Puluhan Rumah Dan Tambak Warga Di Jambo Aye Utara terendam Banjir, (Toke Dun) Sigap Terjun Bersama Warga

AGUS SURIADI

- Redaksi

Minggu, 23 November 2025 - 00:30 WIB

50514 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh- Utara | Anggota DPRK Aceh Utara Komisi 4 Zulkifli atau yang sering di sapa masyarakat nya (Toke Dun) melakukan tinjauan lapangan ke saluran air yang tersumbat dan menyebabkan banjir di Jambo aye Utara kota Panton kabupaten aceh utara Sabtu 22/11/2025

Tampak hadir Toke dun di lokasi banjir di beberapa titik Gampong yang ada di Jambo aye Utara

Adapun rumah warga yang terendam banjir kemukiman jambo aye utara Desa yang terandam air
Gampong Teupin gajah 60 KK,
Tanjung meunye 53 KK
Tanjong dalam 38. KK
Tanjong manuang 47 KK
Matang jurong 54 KK
Meunasah geudong 39 KK
Seuneubok pidie 18 KK

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini langkah cepat dan kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk datang ke lokasi banjir guna memenuhi kehadiran kami di mata masyarakat yang saat ini mengalami musibah banjir

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan banjir di beberapa Gampong jambo aye Utara dipicu adanya saluran air yang tersumbat sampah dan material lumpur yang terbawa air hujan dari kawasan hulu.

Informasi dan pengakuan warga sekitar, ditemukan banyak sampah mulai dari bambu, plastik hingga sampah” yang lain yang tergerus air, sehingga membuat air tersumbat. Sehingga air meluber lalu menggenangi rumah dan area persawahan.

Toke Dun menilai kesalahan ini bukan karena saluran air saja, melainkan kurangnya kerja sama antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Kerja sama harus ditingkatkan dan itu bisa dimulai dari kepala desa dan camat. Mereka harus bisa memberi contoh bagaimana menjaga saluran air agar tidak terjadi banjir.

“Begitu turun hujan, mereka harus turun ke lapangan dan melihat, begitu mampet harus segera dibersihkan agar tidak meluap seperti kemarin,” imbuhnya.

Seperti diketahui hujan yang mengguyur kawasan Aceh Utara dalam Minggu ini mengakibatkan banjir menggenang permukiman warga jamboe aye Utara dan khususnya di kecamatan Tanah jamboe aye . selain rumah warga, areal pertanian juga ikut terendam dengan ketinggian air antara 30-50 sentimeter.

Warga mengaku sebelumnya wilayah mereka tidak pernah terendam banjir. Namun sejak kurang nya kekompakan masyarakat kurang peduli atas kebersihan dan gotong royong bersama setiap hujan wilayah kami kerap terendam banjir.

Terakhir kejadian banjir terjadi pada tahun yang lalu usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Debit air yang tinggi membuat Sungai Jambo aye meluap dan memicu terjadinya banjir ke permukiman warga.

Sedikitnya sebanyak puluhan rumah dan lahan persawahan di Gampong kami Jambo aye Utara terendam banjir dengan ketinggian air rata-rata mencapai 50 sentimeter. Akibatnya aktivitas warga menjadi lumpuh total.

Anggota DPRK Aceh Utara Toke Dun mengatakan desa yang paling terparah tergenang banjir yaitu desa Mantang jurong meunasah Geudong dan Gampong glumpang umpueng unoe puluhan tambak warga gagal panen

Warga mengharapakan dari pemerintah kabupaten aceh utara terkhususnya dari dinas perikanan dan kelautan agar bisa hadir untuk membawa bantuan masa panik kepada kami.

Anggota DPRK aceh utara sapaan Toke dun saat mendengar keluhan masyarakat nya di gampong matang jurong’meunasah geudong ‘geulumpang umpung uno,dan meunasah merbo ‘ia mendengarkan masyarakat menangis meminta tolong liat kami pak kondisi tambak kami ini sudah hampa ujar masyarakat setempat tuturnya

Masyarakat sangat berharap meminta kepada pemerintah daerah turun langsung ke lapangan melihat kondisi usahanya yang ladang pencarian kebutuhan nya sudah begitu hampa terlihat dengan mata’ masyarakat meminta pada pemerintah daerah untuk membantu peningkatan atau rehab tambaknya supaya bisa ber aktifitas seperti biasanya lagi menurut pengakuan warga
kerugian mencapai 1,5 .tutupnya

{Red}

 

Berita Terkait

Viral Video Diduga Oknum Satpol PP-WH Aceh Utara Simpan Rokok Razia, Pihak Terkait Berikan Klarifikasi
Dari Tsunami Menuju Kemajuan, Ketua DPW NasDem Aceh Irsan Gading Sebut Sukma Bangsa Simbol Kebangkitan Pendidikan Aceh
Saat Harapan Hanyut: 40 Ribu UMKM Aceh Utara Berjuang Bangkit dari Bencana Ketua Lentera Milenial Aceh Mendesak Kebijakan Nyata dan Komitmen Serius Pemerintah untuk Menyelamatkan UMKM Aceh Utara
Sinergi Bea Cukai Aceh dan Aparat Penegak Hukum Ungkap Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Aceh Utara
Korban Banjir Bandang Lubuk Pusaka Masih Menanti Kepastian Bantuan Pemerintah
Semarak HUT Yonkav 11/MSC, Bea Cukai Lhokseumawe Ikut Jalan Sehat dan Bakti Sosial
SMP dan SMK Swasta IT Samudera Pasai Hadir di Langkahan dengan Pendidikan Gratis “Program “Sejuta Santri untuk Negeri
SMK dan SMP IT Samudera Pasai Mulia Kebanjiran Pendaftar”Wujudkan Sejuta Santri Di AOC

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Temu Ramah dengan Insan Pers, Kapolres Gayo Lues: Saya Merasa Seperti Pulang ke Kampung Sendiri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:31 WIB

Penyedia Jasa Mengeluh, Pembayaran Sewa Alat Berat Pascabencana di Gayo Lues Tersendat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Malam Resepsi HUT ke-81 RI di Gayo Lues, Paskibraka Diharapkan Jadi Generasi Teladan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:03 WIB

114 Warga Binaan Lapas Blangkejeren Dapat Remisi di Hari Kemerdekaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Enam Pejabat Baru Dilantik, Wakil Bupati Gayo Lues Tekankan Tanggung Jawab Jabatan

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Kampung Pertik Kecamatan Pining Raih Penghargaan Kinerja Terbaik dari Pemerintah Daerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:16 WIB

Brimob Polda Aceh, Melaksanakan Bhakti Sosial Dalam Menyambut HUT RI Ke-81

Berita Terbaru