Presiden Prabowo Gagas Penggunaan Tepung Singkong sebagai Inovasi Baru Pemadaman Karhutla

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:01 WIB

50291 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 24 Agustus 2026 – Presiden Prabowo Subianto mendorong pengembangan metode inovatif dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memanfaatkan bahan alami, yakni tepung singkong, sebagai alternatif pengganti air dalam operasi pemadaman melalui udara atau yang disebut dengan istilah “ubi bombing”.

Inovasi ini bermula dari temuan anggota Babinsa di Lubuk Linggau yang menunjukkan bahwa tepung berbahan singkong memiliki kemampuan untuk meredam titik api. Presiden Prabowo merespons positif temuan tersebut dan menginstruksikan agar riset mengenai efektivitas serta mekanisme penyebarannya melalui helikopter segera ditingkatkan. Selain ditebar dalam bentuk serbuk, metode ini juga dikembangkan dalam bentuk cair atau semprotan yang berfungsi menghambat api agar tidak merambat lebih luas di area yang rentan terbakar.

Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya produksi dalam skala besar untuk menunjang efektivitas pemadaman yang selama ini masih sangat bergantung pada teknik water bombing konvensional. Pemerintah kini tengah mengkaji kesiapan armada helikopter, seperti MI-17 dan Black Hawk, untuk memuat tepung singkong sebagai material pemadam tambahan. Data operasional menunjukkan bahwa setiap helikopter mampu membawa beban sekitar empat ton dalam satu kali penerbangan, yang diharapkan dapat dikonversi dengan material baru ini untuk mempercepat upaya pemadaman di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diambil sebagai upaya strategis pemerintah dalam menghadapi ancaman karhutla yang intensitasnya meningkat setiap tahun. Presiden meminta agar anggaran untuk produksi dan pengembangan riset segera diajukan guna memastikan kesiapan operasional di lapangan. Hingga saat ini, pemerintah terus mengupayakan berbagai langkah teknis untuk mengoptimalkan penanggulangan karhutla, mengingat besarnya volume air yang telah dikerahkan mencapai ratusan ribu ton dalam tiga bulan terakhir guna memadamkan titik api di berbagai wilayah. (*)

Berita Terkait

Pernyataan Ketum Projo soal Potensi Pemilu Dipercepat Tuai Sorotan Publik
KPK Tangkap Rektor Unsoed dan Lima Tersangka, Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru Terungkap
Negara Tak Boleh Lembek, Sanksi Berat Dijatuhkan kepada Perusahaan Pembakar Hutan di Kalimantan
Penanganan Karhutla Harus Lebih Nyata, Negara Tidak Boleh Kalah oleh Api
Arief Martha Rahadyan: Cinta Rasul, Teladani Akhlaknya, Tebarkan Kebaikan untuk Indonesia
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Pemblokiran Rekening Demonstran
Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Penanganan Intensif Karhutla di Sumatera
Presiden Prabowo Kumpulkan Jajaran di Palangka Raya, Fokus Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WIB

KPK Tangkap Rektor Unsoed dan Lima Tersangka, Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru Terungkap

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Negara Tak Boleh Lembek, Sanksi Berat Dijatuhkan kepada Perusahaan Pembakar Hutan di Kalimantan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Penanganan Karhutla Harus Lebih Nyata, Negara Tidak Boleh Kalah oleh Api

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Presiden Prabowo Gagas Penggunaan Tepung Singkong sebagai Inovasi Baru Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Arief Martha Rahadyan: Cinta Rasul, Teladani Akhlaknya, Tebarkan Kebaikan untuk Indonesia

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:48 WIB

Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Pemblokiran Rekening Demonstran

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Penanganan Intensif Karhutla di Sumatera

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Jajaran di Palangka Raya, Fokus Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah

Berita Terbaru

DAERAH

Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:32 WIB