Polisi Selidiki Pagar DPR yang Dilumuri Oli Hitam Jelang Aksi Demo

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 19:34 WIB

50449 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pagar besi setinggi empat meter di gerbang utama Gedung DPR/MPR RI dilumuri cairan hitam menyerupai oli sebelum aksi demonstrasi, Senin (25/8/2025). Polisi masih menyelidiki siapa yang melumuri pagar tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menyatakan, pihak kepolisian akan mengecek dan memastikan siapa yang melumuri pagar dengan cairan itu. Menurutnya, ada pihak yang sudah berkomunikasi dengan aparat sebelum aksi, namun ada juga yang mencoba memanfaatkan situasi. “Nanti coba kami cek ya, kami pastikan ya. Ada yang sudah berkomunikasi sebelum hari H, dan ada pihak lain yang mencoba memanfaatkan situasi,” ujar dia di lokasi.

Lapisan cairan hitam membuat permukaan pagar mengilap dan menetes hingga ke bagian bawah. Kondisi ini sempat viral di media sosial, sehingga warganet mempertanyakan siapa yang melumuri pagar dan apa tujuannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pagar, barikade beton setinggi sekitar dua meter juga dipasang untuk menutup akses di gerbang belakang kompleks parlemen. Di sisi lain pagar, terdapat coretan kritikan bertuliskan “DPR, Dewan Para Rampok” dengan cat cokelat. Sejumlah spanduk protes juga ditempelkan, sementara botol plastik, batu, dan sampah berserakan sebagai sisa kericuhan yang sempat terjadi saat aksi.

Seorang mahasiswa berinisial R (22) yang sempat menyentuh pagar itu mengatakan, permukaannya terasa lengket dan licin. “Pas saya pegang pagar itu lengket banget, tangan jadi hitam semua. Kayaknya sengaja dikasih oli biar enggak bisa dipanjat,” ujarnya.

Polisi masih memantau situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang selama aksi berlangsung.

Berita Terkait

Bareskrim Polri Telusuri Dugaan Illegal Logging Usai Banjir Bandang di Aceh Tamiang
PW GPA DKI Apresiasi BNN Ungkap Jaringan Narkoba Vape di Jakarta Utara
PMI Berangkatkan 72 Relawan dan 2.500 Ton Bantuan ke Sumatera dan Aceh lewat Kapal Kemanusiaan
Kementerian PU Prioritaskan Pembangunan Sumur Bor di Fasilitas Sosial dan Umum di Aceh
Kementerian PU Usulkan Pembangunan SPAM Baru di Aceh Utara untuk Perkuat Layanan Air Minum di Wilayah Rawan Bencana
Kementerian PU Fokus Pulihkan Infrastruktur Air dan Tangani Darurat Pascabencana di Aceh
KUHAP Baru Dinilai Marzuki Darusman Sebagai Alat Pembungkam Demokrasi
Korban Jiwa Bencana di Sumatra Bertambah, Total Tembus 1.157 Orang

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:54 WIB

Satu Bulan Tanpa Kepastian, Pengungsi Banjir Aceh Timur. Kami Mau Pindah ke Mana?

Kamis, 1 Januari 2026 - 18:52 WIB

Komitmen Sentuhan Pimpinan Diawal Tahun 2026: Kapolres Kampar Cek Kesiapan Pos Pam Tapung, Beri Bingkisan, Kapolres: Tetap Semangat, Masyarakat Terlayani

Minggu, 28 Desember 2025 - 04:09 WIB

HWK Sumbar Tembus Daerah Terisolir di Solok, Soroti Urgensi Bantuan Hunian dan Pemulihan Ekonomi Pascabanjir

Kamis, 25 Desember 2025 - 14:40 WIB

POLRI–TNI Amankan Perayaan Natal di Kabupaten Gayo Lues Pascabanjir

Rabu, 24 Desember 2025 - 23:53 WIB

BRIN Paparkan Riset Strategis pada Gubernur Sumbar Mahyeldi untuk Dukung Pembangunan Daerah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 21:42 WIB

Disaksikan Menhut, Gubernur, Kapolda, Pangdam XlX, Kajati Riau: Panumbangan Sawit Awali Pemulihan Tesso Nilo

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:22 WIB

Bea Cukai Aceh Kirim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan ke Lhokseumawe dan Langsa

Jumat, 12 Desember 2025 - 03:40 WIB

Bupati Jepara dan Agus Kliwir Sepakat Perkuat Legalitas Media di Jateng

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Kapolsek Kuala Amankan Tiga Orang Pelaku Pencurian: Ini Kronologisnya

Rabu, 7 Jan 2026 - 01:17 WIB