Ojol Siap Turun ke Jalan! Protes Besar-Besaran Tolak Potongan Aplikasi 10%

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 04:11 WIB

50295 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Gelombang protes dari para pengemudi ojek online (ojol) kembali memanas. Ribuan driver diperkirakan akan turun ke jalan dalam aksi demonstrasi besar-besaran yang digelar besok. Mereka menuntut keadilan atas potongan 10% dari pendapatan mereka oleh pihak aplikasi yang dinilai semakin menekan penghasilan harian.

Dalam tayangan yang diunggah oleh akun resmi tvOneNews di YouTube berjudul “Jelang Protes Massal Ojol | Kabar Utama tvOne”, terlihat ratusan ojol sudah melakukan konvoi sebagai bentuk awal protes. Dengan mengenakan jaket khas dan helm berwarna-warni, mereka menyuarakan tuntutan agar potongan aplikasi dikaji ulang dan lebih berpihak pada kesejahteraan pengemudi.

Hanya dalam empat jam, video ini sudah ditonton lebih dari 39 ribu kali dan mendapatkan ratusan komentar serta reaksi dari netizen yang mayoritas menyatakan dukungan terhadap perjuangan para driver.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bekerja dari pagi sampai malam, tapi potongan semakin besar. Ini sudah tidak adil,” ujar salah satu pengemudi dalam cuplikan video.

Rencana aksi ini menambah daftar panjang keluhan para pengemudi ojol terhadap sistem bagi hasil yang dianggap tidak transparan dan merugikan. Jika tuntutan ini tak segera ditanggapi, para driver mengancam akan melanjutkan aksi hingga ada perubahan nyata dari pihak perusahaan aplikasi.

Pihak kepolisian diimbau untuk mengantisipasi potensi kemacetan di sejumlah titik strategis dan memastikan aksi berlangsung damai.

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru