Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Tangguh, Prospek 2025 Kian Optimistis

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 18:46 WIB

50400 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan perekonomian Indonesia tetap tangguh di tengah ketidakpastian global. Ia menyebut prospek ekonomi nasional semakin positif, ditopang pertumbuhan solid, inflasi stabil, serta kinerja ekspor yang terus membaik di tengah tren penurunan suku bunga global.

“Kinerja ekonomi berbagai negara masih resilien hingga 2025, meskipun AS pada periode yang bersamaan menerapkan tarif resiprokal tinggi. Indonesia menjadi bagian dari kelompok negara yang tetap resilien,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Senin (22/9/2025).

Optimisme ini turut tercermin pada revisi proyeksi global oleh International Monetary Fund (IMF). IMF menaikkan outlook ekonomi Indonesia 2025 menjadi 4,8% dari sebelumnya 4,7%. Pemerintah bahkan lebih percaya diri bahwa realisasi pertumbuhan bisa melampaui itu. “Saya pikir kita akan lebih dari situ ya. Bahkan tahun ini pun akan di atas 4,8 persen,” ujar Purbaya, dikutip dari laman Kemenkeu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat keyakinan ini. Ekonomi RI pada kuartal II-2025 tumbuh 5,12%, dipicu konsumsi rumah tangga yang naik 5% dan investasi yang melesat 6,99%. Sektor manufaktur sebagai motor utama juga bangkit dengan pertumbuhan 5,68%, tertinggi sejak 2022. “Manufaktur kita di Q2 sudah mulai recover. Mungkin Q3 agak melambat sedikit, tapi Q4 pasti tumbuh lebih cepat seiring perbaikan ekonomi dan demand yang naik karena likuiditas di sistem juga bertambah,” jelasnya.

Kinerja ekspor pun tak kalah moncer. Hingga Agustus 2025, ekspor tumbuh 7,8% secara tahunan didorong sektor industri pengolahan serta hilirisasi mineral, khususnya nikel dan tembaga. Neraca perdagangan kumulatif Januari–Agustus melonjak 52,3% dibanding periode sama tahun lalu. “Ini pertumbuhan yang spektakuler. Walaupun ada yang bilang karena efek tarif bikin front loading, tapi saya lihat tetap saja ekspor tumbuh kuat,” tegasnya.

Dari sisi stabilitas harga, inflasi Agustus 2025 tercatat 2,31% (yoy), yang dinilai ideal sesuai konsensus global 1–3%. Purbaya menilai angka ini sehat karena tetap menjaga daya beli masyarakat. “Inflasi yang bagus itu bukan nol, bukan juga di atas 10 persen. Konsensus global di antara 1 sampai 3 persen dan kita pas di 2,3 persen. Itu level yang tepat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi kebijakan fiskal dan moneter. Bank Indonesia sebelumnya memangkas suku bunga acuan 25 basis poin untuk memperlonggar likuiditas perbankan dan mendorong pembiayaan produktif. “Sekarang semuanya sudah kita set agar ekonomi bergerak lebih cepat. Konsumsi dan investasi akan naik karena bunga turun, dan multiplier effect untuk pertumbuhan akan makin signifikan,” jelasnya.

Dengan stabilitas inflasi, permintaan domestik yang kuat, serta dukungan faktor eksternal, pemerintah menilai prospek ekonomi RI hingga akhir 2025 semakin cerah. Momentum ini diyakini bakal menjadi landasan bagi pertumbuhan yang lebih tinggi dan berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.

Berita Terkait

Kronologi Kematian Misterius Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Polisi Dituntut Transparan
Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Mendadak, Polisi Lakukan Penyelidikan
Arief Martha Rahadyan: Penguatan Hubungan Indonesia–Rusia Cerminkan Diplomasi Bebas dan Aktif
AJI Tuntut Prabowo Minta Maaf soal Ucapan ‘Londo Ireng’, Tuding Diskreditkan Jurnalis
YLBHI Kecam Tajam Stigma “Londo Ireng”, Dinilai Ancaman Serius terhadap Kebebasan Pers dan Demokrasi
KPK Jelaskan Alasan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK, Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi
Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Ngaku Dikriminalisasi
MK Tetapkan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Operator Wajib Lindungi Hak Konsumen

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:00 WIB

Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Mendadak, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:41 WIB

Arief Martha Rahadyan: Penguatan Hubungan Indonesia–Rusia Cerminkan Diplomasi Bebas dan Aktif

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

AJI Tuntut Prabowo Minta Maaf soal Ucapan ‘Londo Ireng’, Tuding Diskreditkan Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:26 WIB

YLBHI Kecam Tajam Stigma “Londo Ireng”, Dinilai Ancaman Serius terhadap Kebebasan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:40 WIB

KPK Jelaskan Alasan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK, Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:18 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Ngaku Dikriminalisasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:03 WIB

MK Tetapkan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Operator Wajib Lindungi Hak Konsumen

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:30 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia

Berita Terbaru