Jalan Mangkrak Pengaspalannya, Warga Kuning I Tagih Tanggung Jawab BPJN 3.5

REDAKSI AGARA

- Redaksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:19 WIB

5052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA | Debu kembali menjadi “tamu” harian warga Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara. Jalan yang belum kunjung diaspal membuat kendaraan melintas di atas permukaan berkerikil, meninggalkan kepulan debu yang masuk ke rumah, warung, dan ruang usaha warga. Minggu(30/08/2026).

Warga menilai pelaksanaan pekerjaan jalan oleh pihak terkait, termasuk BPJN 3.5, terkesan tidak profesional karena dampak lanjutan terhadap masyarakat tidak ikut dipikirkan.

Ketua BPK Desa Kuning I, M. Rasid Reda, yang akrab disapa Tengku Mbelin, mengatakan warga sudah cukup lama menghadapi persoalan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Debu berterbangan setiap hari. Masyarakat yang tinggal di sekitar jalan harus menghirupnya, sementara pedagang juga kesulitan karena pembeli enggan berhenti akibat kondisi jalan,” kata Rasid.

Menurut dia, pekerjaan jalan semestinya tidak berhenti pada pengerasan. Tahapan pekerjaan perlu dipastikan berjalan hingga jalan benar-benar layak digunakan masyarakat.

“Kalau jalan belum diaspal, akibatnya bukan hanya debu. Pedagang kehilangan pembeli, rumah warga kotor, kesehatan terganggu, dan pengguna sepeda motor juga terancam jatuh,” ujarnya.

Di lokasi, material kerikil masih terlihat di sejumlah bagian badan jalan. Ketika kendaraan melintas, debu terangkat dan menyelimuti ruas jalan. Kondisi tersebut membuat pengendara roda dua harus memperlambat laju kendaraan.

Rasid mempertanyakan perencanaan pekerjaan yang menurutnya belum memperhitungkan kenyamanan masyarakat selama proses pembangunan.

“BPJN jangan hanya memikirkan pekerjaan selesai secara administrasi. Dampaknya kepada masyarakat juga harus dipikirkan. Jangan sampai warga yang menanggung akibatnya,” kata dia.

Warga meminta BPJN 3.5 segera memberikan kejelasan mengenai jadwal pengaspalan dan memastikan pekerjaan diselesaikan sesuai standar.
Sebab bagi masyarakat Kuning I, jalan bukan sekadar proyek. Jalan adalah akses warga untuk bekerja, berdagang, bersekolah, dan menjalankan kehidupan sehari-hari. (Tim)

Berita Terkait

Ratusan Juta Dana Desa Lumban Sitio tio Aceh Tenggara Diduga di Korupsi Oknum Pengulu
Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan
Mabes Polri dan Polda Aceh Diminta Turun dan Verifikasi Legalitas Galian C PT Horas Bangun Persada
Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti
Jangan Tunggu Sakit: Dinkes Aceh Tenggara Ajak Warga Ikut CKG (Cek Kesehatan Gratis)
Proyek Revitalisasi Bidang Pendidikan di duga Ada Pungli mencapai 15 % dari Rp 48,245 Milyar di Aceh Tenggara.
Waka Polres Aceh Tenggara Buka Perkemahan Bakti Sosial ke-III Saka Bhayangkara di Ketambe
Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Jalan Mangkrak Pengaspalannya, Warga Kuning I Tagih Tanggung Jawab BPJN 3.5

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Ratusan Juta Dana Desa Lumban Sitio tio Aceh Tenggara Diduga di Korupsi Oknum Pengulu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Jangan Tunggu Sakit: Dinkes Aceh Tenggara Ajak Warga Ikut CKG (Cek Kesehatan Gratis)

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Proyek Revitalisasi Bidang Pendidikan di duga Ada Pungli mencapai 15 % dari Rp 48,245 Milyar di Aceh Tenggara.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Waka Polres Aceh Tenggara Buka Perkemahan Bakti Sosial ke-III Saka Bhayangkara di Ketambe

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Berita Terbaru

BIREUEN

Kuliah perdana UNIKI Bireuen dimulai 2 September 2026,

Minggu, 30 Agu 2026 - 10:45 WIB