Ketua Umum SMPA Soroti Kevakuman IPMD Sejak 2023, Dorong Konsolidasi dan Revitalisasi Organisasi Pemuda Darussalam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:38 WIB

50228 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Solidaritas Mahasiswa Pemuda Aceh (SMPA) menyoroti kondisi vakumnya Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Darussalam (IPMD) yang telah berlangsung sejak tahun 2023 hingga saat ini. Kevakuman ini menjadi perhatian serius, mengingat IPMD memiliki sejarah dan peran strategis sebagai wadah konsolidasi pelajar dan mahasiswa Darussalam dalam membangun intelektualitas, solidaritas, serta kontribusi sosial di tengah masyarakat.

Sejak berdirinya, IPMD dikenal sebagai organisasi yang aktif dalam pengembangan sumber daya manusia, penguatan nilai keislaman, keacehan, serta advokasi kepemudaan. Namun, absennya aktivitas organisasi selama dua tahun terakhir menimbulkan kekosongan ruang kaderisasi dan melemahnya peran kolektif pemuda-pelajar Darussalam.

Ketua Umum SMPA menilai bahwa kevakuman IPMD tidak bisa dilihat sebagai persoalan individu semata, melainkan sebagai persoalan struktural dan kolektif. Lemahnya regenerasi kepemimpinan, minimnya konsolidasi internal, serta kurangnya komunikasi lintas alumni dan pengurus menjadi faktor yang patut dievaluasi secara terbuka dan objektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“IPMD adalah rumah besar Pemuda,Pelajar dan mahasiswa Darussalam. Ketika rumah ini kosong dan tidak terurus, maka yang dirugikan bukan hanya organisasi, tetapi juga generasi muda yang seharusnya mendapatkan ruang belajar, berproses, dan berkontribusi,” tegas Ketua Umum SMPA.

SMPA mendorong seluruh elemen yang memiliki keterkaitan dengan IPMD baik pengurus lama, alumni, tokoh pemuda, maupun pelajar dan mahasiswa aktif untuk duduk bersama, membuka ruang dialog, serta merumuskan langkah strategis guna menghidupkan kembali roda organisasi. Revitalisasi IPMD harus dilakukan secara inklusif, demokratis, dan berorientasi pada kebutuhan zaman.

“IPMD masih memiliki potensi besar untuk bangkit. Yang dibutuhkan hari ini adalah kemauan bersama, kejujuran dalam evaluasi, dan keberanian untuk memulai kembali,” tutup Ketua Umum SMPA.

Berita Terkait

Irwandi Terpilih sebagai Ketua Fokusgampi Banda Aceh Periode 2026–2028
Ratusan Pelajar Ikut Kompetisi, Expo USM 2026 Siap Semarakkan Dunia Pendidikan
Aliansi Masyarakat Tolak PT CA, Himbau Warga Dokumentasikan Setiap Intimidasi dan Aktivitas PT CA
Sekda Aceh Lompat Pagar, Dr Nasrul Zaman: Ini Komedi Politik yang Berbahaya
Haji Irmawan dan Transformasi PKB Aceh Menjadi Kekuatan Politik yang Diperhitungkan
Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Edukasi Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Melalui Pembagian Brosur
Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning
156 Ribu Anak Aceh Terancam Stunting, APBA 2026 Nihil Anggaran, Sekda Aceh Dinilai Gagal Terjemahkan Visi Gubernur

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 13:29 WIB

Kadis Kominfo Nopal SP Sampaikan Ucapan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:29 WIB

Anatomi Penjarahan di Negeri Seribu Bukit

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:07 WIB

Panic Buying dan Pengecer Ilegal Perparah Krisis BBM di Gayo Lues

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:51 WIB

(Alm) H. Atip Usman: Ketika Saman Tidak Sekadar Ditarikan, Tapi Dijaga

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:19 WIB

Bedah Buku Generasi Hijauku: Merawat Alam, Menjaga Identitas, Menumbuhkan Kesadaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:16 WIB

Bedah Buku Generasi Hijauku, Kaum Muda Gayo Diajak Menjaga Alam dan Budaya

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:27 WIB

Diduga Ada Tangki Siluman Antrian BBM Mengular di SPBU Raklunung

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:26 WIB

Turnamen Futsal Piala SMKN 2 Blangsere Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pembinaan dan Promosi Sekolah

Berita Terbaru