Kafilah MTQ Aceh Tenggara Diingatkan Jaga Martabat Daerah dan Tampil Kompetitif di Pidie Jaya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:15 WIB

50390 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE — Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, menargetkan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) daerahnya untuk menembus posisi 10 besar pada pelaksanaan MTQ ke-XXXVII tingkat Provinsi Aceh yang berlangsung di Kabupaten Pidie Jaya, 1 hingga 8 November 2025 mendatang. Target tersebut disampaikannya saat melepas keberangkatan kafilah Aceh Tenggara di kediaman pribadinya di Kute Muara Lawe Bulan, Kecamatan Babussalam, Kamis (30/10).

Harapan tersebut bukan tanpa alasan. Bupati menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara selama ini telah menunjukkan konsistensinya dalam mendukung pembinaan dan peningkatan kualitas para peserta MTQ, termasuk melalui pengalokasian anggaran daerah secara khusus untuk kebutuhan pelatihan dan penguatan kapasitas kafilah.

“Tahun lalu kita berada di posisi ke-23 dari 23 kabupaten/kota peserta MTQ di Simeulue. Itu sangat mengecewakan. Maka dari itu, tahun ini Aceh Tenggara harus keluar dari peringkat terbawah dan masuk ke dalam 10 besar,” ujar Salim Fakhry di hadapan peserta dan rombongan yang akan bertolak ke Pidie Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hasil di Simeulue menjadi pengalaman berharga sekaligus titik awal untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan serius pada MTQ tahun ini. Ia menilai target menembus sepuluh besar cukup realistis, terlebih dengan upaya dan komitmen yang telah ditunjukkan oleh berbagai pihak dalam pembinaan intensif terhadap peserta sejak jauh hari.

“Target ini bukan sekadar ambisi, tapi merupakan bagian dari tanggung jawab kita semua. Sudah waktunya Aceh Tenggara tampil dan diakui dalam ajang ini. Kafilah kita harus bisa bersaing, harus mampu menunjukkan prestasi dan memberikan kebanggaan untuk Bumi Sepakat Segenep,” tambahnya.

Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap tata kelola dan manajemen kafilah selama kegiatan berlangsung. Ia meminta Dinas Syariat Islam sebagai penanggung jawab teknis untuk menjaga profesionalisme dan memastikan seluruh peserta berada dalam kondisi terbaik, baik dari aspek kesiapan mental, fisik, maupun perilaku.

“Kadis Syariat Islam harus bertanggung jawab terhadap kafilah. Jangan sampai muncul laporan yang merugikan atau mencemarkan nama baik daerah. Kafilah kita harus menunjukkan jati diri yang bermartabat, menjaga persatuan serta menjunjung tinggi nama baik Aceh Tenggara,” kata Salim Fakhry menekankan.

Setelah menyampaikan sambutan, Bupati menyerahkan bonus kepada kafilah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi. Penyerahan dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dandim 0108 Aceh Tenggara, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, dan Ketua Mahkamah Syari’ah Kutacane. Bonus serupa juga diberikan bagi peserta MTQ sebelumnya yang telah menorehkan prestasi dalam ajang tingkat provinsi tahun 2023 di Simeulue.

Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Tenggara, M. Rasadi, melaporkan bahwa untuk MTQ XXXVII kali ini, kafilah Aceh Tenggara akan mengikuti delapan cabang perlombaan. Di antaranya, Tilawah Al-Qur’an (11 peserta), Hifzhil Qur’an (18 peserta), Tafsir Bahasa Indonesia (1 peserta), Fahmil Qur’an putra dan putri (6 peserta), Syarhil Qur’an (3 peserta), Khattil Qur’an (3 peserta), Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (2 peserta), dan Hafalan Hadist (2 peserta).

Rasadi menambahkan, jumlah total kontingen yang diberangkatkan ke Pidie Jaya mencapai 70 orang, terdiri dari peserta, pelatih, official, panitia, tim keamanan, tim media dari TV Agara, hingga pendamping dan pengemudi.

MTQ XXXVII tingkat Provinsi Aceh menjadi ajang bergengsi yang bukan hanya menjadi sarana kompetisi religius antardaerah, tetapi juga forum untuk menampilkan kualitas pembinaan Al-Qur’an masing-masing wilayah. Dengan target sepuluh besar yang telah ditetapkan, Bupati Salim Fakhry berharap para peserta dapat berkompetisi secara optimal dan membawa nama baik Aceh Tenggara ke panggung prestasi yang lebih tinggi. (RED)

Berita Terkait

Belanja Anggaran Pembangunan Infrastruktur Aceh Tenggara Capai 29 Persen, Kepala BPKD Tegaskan Transparansi
Yahdi Hasan Apresiasi Pengabdian Tepian Negeri Chapter 4 Aceh Tenggara
Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Siswa SMAN Unggul Binaan Bener Meriah Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Korban Dirawat di Rumah Sakit

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Perempuan di Aceh Utara Didakwa Jadi Perantara Pembelian Sabu, Persidangan Digelar di PN Lhoksukon

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Penambangan Tanpa Izin

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Temu Ramah dengan Insan Pers, Kapolres Gayo Lues: Saya Merasa Seperti Pulang ke Kampung Sendiri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Dokter Tifa Sesalkan Sikap Kejaksaan yang Abaikan Putusan Pengadilan dalam Sidang Praperadilan

Berita Terbaru