HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Misi Kemanusiaan di Tanah Rencong: Catatan PPDS Kedokteran Kelautan di Tengah Banjir Aceh Tenggara

Sumber Infopublik.id

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 19:59 WIB

50292 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara, 21 Desember 2025, Matahari belum sepenuhnya terbit ketika deru mesin motor trail memecah kesunyian pagi di Aceh Tenggara. Wilayah yang biasanya hijau kini berubah menjadi hamparan air cokelat pekat—jejak amukan banjir yang menyisakan luka, sekaligus harapan.

Sebagai bagian dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Kedokteran Kelautan, tim relawan yang dipimpin dr. Wahyu Sulistya Affarah, Sp.KL(K) bersama para residen hadir bukan sekadar membawa obat dan perban. Mereka membawa keahlian khusus dalam manajemen kesehatan di lingkungan yang didominasi air—di saat banjir mengubah wajah desa, akses, dan risiko kesehatan warga.

Menembus Arus, Menjaga Harapan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banjir kali ini bukan sekadar genangan. Arus deras bercampur material dari pegunungan menciptakan ancaman serius: hipotermia, luka akibat puing, hingga penyakit berbasis air. Dengan motor trail, tim menyisir desa-desa terisolasi, menembus rawa dan jalur berlumpur demi memastikan pertolongan pertama menjangkau mereka yang paling rentan.

Diagnosis di Atas Punggung Air

Di posko kesehatan darurat, lonjakan kasus khas lingkungan air tak terelakkan. Tim menangani:

  • Dermatitis dan infeksi jamur, akibat paparan air banjir yang terkontaminasi dalam waktu lama.
  • Ancaman leptospirosis, seiring meningkatnya risiko zoonosis saat debit air naik.
  • Trauma lingkungan, dari luka sayat kayu dan puing yang terbawa arus ke pemukiman.

Sebagai spesialis kedokteran kelautan, tim juga memantau kualitas air dan sanitasi pengungsian, langkah krusial untuk mencegah merebaknya penyakit tular air (water-borne diseases).

Sisi Kemanusiaan yang Mendalam

Di balik jas lab dan alat medis, ada kisah-kisah yang menggugah. Cerita kehilangan rumah, pelukan orang tua pada anaknya, hingga senyum anak-anak yang tetap bermain di tengah genangan—semuanya menjadi pengingat makna pengabdian. Kedokteran kelautan bukan hanya soal laut dan navigasi, tetapi menjaga martabat manusia yang hidup berdampingan dengan kekuatan alam dan risiko bencana.

Pengabdian Tanpa Batas

Malam hari ditutup dengan evaluasi tim. Lelah fisik terbayar oleh nyawa yang terselamatkan dan wabah yang berhasil dicegah. Bagi seorang PPDS Kedokteran Kelautan, Aceh Tenggara bukan sekadar medan praktik—melainkan ruang pertemuan antara ilmu pengetahuan dan ketulusan hati, tempat harapan tetap menyala meski air belum sepenuhnya surut.

Peliput: Zulkifli, S. Kom

Berita Terkait

18 Alat Berat dari Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Dikirim Rusak ke Aceh Tenggara, Pemulihan Bencana Dipermainkan
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Banjir Abadi Desa Kuning 1: Saat Pemerintah Aceh Bungkam, Warga Memanggil Gubernur Jawa Barat dan BPJN Aceh Dituding Tutup Mata
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Enam Bulan Belum Gajian
Kematian Kilat Buron Lapas Kutacane Setelah Ditangkap, Ada Apa di Balik Penjemputan Itu?
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah IWarga Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Setelah Setahun Lebih Buron, Ishak alias Icak yang Kabur dari Lapas Kutacane Ditangkap di Kamar Rumahnya Sendiri

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Senat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Berbagi, Hadirkan Kepedulian di Tengah Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Lindungi Hak Rakyat, Sayed Habiburrahman Minta Pemberantasan Mafia BBM di Aceh Dikawal hingga Tuntas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana KONI dan Aset PON XXI Aceh Menguak Borok Tata Kelola Rp 165 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:10 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Minta Polda Aceh Utamakan Pencegahan: “Sayangi Rakyat Aceh, Jangan Lagi Sakiti Mereka”

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan

Berita Terbaru