Penyerahan bantuan sosial untuk masyarakat Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong kemandirian ekonomi komunitas adat terpencil pada 2026.

Sumber Infopublik.id

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 19:59 WIB

50170 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyaluran bantuan sosial di Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Senin, 4 Mei 2026, menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya komunitas adat terpencil. Program ini dirancang tidak hanya sebagai bantuan sesaat, melainkan sebagai upaya berkelanjutan untuk memperkuat sumber penghidupan warga.

Kegiatan penyerahan bantuan dihadiri Camat Darul Hasanah Hayadun, Pengulu Kute Lawe Pinis Seder, pendamping Komunitas Adat Terpencil Hapudin, serta penyuluh pertanian Junaidi Mamas. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan dukungan lintas sektor terhadap program pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hayadun menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan dinilai tepat sasaran karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat desa. Ia berharap program ini mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga secara bertahap.

Program bantuan difokuskan pada dua sektor utama, yakni peternakan dan pertanian. Sebanyak 34 kepala keluarga menerima bantuan ternak kambing yang diharapkan dapat berkembang biak dan menjadi sumber pendapatan jangka panjang. Sementara itu, 25 kepala keluarga lainnya mendapatkan bibit jagung varietas unggul Pioneer P32, lengkap dengan pupuk, obat-obatan pertanian, serta satu unit mesin perontok jagung untuk menunjang proses pascapanen.

Pendamping dari Direktorat Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil, Muspendi, menekankan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari pendekatan pemberdayaan, bukan sekadar distribusi logistik. Menurut dia, masyarakat didorong untuk mampu mengelola potensi lokal secara mandiri melalui pendampingan teknis yang berkelanjutan, termasuk dalam beternak dan budidaya tanaman.

Pelaksanaan program dikoordinasikan melalui kelompok masyarakat (pokmas) setempat. Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan, terutama karena bantuan ini dinilai mampu menjawab keterbatasan akses terhadap sarana produksi yang selama ini dihadapi.

Sejumlah warga penerima manfaat menyampaikan harapan agar program ini dapat terus berlanjut. Mereka menilai keberadaan pendampingan menjadi faktor penting agar bantuan yang diterima dapat berkembang dan memberikan hasil optimal dalam jangka panjang.

Melalui program ini, pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekonomi desa, terutama di wilayah terpencil. Pendekatan berbasis pemberdayaan diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

(Red)

Berita Terkait

Putra Aceh Pemersatu! Kapolda Marzuki Rangkul Mualem, Sekda dan Ketua DPRA di Momen Haru Pelepasan Haji
Ketua KKS Babussalam Diduga Catut Nama Wartawan Demi Untung Pribadi
Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025
Transaksi Sabu di Kebun Jagung Digagalkan, Polsek Lawe Sigala-gala Amankan Seorang Pria
Dedikasi Tinggi Pamapta II SPKT Polres Aceh Tenggara, Bukti Komitmen Lindungi Jurnalis
Pelaku Penyembelihan Ustad Diduga Kembali Berulah, Wartawan di Aceh Tenggara Dianiaya Brutal di Warung Kopi
Setahun Mengabdi, Kapolres Aceh Tenggara Ukir Prestasi Gemilang: 92 Persen Kasus Tuntas, Narkotika Dihantam Tanpa Ampun
Sentuhan Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Ringankan Duka Korban Kebakaran

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:10 WIB

Bea Cukai Langsa Terima Audiensi Persatuan Wartawan Langsa (PERWAL) “Kepala Bea Cukai Langsa Tekankan Pentingnya Peran Strategis Media dalam Mendukung Pemberantasan Peredaran Barang Ilegal”

Senin, 20 April 2026 - 21:25 WIB

Penguatan Integritas melalui Jam Pimpinan, Kakanwil DJBC Aceh Kunjungi Bea Cukai Langsa

Senin, 20 April 2026 - 21:25 WIB

Kunjungan Kerja Kakanwil DJBC Aceh Perkuat Sinergi dan Pengembangan UMKM di Wilayah Langsa

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Bea Cukai Langsa Laksanakan Pemusnahan Rokok Ilegal Senilai RP 1,29 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:28 WIB

Polres Langsa Ungkap 2 Kilogram Sabu, Selamatkan 16 Ribu Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

Senin, 9 Maret 2026 - 02:01 WIB

Bea Cukai Langsa Selenggarakan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:23 WIB

Selamatkan Satwa Dilindungi, YIARI dan OIC Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Bea Cukai Langsa

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:35 WIB

Operasi Gabungan BNN dan Bea Cukai Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur

Berita Terbaru