Panic Buying dan Pengecer Ilegal Perparah Krisis BBM di Gayo Lues

J.PORANG

- Redaksi

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:07 WIB

50360 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES. BARANEWSACEH.CO  — Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Gayo Lues kembali menjadi sorotan menyusul antrean panjang kendaraan di SPBU Raklunung yang berbanding terbalik dengan maraknya pengecer ilegal di sejumlah titik.

Anggota DPRD Gayo Lues, Karim, menilai ada kejanggalan dalam rantai distribusi BBM. Ia mempertanyakan kondisi di mana masyarakat kesulitan memperoleh BBM di pompa resmi, sementara stok di tingkat pengecer justru melimpah dengan harga tinggi.

“Harus ada pihak yang menertibkan dan memastikan distribusi BBM tidak dimainkan,” kata Karim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan tersebut turut disampaikan M. Darsyah bersama Muhfijar (31), yang mencurigai adanya permainan oknum petugas SPBU dengan kendaraan tertentu. Mereka menduga ada kendaraan yang dapat mengisi melebihi batas maksimal 15 liter dengan imbalan tertentu, meski aturan pembatasan telah diberlakukan.

Menanggapi hal itu, pengawas SPBU Raklunung, Lukman, menegaskan pihaknya sudah menginstruksikan seluruh operator agar mematuhi Surat Edaran Bupati terkait kuota pengisian. Ia menyatakan tidak akan menoleransi pelanggaran prosedur dan siap memberhentikan karyawan yang terbukti menyimpang.

Manajemen SPBU bahkan meminta masyarakat melaporkan bukti konkret berupa rekaman video apabila menemukan pelanggaran pengisian melebihi ketentuan. Selain itu, SPBU juga mengusulkan kehadiran aparat keamanan di area pengisian guna menjaga ketertiban serta meredam kecurigaan publik.

Lukman mengakui pasokan BBM sangat bergantung pada pengiriman dari Medan, Sumatera Utara, yang jadwalnya kerap tidak menentu. Ia mendorong seluruh SPBU di Gayo Lues untuk melakukan pemesanan harian agar beban distribusi tidak hanya bertumpu pada SPBU Raklunung.

Sinergi antara kepastian stok dari Pertamina, pengawasan ketat, serta dukungan keamanan diharapkan dapat menormalkan kembali distribusi BBM di wilayah tersebut. (J.porang)

Berita Terkait

Masalah Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Sendiri Belum Kelar, Kok Malah Ribut Soal Orang Lain?
PLN Pastikan Layanan Listrik di Blangkejeren Tetap Normal, Pembayaran Transportir BBM Rampung
Implementasi Program Menteri Imipas, Lapas Binjai Intensifkan Razia Kamar WBP
Truk DAM Kepung Kantor PLN di Gayo Lues, Ongkos Angkut BBM Belum Dibayar
Pimpin Apel Ojol-Buruh di Sumsel, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan hingga Stabilitas Nasional
Quick Respon Brimob Polda Aceh, Padamkan Kebakaran Rumah Di Desa Penampaan, Gayo Lues
Warga Temukan Mayat di Pajak Pagi, Polisi Lakukan Identifikasi
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Hadiri Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:31 WIB

Muzakir Manaf Tunjuk Jamaluddin sebagai Plt Ketua KPA Wilayah Banda Aceh

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:39 WIB

Iftar Jami PC NU Banda Aceh, Waled Muhibban Ingatkan Pentingnya Jamaah

Senin, 9 Maret 2026 - 21:52 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Personel Ditpolairud dalam Penanganan Banjir

Senin, 9 Maret 2026 - 21:15 WIB

Polda Aceh Gelar Pemeriksaan Senjata Api

Senin, 9 Maret 2026 - 21:10 WIB

PC NU Banda Aceh Gelar Iftar Jami di Dayah Sirathal Mustaqim

Senin, 9 Maret 2026 - 00:38 WIB

Anggota DPR RI H. Teuku Ibrahim Gelar Bukber Bersama Kapolda Aceh dan Tokoh Masyarakat

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:17 WIB

BNNP Aceh Bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh Musnahkan Hampir 60 Kilogram Sabu Hasil Pengungkapan Peredaran Narkotika

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:11 WIB

Aceh Didesak Segera Mempercepat Pencairan Proyek APBA 2026

Berita Terbaru