Kebakaran Hutan dan Perkebunan Hanguskan Lahan di Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:28 WIB

501,119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, Kompas – Kebakaran hebat melanda kawasan hutan dan perkebunan warga di Desa Penampaan, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Selasa (26/8/2025) siang. Lahan berisi tanaman pinus dan sere wangi dilaporkan hangus dilalap api.

Peristiwa itu menimbulkan kepanikan warga, sebab sebagian besar lahan yang terbakar merupakan sumber penghidupan utama masyarakat. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada musim kemarau panjang yang membuat kondisi lahan kering dan mudah terbakar.

“Kebakaran tersebut awalnya sudah kami coba cegah, tapi api cepat sekali merembet. Kami tidak sempat berbuat banyak, hanya sebagian kecil lahan yang bisa diselamatkan,” tutur Helmi, seorang warga Desa Penampaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut penuturan Helmi, kebakaran bermula dari aktivitas pembakaran lahan oleh sejumlah warga di sekitar kawasan tersebut. Ia mengaku sempat memperingatkan agar aktivitas itu dihentikan, mengingat kondisi lahan yang sangat kering. “Saya sudah ingatkan, tapi mereka merasa tidak ada masalah. Akhirnya api itu merambat dengan cepat, tidak terkendali,” ujarnya.

Upaya pemadaman langsung dilakukan. Petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat setempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, medan yang sulit dijangkau serta tiupan angin kencang membuat api kian meluas.

Kepala Desa Penampaan, Sarifuddin, membenarkan adanya kebakaran besar tersebut. Ia menyebut kerugian yang ditimbulkan mencapai ratusan juta rupiah. “Lahan pinus dan sere wangi ini adalah aset penting warga Penampaan. Selama ini menjadi penopang utama ekonomi masyarakat. Sekarang sebagian besar habis terbakar,” kata Sarifuddin.

Ia menambahkan, hilangnya sumber ekonomi masyarakat akibat kebakaran ini ibarat kehilangan urat nadi. Karena itu, ia berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pusat untuk membantu pemulihan pascakebakaran. “Kami sangat berharap pemerintah turun tangan. Warga membutuhkan dukungan, baik berupa bantuan ekonomi maupun solusi jangka panjang agar peristiwa seperti ini tidak terulang,” katanya.

Hingga Selasa malam, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues, TNI, Polri, dan masyarakat masih berupaya melakukan pendinginan untuk mencegah api kembali meluas. Sejumlah titik bara masih terpantau aktif, terutama di kawasan perbukitan.

Pemerintah daerah telah mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan berlangsung beberapa pekan ke depan. “Jika masyarakat menemukan tanda-tanda kebakaran, segera laporkan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena risikonya sangat besar,” demikian imbauan resmi dari BPBD Gayo Lues.

Kebakaran di Gayo Lues kali ini menambah panjang daftar kasus karhutla yang terjadi di Aceh selama musim kemarau tahun ini. Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum berjanji akan menelusuri penyebab kebakaran, termasuk dugaan kelalaian warga.

(Rauf Ariga)

Berita Terkait

Sony Sonjaya Sebut Lebih dari 30 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBG, Bukti Tersimpan di Telepon Genggam
Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues
PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:49 WIB

Kejari Nagan Raya Musnahkan Barang Bukti dari 15 Perkara: 100,8 Kg Ganja dan 51,95 Gram Sabu Dihancurkan

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:35 WIB

Jamaluddin Idham Salurkan Ribuan Beasiswa PIP Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:39 WIB

Pemkab Nagan Raya Percepat Finalisasi Kajian Pendirian BUMD Pangan dan Energi

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:13 WIB

Bupati TRK Lantik 6 Kepala Sekolah dan 5 Pejabat Fungsional. Ini Nama Namanya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:32 WIB

Potensi Zakat Dunia Usaha Besar, Bupati TRK Ajak Perusahaan Perkuat Kemitraan dengan Baitul Mal

Senin, 8 Juni 2026 - 16:27 WIB

Bank Aceh Cabang Jeuram Kembali Terima Penghargaan atas Kepatuhan Menunaikan Zakat dan Infak

Senin, 8 Juni 2026 - 16:17 WIB

Komunitas Atraksi Singa Nagan Dukung Investasi Rp 200 Triliun, Optimis Tatap Prospek Masa Depan Nagan Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:58 WIB

Kemenag dan BPJPH Gelar Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 di Nagan Raya

Berita Terbaru

REGIONAL

PW IWO Aceh dan PD IWO Abdya Pererat Sinergi Jelang Rakerwil

Selasa, 9 Jun 2026 - 23:32 WIB