Kalah Konsep Dengan Istilah Gemoy, Pengamat : Paslon Lain Kurang Kreatif

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 3 Desember 2023 - 01:12 WIB

50594 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Direktur P3S, Jerry Massie menyimak soal komentar kubu lawan paslon Prabowo Subianto (Capres) dan Gibran Rakabuming Raka (Cawapres), soal istilah Gemoy, Santuy dijadikan Gimik Politik 2024.

Menurutnya Jerry, semua Capres dan Cawapres pasti mempunyai strategi politik melalui gimik masing-masing.

“Prabowo dengan tariannya itu, Saya kira kan sah-sah saja dan gak dosa itu bagian politik entertainlah. Lagian Anies sama Ganjar bikinlah gaya-gaya lain, jangan ngiri,” kata, Jerry Massie kepada Rakyat News, pada Jumat, 1 Desember 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh Karena itu, Jerry menganggap terhadap paslon Capres dan Cawpres lain yang memang kurang konsep dan strategi dalam hal itu.

“Ya baiknya jangan menyinggung strategi Capres dan Cawapres lain, harusnya kalau punya gaya dan strategi mah. Gak akan takut dengan Gemoy,” imbuh dia.

Dengan begitu, Jerry menilai sikap seperti menyinggung serta membuly terhadap gaya orang lain.”Apalagi gaya Gemoy sedang di gandrungi orang banyak. Yang iri berarti miskin gaya atau konsep,” tuturnya.

Ia merasa khawatir terhadap paslon Capres dan Cawapres yang selalu menyinggung gaya lawan politik justru akan di tinggal para pemilih.

Terakhir, Jerry menyampaikan bahwa semua paslon Capres dan Cawapres pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan.

“Jadi, konsep di lawan dengan konsep bukan singgung menyingung,” tutupnya.

(RED)

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru