Peringatan Hari Lingkungan Hidup Jangan Hanya Seremonial dan Simbolik di Aceh Tenggara

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025 - 20:57 WIB

50526 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Mengingat Kabupaten Aceh Tenggara, sering dilanda Banjir.

Oleh: Januar Pagar M.Lubis

PENDAHULUAN
Kabupaten Aceh Tenggara, yang dijuluki Daerah Sepakat- Segenap, yang kawasannya berada di daerah Hutan lindung dan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), dan Kali Alas, adalah suatu daerah yang rawan banjir dan longsor, apabila masyarakatnya tidak menyadari dan menjaga alamnya dan ekosistemnya, bagi kehidupan pribadi, masyarakat, ketersediaan oksigen, kelestarian lingkungan hidup, dan untuk masa depan generasi penerus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

HUT LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA, BUKAN HANYA SLOGAN & SEREMONIAL BELAKA
Selamat hari Lingkungan Hidup se-Dunia, tanggal 5 Juni 2025. Kiranya pada hari Lingkungan Hidup se-Dunia saat ini, seluruh pihak-pihak yang berkepentingan (stake holders), wajib memperhatikan Lingkungan hidup di Sekitarnya, terutama yang tinggal di Bantaran Sungai, harus direlokasi ke tempat yang layak huni. Kemudian Sampah harus dibuang pada tempatnya dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA), oleh Petugas Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup dengan mobil pengangkut sampah.

Saluran drainase (got/parit) yang tidak berjalan dengan baik dan lancar, harus diuruk dan dibersihkan, serta Penebangan Hutan Kemasyarakatan secara liar oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab, agar diberikan Law Enforcement (Tindakan Hukum) yang tegas, kepada para pelakunya, sehingga ada efek jera dan tidak terulang kembali kejadian yang sama, di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI), khususnya di Kabupaten Aceh Tenggara, pada masa kini dan pada masa mendatang yang memang harus dilindungi oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kabupaten Kota, sehingga tidak terjadi banjir berulang-ulang pada saat hujan turun dengan deras secara terus-menerus, di Daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Sabang sampai dengan Merauke.

Seperti yang terjadi selama ini, Penulis masih mengingat banjir bandang yang terjadi pada bulan April 2017, yang menghancurkan daerah Lawe Tua dan sekitarnya Kecamatan Lawe Sigalagala, dan desa Suka Makmur Kecamatan Semadam Kabupaten Aceh Tenggara. Pada bulan November 2023, juga terjadi banjir bandang di wilayah yang sama, yang telah banyak dirugikan dan merugikan masyarakat sendiri, yaitu Sarana dan Prasarana, seperti Rumah Penduduk, Sekolah, Rumah Ibadah yang rusak, serta Perabotan Rumah- Tangga yang terbawa arus sungai yang meluap dengan deras, Infrastruktur Jalan dan Jembatan yang rusak, putus dan amblas.

Kiranya masalah- masalah seperti ini, harus cepat dikendalikan dan dilakukan pembenahannya oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota (Sedia Payung Sebelum Hujan), pada masa kini dan pada masa mendatang.

PENUTUP
Diperlukan kesadaran dan kerjasama kolektif, dan berkelanjutan, diantara masyarakat, Kepala- kepala desa (pengulu kute), Camat, BPBD, Dinas Kehutanan dan Lingkungan hidup, Balai Besar TNGL, dan Dinas Sosial, dll.
Lingkungan hidup yang terawat dan lestari terwujudkan dan berjalan dengan baik dan lancar. Semoga…!!!

Penulis: Wartawan media online Indonesia Post, dan Pemerhati lingkungan.

Berita Terkait

Kaliber: Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi,JKN dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara
Gerak Cepat Resmob Agara! Pelaku Curanmor yang Resahkan Warga Berhasil Dibekuk dalam Ops Sikat
Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan
TIPIKOR : Desak Inspektorat Dan APH Usut Dana Ruti Dinas Pangan tahun 2025 dan awal 2026.Dugaan Ratusan juta Menguap
Dana Kapitasi dan JKN Dinas Kesehatan Aceh Tenggara di sinyalir sarat Manipulasi dan Korupsi
Drh Karnodi Selian M,MA, Plh, Dinas Pangan Agara Pacu Perbaikan dan Jaga Pangan Bebas Pestisida
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bergerak Cepat, Pengedar Sabu di Lawe Bulan Dibekuk Bersama Barang Bukti
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 13,35 Kg Ganja, Seorang Pemuda Diamankan di Ketambe

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kaliber: Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi,JKN dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:56 WIB

Gerak Cepat Resmob Agara! Pelaku Curanmor yang Resahkan Warga Berhasil Dibekuk dalam Ops Sikat

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:54 WIB

TIPIKOR : Desak Inspektorat Dan APH Usut Dana Ruti Dinas Pangan tahun 2025 dan awal 2026.Dugaan Ratusan juta Menguap

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:53 WIB

Dana Kapitasi dan JKN Dinas Kesehatan Aceh Tenggara di sinyalir sarat Manipulasi dan Korupsi

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:52 WIB

Drh Karnodi Selian M,MA, Plh, Dinas Pangan Agara Pacu Perbaikan dan Jaga Pangan Bebas Pestisida

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bergerak Cepat, Pengedar Sabu di Lawe Bulan Dibekuk Bersama Barang Bukti

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:34 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 13,35 Kg Ganja, Seorang Pemuda Diamankan di Ketambe

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:04 WIB

PT. Hutama Karya Diminta Jangan Bayarkan Proyek Beronjong Gunakan Material Tanpa Izin

Berita Terbaru