Komisi I DPRK Pidie Perjuangkan Pembukaan Kuota PPPK untuk Honorer di MENPANRB

HW

- Redaksi

Jumat, 17 Januari 2025 - 10:02 WIB

502,439 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Ketua Komisi I DPRK Pidie, Ir. Makrum Tahir, bersama anggota Komisi I lainnya, melakukan advokasi langsung ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk memperjuangkan aspirasi tenaga honorer di Kabupaten Pidie, khususnya tenaga kesehatan, guru, dan tenaga teknis, agar dapat diakomodasi dalam database Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Tgk Makrum, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa pihaknya sudah berada di Jakarta untuk memastikan koordinasi dengan Kementerian PANRB berjalan efektif. “Kami meminta agar database PPPK untuk Kabupaten Pidie dibuka kembali, khususnya bagi tenaga honorer yang belum lulus tahun 2024, sehingga mereka memiliki peluang lulus pada tahun 2025,” ujarnya, kamus (16/1/2025).

Ia juga menegaskan bahwa kesempatan ini adalah bentuk komitmen DPRK Pidie dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer yang telah mengabdi puluhan tahun. “Ini bukan hanya perjuangan DPRK Pidie, tetapi juga harapan ratusan honorer yang sudah lama menanti kepastian status mereka,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pertemuan dengan pihak Kementerian PANRB, Komisi I DPRK Pidie juga mendorong agar kuota khusus PPPK untuk Kabupaten Pidie segera dibuka. Tgk Makrum menyampaikan optimisme bahwa advokasi ini dapat memberikan hasil positif, terutama bagi honorer yang menjadi tulang punggung pelayanan publik di daerah.

“Kami berharap koordinasi ini akan menjadi awal yang baik untuk menyelesaikan masalah tenaga honorer di Kabupaten Pidie dan memastikan mereka mendapatkan hak yang layak atas pengabdian mereka,” tutup Tgk Makrum.

Berita Terkait

Ketua Umum SMPA Soroti Kevakuman IPMD Sejak 2023, Dorong Konsolidasi dan Revitalisasi Organisasi Pemuda Darussalam
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh Catatkan Kinerja Positif Tahun 2025
Tidak Pernah Duduk Bersama Fakultas dan Ormawa USK, MWA Perwakilan Mahasiswa Dinilai Mengabaikan Aspirasi Mahasiswa dalam Pemilihan Rektor
Prodi Akuntansi FE USM Gelar PKM Pendampingan Penyusunan Laporan BUMG Gampong Lampaseh Kota
Ketua SAPA: Banjir dan Longsor Aceh Harus Jadi Momentum Pembenahan Tata Kelola Lingkungan, DPRA Didesak Bentuk Pansus Lingkungan
Menkeu RI Kunjungi Kanwil DJBC Aceh
Perpecahan Guncang IMAPPESBAR: Faji Amin Dinilai Tidak Kompeten, Muncul Gerakan Mosi Tidak Percaya terhadap PLT Agim Jipima

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:07 WIB

Relawan Masjid Nusantara Bangun Masjid Darurat di Desa yang Hilang Akibat Banjir Bandang

Minggu, 11 Januari 2026 - 23:24 WIB

Yayasan Masjid Nusantara Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolir di Bener Meriah

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:45 WIB

Jum’at Berkah, Satgas Aman Nusa II Brimob Polda Aceh Bersihkan Masjid di Bener Meriah dan Aceh Tengah

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:15 WIB

Saat Petani Gayo Menggantungkan Harapan Di Pesawat Kargo

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:42 WIB

Paska Bencana Alam : Polri Kembali Bangun Bendungan Irigasi Blang Rongka

Selasa, 6 Januari 2026 - 00:34 WIB

Polres Bener Meriah Ungkap Kasus Pembunuhan Pasutri, Pelaku Ditangkap Kurang dari 12 Jam

Senin, 5 Januari 2026 - 22:22 WIB

Kolaborasi KADIN Bener Meriah Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolasi

Senin, 5 Januari 2026 - 22:20 WIB

Belajar di Tengah Keterbatasan, Harapan Tetap Tumbuh di Sekolah Terdampak Bencana Bener Meriah

Berita Terbaru