Aceh Tenggara — Dalam upaya mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda Kecamatan Ketambe, Polres Aceh Tenggara bersama Kodim 0108/Agara dan Pemerintah Daerah Aceh Tenggara melaksanakan kegiatan gotong royong massal di empat desa terdampak, yaitu Desa Lawe Penanggalan, Aunan Sepakat, Bener Mepapah, dan Desa Lauser. Minggu (07/12/2015)
Kegiatan gotong royong yang berlangsung pada Minggu pagi ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat setempat. Sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah berjalan sangat solid dalam membantu warga membersihkan lumpur, puing-puing, serta material banjir yang menutupi jalan dan rumah-rumah penduduk.

Kapolres Aceh Tenggara melalui Kasi Humas menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan komitmen seluruh unsur pemerintah untuk hadir langsung membantu masyarakat.
“Kami, bersama Pemerintah Daerah, akan terus berada di lapangan hingga kondisi desa kembali pulih. Ini adalah wujud sinergi TNI–Polri dan pemerintah dalam melayani masyarakat, terutama saat mereka sedang dalam masa sulit,” ujarnya.

Empat Desa Jadi Fokus Penanganan
Banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah desa di Ketambe tergenang dan terisolasi sementara waktu. Desa Lawe Penanggalan, Aunan Sepakat, Bener Mepapah, dan Lauser mengalami dampak cukup berat b
Warga Merasa Terbantu dan Terharu
Masyarakat yang ikut bergotong royong bersama TNI–Polri dan pemerintah daerah sangat berterima kasih atas kehadiran petugas yang secara langsung meringankan beban mereka.
“Kami tidak sendiri. Kehadiran bapak-bapak TNI dan Polri sangat membantu dan memberi semangat bagi kami untuk bangkit,” ujar salah satu warga Desa Lawe Penanggalan.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti kuat bahwa sinergitas TNI–Polri dan Pemerintah Daerah hadir nyata untuk masyarakat, terutama saat menghadapi bencana alam.
“Bersama Kita Kuat, Bersama Kita Bangkit.”








































