KH. Abdullah Faqih, Pendiri “Kampung Haji,” Didukung Menjadi Staf Khusus Presiden

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 2 Januari 2025 - 08:10 WIB

501,380 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 1 Januari 2025 – KH. Abdullah Faqih, penggagas pembangunan “Kampung Haji Indonesia” di Arab Saudi, mendapat dukungan kuat dari Forum Wartawan Lintas Sektoral yang diketuai Jalaluddin TJ untuk diangkat menjadi Staf Khusus Presiden Republik Indonesia. Dukungan ini muncul menyusul kesiapan tim penggagas, yang dipimpin oleh H. Farid Husein, KH. Abdullah Faqih, dan Letjen TNI Purn. H. Bibit Waluyo, untuk mempresentasikan gagasan “Kampung Haji” kepada Komisi VIII DPR RI dan Presiden RI.

Gagasan pembangunan “Kampung Haji” sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bagi jamaah haji Indonesia. Proyek ambisius ini bertujuan untuk menyediakan pemukiman yang layak, terintegrasi, dan representatif bagi para jamaah selama menjalankan ibadah haji.

Tim penggagas terdiri dari individu-individu berpengalaman dan terhormat dari berbagai bidang keahlian. KH. Abdullah Faqih, dengan latar belakang keagamaan yang kuat, memberikan landasan spiritual dan pemahaman mendalam akan kebutuhan jamaah haji. H. Farid Husein, dengan keahliannya di bidang bisnis dan manajemen, akan memastikan kelancaran aspek operasional dan keuangan proyek. Sementara itu, Letjen TNI Purn. H. Bibit Waluyo, dengan pengalamannya di bidang perencanaan dan logistik, akan memastikan terwujudnya infrastruktur yang handal dan aman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan dari Forum Wartawan Lintas Sektoral, yang dipimpin oleh Jalaluddin TJ, semakin memperkuat posisi KH. Abdullah Faqih. Forum ini menilai bahwa pengalaman dan dedikasi KH. Abdullah Faqih dalam mewujudkan “Kampung Haji” merupakan aset berharga bagi pemerintah dalam meningkatkan pelayanan haji Indonesia. Kepakarannya dalam memahami kebutuhan jamaah dan kemampuannya untuk mengelola proyek berskala besar menjadi pertimbangan utama dalam memberikan dukungan tersebut.

Rencana presentasi kepada Komisi VIII DPR RI dan Presiden RI diharapkan akan menghasilkan keputusan yang positif dan membuka jalan bagi realisasi “Kampung Haji Indonesia.” Proyek ini diyakini akan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji bagi seluruh jamaah Indonesia. Keberhasilannya akan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi umat. Dukungan terhadap KH. Abdullah Faqih sebagai Staf Khusus Presiden diharapkan dapat mempercepat terwujudnya visi ini. (Red)

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru