slot preparation.lsrs.lu

Mayat Terikat di Pesantren Aceh Singkil: Perampokan Berujung Maut?

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 16 Maret 2025 - 00:56 WIB

502,129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil |  Suasana mencekam menyelimuti Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, setelah penemuan jasad Hj. E (65), seorang perempuan lanjut usia, di kompleks Pesantren Nurul Hidayah pada Jumat, 15 Maret 2025. Ibu dari pemilik pesantren, H. Arwan, ditemukan tewas mengenaskan dengan kedua tangan terikat tali rafia. Kejadian ini pun menggegerkan warga Desa Ujung Bawang, Kecamatan Singkil, yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Penemuan mengerikan ini pertama kali dilaporkan oleh seorang tukang masak di pesantren. Dengan suara bergetar, ia menceritakan, “Pagi tadi saya melihat Ibu Hj. E, tapi saya langsung kaget saat melihat tangannya terikat tali rafia. Saya langsung berteriak minta tolong!” Teriakannya mengundang perhatian para santri dan pengurus pesantren yang segera bergegas ke lokasi.

Kondisi korban yang mengenaskan, ditambah hilangnya perhiasan emas dan sejumlah uang tunai, semakin menguatkan dugaan pembunuhan disertai perampokan. Dugaan awal menyebutkan Hj. E mengalami tindak kekerasan sebelum meninggal dunia. Polisi yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Hasil autopsi dari RSUD Aceh Singkil masih ditunggu untuk memastikan penyebab kematian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mendapatkan data akurat guna memperkuat penyelidikan,” ujar seorang sumber kepolisian yang enggan disebutkan namanya. Polisi hingga kini masih memburu pelaku dan meminta masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada.

Kejadian ini menimbulkan duka mendalam dan kekhawatiran di tengah masyarakat Desa Tanah Bara. Seorang tokoh masyarakat setempat mengungkapkan, “Kami percaya sepenuhnya kepada Polres Aceh Singkil untuk mengungkap kasus ini secara tuntas dan adil. Pelaku harus dihukum setimpal atas perbuatan kejinya.”

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib. Polisi juga diharapkan meningkatkan patroli dan keamanan di sekitar pesantren dan wilayah sekitar untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. Penyelidikan kasus ini masih terus berlanjut, dan Teropong Barat akan terus memberikan update perkembangan terbaru.

Reporter: Anton /Tim

Berita Terkait

Dua Siswa UPTD SPF SDN 1 Rimo Raih Medali di Kejuaraan Karo Open Karate Championship
Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Profesor Dr Sutan Nasomal Mengklaem Dibalik Istoris! Asmidar, S.Pd. Terpilih Sebagai Ketua Pgri Perempuan Pertama di Aceh Singkil Melalui Konferensi Xxiii Pgri Cabang Kuta BaharU Akan Menjadi Ikon PGRI!!!
Masyarakat Minta Transparansi dan Dilibatkan Dalam Penyelesaian HGU di Aceh Singkil
Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Tambang Emas Ilegal Meluas di Aceh Selatan, Peran Koperasi Diduga Jadi Tameng Pelanggaran
Temuan 63 ASN di Aceh Singkil Masih Terima PKH, Kemensos Instruksikan Pengembalian Dana

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Jimly Sebut Listyo Sigit Resisten Reformasi Polri, Kasus Sadap Jadi Momentum Berbenah

Berita Terbaru