Polres Nagan Raya Gencar Sosialisas dan Pemasangan Spanduk KARHUTLA di Wilayah Kabupaten Nagan Raya

Redaksi

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 14:18 WIB

50223 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagan Raya, : Dalam upaya mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Nagan Raya gencar melakukan sosialisasi dengan menyebarkan puluhan spanduk dan flyer di berbagai wilayah Kabupaten Nagan Raya.

Kegiatan ini melibatkan berbagai satuan, mulai dari Satuan Reskrim, Sat Binmas, Humas, hingga seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Nagan Raya. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Aceh dalam menghadapi fenomena El Nino ekstrem yang dikenal dengan istilah “El Nino Godzilla”. Senin, 27/4/2026

Fenomena El Nino tersebut merupakan kondisi pemanasan suhu permukaan laut yang sangat tinggi di wilayah Samudra Pasifik ekuator. Dampaknya dapat memicu kekeringan berkepanjangan, penurunan curah hujan secara drastis, serta meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan, bahkan hingga risiko gagal panen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr Benny Bathara,.S.I.K.,M.I.K menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla.

“Penyebaran spanduk dan flyer ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem akibat El Nino. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” ujar Kapolres.
Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan ragu mengambil tindakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

“Apabila masih ditemukan adanya praktik pembakaran hutan dan lahan, Polres Nagan Raya akan menindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Nagan Raya, Ipda Fardianto, juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Kami mengingatkan masyarakat bahwa pembakaran hutan dan lahan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum. Mari kita jaga bersama wilayah kita agar tetap aman dari karhutla,” ujarnya.

Polres Nagan Raya berharap melalui langkah sosialisasi ini, masyarakat dapat lebih memahami bahaya karhutla serta berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran, khususnya di tengah ancaman El Nino ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Aceh dan Nagan Raya Khusus nya. (*)

Berita Terkait

Gerak Jalan Indah Meriahkan HUT ke-81 RI di Gunong Geulogo, Warga Antusias Semarakkan Kemerdekaan
Semangat Kemerdekaan Membara, Warga Dusun Neupet Meriahkan HUT ke-81 RI
72 Paskibraka Nagan Raya Dikukuhkan, TRK: Kibarkan Merah Putih dengan Semangat dan Penghayatan
Muspika, RAPI dan Masyarakat Sungai Mas Bersatu Kobarkan Semangat Kemerdekaan
RAPI Nagan Raya Apresiasi Gerak Cepat Satreskrim Polres Nagan Raya Tindak Dugaan Tambang Emas Ilegal
Satreskrim Polres Nagan Raya Tindak Tambang Emas Ilegal, Dua Excavator dan Empat Terduga Pelaku Diamankan
Semangat Merah Putih, Polsek Kuala Pesisir Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Masjid
Jelang HUT ke-81 RI, Muspika Seunagan Timur dan Masyarakat Kompak Gotong Royong di Alue Kala

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru