Keluarga dan Pihak Terkait Sambut Pulangnya Pekerja Migran Asal Gayo Al Muttakim dari Kamboja ke Aceh Tengah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 19:12 WIB

50715 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH | Tangis haru keluarga terdengar menyambut kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Asir Asir, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Al Muttakim, di Terminal Terpadu Paya Ilang Takengon. “Alhamdulillah, Al Muttakim sudah sampai Takengon. Syukur alhamdulillah, perjalanan panjang dan melelahkan dari Phnom Penh-Kuala Lumpur-Kuala Namu-Takengon berjalan dengan lancar. Dari Kamboja tanggal 10 malam. Sementara, dari Kuala Lumpur Senin pagi, tanggal 11. Dari Medan ke Takengon, malam Senin,” kata Irliandi Amri, pun/kerabat dari pihak ibu Al Muttakim, selepas kedatangan Al Muttakim, Takengon, Selasa pagi (12/8/2025).

Sampainya Al Muttakim ke kampung halamannya, kata Irliandi Amri, tentu tidak terlepas dari peran banyak pihak. “Mewakili keluarga, kami ucapkan terima kasih banyak kepada banyak pihak yang sudah membantu, sampai Al Muttakim bisa pulang dan kembali berkumpul dengan keluarga,” sebutnya.

Secara khusus, lanjut Irliandi Amri, ucapan terima kasih ditujukan kepada pihak KBRI di Kamboja, Diaspora Indonesia-Inggris sekaligus inisiator World Gayonese Community (Diaspora Gayo Dunia) Yusradi Usman al-Gayoni yang sejak awal mendampingi pekerja migran asal Gayo yang mau pulang dari Kamboja ke Indonesia (Tanwir Ayubi, Al Muttakim, dan Muhammad Fahmi) dan menggerakkan eteng-eteng iyak, Diaspora Gayo Dunia, para donator yang sudah membantu keponakan kami dan Muhammad Fahmi (pekerja migran asal Simpang Teritit, Bener Meriah), serta Baitul Mal Aceh Tengah yang juga ikut membantu biaya kepulangan Al Muttakim sebesar Rp10.000.000,- Termasuk, Camat Lut Tawar, Kepala Desa Asir Asir, dan media yang sudah mempublikasikan proses kepulangan pekerja migran asal Gayo dari Kamboja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selepas ini, bersama Al Muttakim, kami, keluarga, didampingi Kepala Desa Asir Asir akan bertemu dengan Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah untuk menyampaikan terima kasih. Sekali lagi, terima kasih banyak buat semua pihak yang sudah membantu kepulangan Al Muttakim,” tuturnya.

Secara terpisah, Yusradi Usman al-Gayoni mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT, yang atas izin-Nya, bantuan dan doa banyak pihak membuat Al Muttakim bisa sampai di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. “Sama seperti Tanwir Ayubi, Muhammad Fahmi, dan Al Muttakim, saya pantau terus, mulai keberangkatan sampai tiba di kampung halaman, bertemu keluarga. Alhamdulillah,” katanya.

Dibeberkan Yusradi, uang yang terkumpul melalui eteng-eteng iyak, alang tulung beret bebantu (penggalangan dana), sebesar Rp6.900.000,- berasal dari sebelas donatur, orang Gayo yang ada di dalam dan luar negeri, di antaranya Basri, Sofyan Griantara, Prof. Darmawan, Malsi Daud, Rosnida Sari, Sutarmi, Drs. H. Taufik, M.M., Siti Aminah, Indah Mayasary, dan Aman Muhammad Faiz Akbar al-Gayoni, yang sebagian besar digunakan untuk biaya kepulangan Muhammad Fahmi, mengingat Al Muttakim mendapat bantuan dari Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah.

“Eteng-eteng iyak ini digerakkan mulai tanggal 29 Juli 2025, mengingat perlunya konsumsi buat Al Muttakim dan Muhammad Fahmi. Tanggal 26 dan 27 Juli 2025 sudah lebih dahulu dikirimkan biaya konsumsi mereka. Selain itu, pertimbangan situasi keamanan di Kamboja-Thailand karena perang dan keselamatan mereka juga. Ditambah lagi, perlunya biaya transportasi dan pengurusan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) ke KBRI dan ke imigrasi. Sementara, pada saat itu, bantuan dari pemerintah daerah dan Baitul Mal di Gayo (Aceh Tengah dan Bener Meriah) belum ada kejelasan. Syukur alhamdulillah, Baitul Mal Aceh Tengah membantu biaya kepulangan Muhammad Fahmi,” akunya.

Dengan pulangnya Muhammad Fahmi ke Bener Meriah (7/8/2025) dan adanya bantuan Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah untuk membantu biaya kepulangan Al Muttakim, jelas Yusradi, kegiatan eteng-eteng iyak langsung ditutup. “Berijin (terima kasih) buat semua pihak yang sudah membantu,” tutup Yusradi. (RED)

Berita Terkait

IKA SMA Negeri 1 Takengon Gelar Diskusi “Lulusan SMA Negeri 1 Takengon Masuk Perguruan Tinggi (2020-2026)?”
IKA SMA Negeri 1 Takengon Bekali Alumni 2026 Kuliah S-1 ke Turki
Warga Soroti Usulan PBPH Getah Pinus PT JMI, Akses Hidup Lokal Terancam?
Semarak HUT Bhayangkara Ke 80, 16 Tim Binaan Cabdin Bener Meriah Ikuti Turnamen Sepak Bola U17
Alumni Dayah Darussa’adah Lipah Rayeuk Bireun Perkuat Silaturahmi di Takengon
Aliansi Masyarakat Bintang Bersatu Tunda Aksi ke DPRK Aceh Tengah, Tunggu Kehadiran Bupati di Lokasi Bencana
Biografi Mantan Atase Kebudayaan RI di Kairo Mesir Sekaligus Eks Kepala SMA Negeri 1 Takengon Segera Terbit
Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Lokal, Kawal Produk Sigaret Putih Tangan Gayo Tembus Pasar Nasional

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 06:25 WIB

Profesor Sutan Nasomal Sangat Yakin Presiden Prabowo Tutup Semua Pintu Setan Hanya Pintu Keadilan Untuk Rakyat Indonesia!!!

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:36 WIB

BEM UI Bantah Demo Tanpa Pemberitahuan, Klaim Surat ke Polisi Sudah Dikirim

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:48 WIB

Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka, Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis Makin Meluas

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:20 WIB

Aksi Ribuan Mahasiswa Indonesia di Jakarta Disorot Media Asing, Protes soal Kebijakan Ekonomi Pemerintah

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:14 WIB

Sidang Kasus Chromebook: Nadiem Makarim Kritik Replik Jaksa, Dukungan Moral Publik Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:03 WIB

Ahli Bantah Tuduhan Tidak Independen dalam Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

KPK Bongkar Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Audit Muara Enim, Lima Orang Ditahan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:25 WIB

Demi Mengejar WTP, Bupati Muara Enim Diduga Suap Audit BPK, KPK Tetapkan Lima Tersangka

Berita Terbaru