Panic Buying dan Pengecer Ilegal Perparah Krisis BBM di Gayo Lues

J.PORANG

- Redaksi

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:07 WIB

50412 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES. BARANEWSACEH.CO  — Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Gayo Lues kembali menjadi sorotan menyusul antrean panjang kendaraan di SPBU Raklunung yang berbanding terbalik dengan maraknya pengecer ilegal di sejumlah titik.

Anggota DPRD Gayo Lues, Karim, menilai ada kejanggalan dalam rantai distribusi BBM. Ia mempertanyakan kondisi di mana masyarakat kesulitan memperoleh BBM di pompa resmi, sementara stok di tingkat pengecer justru melimpah dengan harga tinggi.

“Harus ada pihak yang menertibkan dan memastikan distribusi BBM tidak dimainkan,” kata Karim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan tersebut turut disampaikan M. Darsyah bersama Muhfijar (31), yang mencurigai adanya permainan oknum petugas SPBU dengan kendaraan tertentu. Mereka menduga ada kendaraan yang dapat mengisi melebihi batas maksimal 15 liter dengan imbalan tertentu, meski aturan pembatasan telah diberlakukan.

Menanggapi hal itu, pengawas SPBU Raklunung, Lukman, menegaskan pihaknya sudah menginstruksikan seluruh operator agar mematuhi Surat Edaran Bupati terkait kuota pengisian. Ia menyatakan tidak akan menoleransi pelanggaran prosedur dan siap memberhentikan karyawan yang terbukti menyimpang.

Manajemen SPBU bahkan meminta masyarakat melaporkan bukti konkret berupa rekaman video apabila menemukan pelanggaran pengisian melebihi ketentuan. Selain itu, SPBU juga mengusulkan kehadiran aparat keamanan di area pengisian guna menjaga ketertiban serta meredam kecurigaan publik.

Lukman mengakui pasokan BBM sangat bergantung pada pengiriman dari Medan, Sumatera Utara, yang jadwalnya kerap tidak menentu. Ia mendorong seluruh SPBU di Gayo Lues untuk melakukan pemesanan harian agar beban distribusi tidak hanya bertumpu pada SPBU Raklunung.

Sinergi antara kepastian stok dari Pertamina, pengawasan ketat, serta dukungan keamanan diharapkan dapat menormalkan kembali distribusi BBM di wilayah tersebut. (J.porang)

Berita Terkait

Kronologi Kematian Misterius Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Polisi Dituntut Transparan
Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Mendadak, Polisi Lakukan Penyelidikan
Arief Martha Rahadyan: Penguatan Hubungan Indonesia–Rusia Cerminkan Diplomasi Bebas dan Aktif
AJI Tuntut Prabowo Minta Maaf soal Ucapan ‘Londo Ireng’, Tuding Diskreditkan Jurnalis
YLBHI Kecam Tajam Stigma “Londo Ireng”, Dinilai Ancaman Serius terhadap Kebebasan Pers dan Demokrasi
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sabu, Seorang ASN Diamankan
KPK Jelaskan Alasan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK, Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi
Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Ngaku Dikriminalisasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Berita Terbaru