LSK2P Minta Gubernur Sumut Tidak Buat Gaduh Sopir Truk Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 28 September 2025 - 22:35 WIB

50454 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket.Nasri Bendahara LSK2P

Ket.Nasri Bendahara LSK2P

 TAKENGON– Lembaga Studi Kajian Kebijakan Publik (LSK2P) melalui perwakilannya, Nasri, mengkritik tindakan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menghentikan razia truk dan menegur keras sopir truk berpelat BL asal Aceh.

Nasri menyebut langkah tersebut tidak elok dilakukan oleh seorang pejabat publik, apalagi dilakukan secara tiba-tiba dan tanpa penjelasan yang jelas.

“Tindakan itu justru menimbulkan kegaduhan di kalangan para sopir truk. Tidak seharusnya Gubernur Sumut bersikap demikian tanpa mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi,” ujar Nasri Bendahara LSK2P, Minggu (28/09/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan Gubernur Bobby Nasution menghentikan sejumlah truk berpelat BL dan meminta agar kendaraan asal Aceh itu segera mengganti pelat nomor mereka menjadi pelat BK.

Alasannya, agar para pemilik kendaraan taat pajak di wilayah Sumatera Utara.
Langkah ini memicu reaksi beragam.

Nasri mempertanyakan mengapa baru sekarang persoalan pelat kendaraan dipermasalahkan, padahal truk-truk berpelat BL dari Aceh sudah sejak lama melintasi Sumatera Utara.

“Yang jadi pertanyaan, kenapa baru Pak Bobby yang mempermasalahkan pelat BL? Gubernur-gubernur sebelumnya tidak pernah menjadikan ini persoalan,” tambah Nasri.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah provinsi tidak menyulut konflik antardaerah, khususnya antara Sumut dan Aceh, yang selama ini saling bergantung dalam sektor logistik dan perdagangan.

Nasri khawatir, jika para sopir Aceh merasa tidak dihargai, mereka bisa saja menghentikan pengiriman barang ke Sumatera Utara.

“Jangan sampai para sopir truk dari Aceh marah. Kalau Aceh sampai menghentikan pengiriman barang ke Sumut, dampaknya bisa besar, karena Pelabuhan Belawan juga sangat bergantung pada komoditas dari Aceh. Kita ini masih bertetangga, jangan buat kontroversi yang tidak perlu,” tutup Nasri.(*)

 

Berita Terkait

Warga Soroti Usulan PBPH Getah Pinus PT JMI, Akses Hidup Lokal Terancam?
Semarak HUT Bhayangkara Ke 80, 16 Tim Binaan Cabdin Bener Meriah Ikuti Turnamen Sepak Bola U17
Alumni Dayah Darussa’adah Lipah Rayeuk Bireun Perkuat Silaturahmi di Takengon
Aliansi Masyarakat Bintang Bersatu Tunda Aksi ke DPRK Aceh Tengah, Tunggu Kehadiran Bupati di Lokasi Bencana
Biografi Mantan Atase Kebudayaan RI di Kairo Mesir Sekaligus Eks Kepala SMA Negeri 1 Takengon Segera Terbit
Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Lokal, Kawal Produk Sigaret Putih Tangan Gayo Tembus Pasar Nasional
Langit Atu Lintang “Mengamuk”, Hujan Es Hantam Merah Munyang
Putra Gayo Yusradi Usman al-Gayoni Kumandangkan Azan dalam Festival Ramadan 2026 di Inggris

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:39 WIB

Brigjen TNI Mahesa Fitriadi Kagum Lihat Antusias Pelajar Sambut Penutupan TMMD

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:13 WIB

Penampilan Spektakuler Pelajar dan TNI Warnai Penutupan TMMD ke-128 Kodim Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:30 WIB

Pencak Silat Militer Yon TP 958/RM Curi Perhatian pada Penutupan TMMD ke-128 Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:07 WIB

Brigjen TNI Mahesa Tinjau Proyek TMMD Ke-128 di Desa Gunung Cut

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:30 WIB

Kapok Sahli Pangdam IM: TNI Hadir Membantu Kesulitan Masyarakat Hingga Pelosok Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:35 WIB

Sembako Murah Jadi Daya Tarik Penutupan TMMD Ke-128 Kodim Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:07 WIB

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, TMMD Ke-128 Abdya Bantu Warga dengan Kandang Ayam

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:46 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Brigjen TNI Mahesa Tinjau Proyek TMMD Ke-128 di Desa Gunung Cut

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:07 WIB