LSK2P Minta Gubernur Sumut Tidak Buat Gaduh Sopir Truk Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 28 September 2025 - 22:35 WIB

50462 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket.Nasri Bendahara LSK2P

Ket.Nasri Bendahara LSK2P

 TAKENGON– Lembaga Studi Kajian Kebijakan Publik (LSK2P) melalui perwakilannya, Nasri, mengkritik tindakan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menghentikan razia truk dan menegur keras sopir truk berpelat BL asal Aceh.

Nasri menyebut langkah tersebut tidak elok dilakukan oleh seorang pejabat publik, apalagi dilakukan secara tiba-tiba dan tanpa penjelasan yang jelas.

“Tindakan itu justru menimbulkan kegaduhan di kalangan para sopir truk. Tidak seharusnya Gubernur Sumut bersikap demikian tanpa mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi,” ujar Nasri Bendahara LSK2P, Minggu (28/09/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan Gubernur Bobby Nasution menghentikan sejumlah truk berpelat BL dan meminta agar kendaraan asal Aceh itu segera mengganti pelat nomor mereka menjadi pelat BK.

Alasannya, agar para pemilik kendaraan taat pajak di wilayah Sumatera Utara.
Langkah ini memicu reaksi beragam.

Nasri mempertanyakan mengapa baru sekarang persoalan pelat kendaraan dipermasalahkan, padahal truk-truk berpelat BL dari Aceh sudah sejak lama melintasi Sumatera Utara.

“Yang jadi pertanyaan, kenapa baru Pak Bobby yang mempermasalahkan pelat BL? Gubernur-gubernur sebelumnya tidak pernah menjadikan ini persoalan,” tambah Nasri.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah provinsi tidak menyulut konflik antardaerah, khususnya antara Sumut dan Aceh, yang selama ini saling bergantung dalam sektor logistik dan perdagangan.

Nasri khawatir, jika para sopir Aceh merasa tidak dihargai, mereka bisa saja menghentikan pengiriman barang ke Sumatera Utara.

“Jangan sampai para sopir truk dari Aceh marah. Kalau Aceh sampai menghentikan pengiriman barang ke Sumut, dampaknya bisa besar, karena Pelabuhan Belawan juga sangat bergantung pada komoditas dari Aceh. Kita ini masih bertetangga, jangan buat kontroversi yang tidak perlu,” tutup Nasri.(*)

 

Berita Terkait

IKA SMA Negeri 1 Takengon Gelar Diskusi “Lulusan SMA Negeri 1 Takengon Masuk Perguruan Tinggi (2020-2026)?”
IKA SMA Negeri 1 Takengon Bekali Alumni 2026 Kuliah S-1 ke Turki
Warga Soroti Usulan PBPH Getah Pinus PT JMI, Akses Hidup Lokal Terancam?
Semarak HUT Bhayangkara Ke 80, 16 Tim Binaan Cabdin Bener Meriah Ikuti Turnamen Sepak Bola U17
Alumni Dayah Darussa’adah Lipah Rayeuk Bireun Perkuat Silaturahmi di Takengon
Aliansi Masyarakat Bintang Bersatu Tunda Aksi ke DPRK Aceh Tengah, Tunggu Kehadiran Bupati di Lokasi Bencana
Biografi Mantan Atase Kebudayaan RI di Kairo Mesir Sekaligus Eks Kepala SMA Negeri 1 Takengon Segera Terbit
Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Lokal, Kawal Produk Sigaret Putih Tangan Gayo Tembus Pasar Nasional

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:05 WIB

Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:21 WIB

PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:46 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:45 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:07 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:39 WIB

Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Senin, 1 Juni 2026 - 23:19 WIB

Negara Tak Berdaya, PT Hopson Aceh Industri Berani “Menampar” Hukum di Gayo Lues

Berita Terbaru