait

Muspika, RAPI dan Masyarakat Sungai Mas Bersatu Kobarkan Semangat Kemerdekaan
Bea Cukai Aceh dan PT Mifa Bersaudara Perkuat Sinergi Pengawasan Ekspor
Golkar Aceh Optimis Nambah Kursi di Dapil 10 Aceh
Brimob Batalyon C Pelopor Pasang Sling Jembatan 109 Meter di Sikundo, Permudah Akses Sekolah dan Kebun Wujud
Mahasiswa Universitas Teuku Umar Gelar Edukasi Hipertensi di Desa Subarang, Warga Antusias
Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin
‎YARA Apresiasi Polres Aceh Barat: Raih Peringkat II Penyelesaian Perkara Terbaik Polda Aceh
Apdesi Aceh Barat Nilai Gugatan dan Laporan Polisi PT SCY Terlalu Gegabah

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 02:32 WIB

Ada Upaya Pecah Belah Pendukung Prabowo-Gibran Usai Demo Agustus Dua Ribu Dua Puluh Enam

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 02:25 WIB

Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan

Rabu, 2 September 2026 - 02:17 WIB

Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas

Rabu, 2 September 2026 - 02:07 WIB

Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 19:20 WIB

Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi

Selasa, 1 September 2026 - 19:11 WIB

Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Selasa, 1 September 2026 - 19:07 WIB

Petisi Pembubaran GRIB Jaya Muncul di Tengah Sorotan Aksi Kekerasan Pascademo DPR

Berita Terbaru