slot preparation.lsrs.lu

Kapolri Tegaskan Penyidikan Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Murni Tugas Penegakan Hukum

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 13:42 WIB

50351 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa penyidikan kasus dugaan korupsi mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Polri dalam menegakkan hukum. Pernyataan ini disampaikan Sigit kepada media pada Jumat, 10 Juli 2026, sekaligus menegaskan langkah penegakan hukum ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Polri sebagai salah satu aparat penegak hukum bertugas menindak kasus korupsi, narkoba, judi online, hingga penyelundupan,” ujar Sigit. Ia menambahkan Presiden Prabowo selalu mendukung tindakan tegas Polri dalam memberantas kejahatan serta memperbaiki tata kelola keuangan agar lebih efisien. “Beliau berpesan agar hukum ditegakkan tanpa pandang bulu dan oknum yang melanggar diberantas,” katanya.

Polri melalui Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah menetapkan Febrie Adriansyah dan pengacara Don Ritto sebagai tersangka dalam kasus ini. Kepala Kortastipidkor Polri, Inspektur Jenderal Totok Suharyanto, memastikan keputusan tersebut setelah pelaksanaan gelar perkara, Sabtu, 11 Juli 2026. “Kami sudah menetapkan dua tersangka, yaitu saudara DR dan saudara FA,” kata Totok di Gedung Kejaksaan Agung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyidikan terhadap Febrie meliputi tiga perkara dugaan korupsi, yakni di PT Asabri, PT Krakatau Steel, dan korupsi terkait pasokan batu bara yang diduga menyebabkan pemadaman listrik di Sumatera. Setelah penyidikan, Polri melimpahkan berkas perkara tersebut ke Kejaksaan Agung sebagai bentuk sinergi antar lembaga penegak hukum.

Dalam penggeledahan yang dilakukan tim penyidik, ditemukan dan disita puluhan kilogram emas batangan serta uang tunai dalam jumlah fantastis. Dari sebuah rumah di Sentul, Bogor, polisi menyita sebesar 74 kilogram emas batangan. Selain itu, ditemukan pula uang tunai dalam bentuk valuta asing sebesar US$ 4.767.300 dan SGD 14.083.800 yang jika dikonversi mencapai sekitar Rp 476 miliar.

Sebelumnya, penyidik juga menyita uang tunai sebesar SGD 3.130.000 dan US$ 889.965 dari brankas di Kafe de’Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan. Tak hanya itu, uang senilai sekitar Rp 7,2 miliar dalam 16 mata uang asing turut disita dari sebuah money changer.

Pengungkapan dan penyidikan kasus ini terus menjadi perhatian publik karena melibatkan mantan pejabat tinggi penegak hukum serta nilai barang bukti yang sangat besar. Polri menegaskan komitmennya untuk memproses kasus ini secara transparan dan profesional sesuai amanat hukum dan arahan Presiden. (*)

Berita Terkait

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik
Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran
Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden
Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri
Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden
Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini
ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun
Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:33 WIB

Pererat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Melaksanakan Jumat Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 16:30 WIB

Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 20:23 WIB

DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terbaru