Idan Jaya Kusuma Rilis Single Perdana “Rindu Dia”, Terinspirasi dari Doa Ibu

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 00:16 WIB

50211 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subang – Idan Jaya Kusuma, penyanyi asal Subang, Jawa Barat, siap membuka lembaran baru dalam perjalanan kariernya di industri musik Tanah Air. Ia akan merilis single perdana berjudul “Rindu Dia” yang berada di bawah naungan Ruangkreasi dan resmi diluncurkan pada Minggu, 4 Januari 2026, di berbagai platform musik digital.

Karya tersebut menjadi penanda transformasi Idan dari musisi latar hingga tampil ke depan sebagai solois. Perjalanan hidup Idan Jaya Kusuma terbilang unik dan penuh warna. Pernah berkiprah sebagai drummer band profesional di bawah label besar seperti Nagaswara, kini ia juga dikenal luas sebagai praktisi pengobatan alternatif Totok Syaraf. Titik balik terbesar dalam hidupnya datang dari dorongan orang tua, terutama sang ibu, yang menjadi sumber motivasi utama untuk terus bangkit dan berjuang demi membahagiakan keluarga.

Idan mengatakan kepada awak media pada Minggu (4/1/2026), pengalaman panjang di dunia musik profesional, khususnya saat bersama Keisha Band, memberikan pelajaran berharga yang masih dipegang teguh hingga kini. Idan mengaku memahami arti profesionalisme, etika, dan adab dalam bermusik, yang menjadi fondasi kuat dalam setiap langkah kariernya. Nilai-nilai tersebut membentuk karakter dan sikapnya dalam berkarya, baik di atas maupun di luar panggung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keputusan untuk tampil sebagai vokalis di single perdana bukanlah langkah yang saya ambil secara instan. Saya melihat bahwa mengembangkan band menjadi semakin menantang, sehingga saya memberanikan diri untuk berjalan sebagai penyanyi solo. Melalui jalur tersebut, saya merasa lebih leluasa menuangkan isi hati dan emosi ke dalam lagu-lagu yang saya tulis sendiri, meskipun bernyanyi bukanlah latar belakang awal saya,” ujar Idan.

Pengalaman spiritual dan kemanusiaan dalam praktik Totok Syaraf turut memberi warna tersendiri dalam karya musik Idan. Baginya, musik dan energi adalah satu kesenyawaan yang tidak terpisahkan. Melalui lagu-lagunya, ia berusaha memancarkan energi positif yang diharapkan mampu memberi motivasi dan kekuatan bagi para pendengarnya.

Pemilihan Ruangkreasi sebagai partner perilisan single pertama juga dilandasi kesamaan visi. Idan menilai Ruangkreasi sebagai wadah yang tepat untuk menyalurkan bakat dan karya yang selama ini belum tersampaikan ke masyarakat luas. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang solid untuk perjalanan musiknya ke depan.

Single “Rindu Dia” menjadi karya yang sangat personal bagi Idan Jaya Kusuma. Lagu tersebut mengisahkan tentang seseorang yang sangat ia sayangi namun kini telah pergi, meninggalkan rindu dan penyesalan. Melalui lagu tersebut, Idan berharap pendengar dapat lebih menghargai waktu bersama orang-orang tercinta sebelum kehilangan menjadi sebuah kenyataan.

Sebagai sosok yang berkecimpung di dunia kesehatan alternatif, Idan memandang musik, energi, dan penyembuhan berada dalam satu frekuensi yang sama. Musik membutuhkan rasa, begitu pula pengobatan, sehingga keduanya saling melengkapi dalam perjalanan hidupnya. Atas dasar itu, ia memilih untuk terus berjalan di kedua dunia tersebut secara seimbang.

Ke depan, Idan juga tengah mempersiapkan proyek web series bersama Ruangkreasi TV. Web series tersebut akan mengangkat perjalanan hidupnya dari nol hingga mencapai titik saat sekarang, dengan pesan utama bahwa kesuksesan sejati tidak lepas dari doa seorang ibu. Medium visual tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang yang tengah berjuang meraih mimpi.

Sebagai putra daerah Jalan Cagak, Subang, Idan memilih bersikap rendah hati dalam menilai pengaruh latar belakang daerah terhadap dirinya. Ia berharap kehadirannya dapat membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar, termasuk melalui pengobatan yang dilakukan secara seikhlasnya untuk masyarakat. Nilai kepedulian dan kebermanfaatan menjadi prinsip yang terus ia pegang.

Menutup perjalanannya, Idan Jaya Kusuma menyampaikan pesan mendalam bagi generasi muda yang sedang mencari jati diri, “Saya mengajak untuk terus belajar, tidak cepat puas dengan pencapaian saat sekarang, dan memahami bahwa kesuksesan sejati adalah ketika mampu membuat seorang ibu bangga. Selain itu, saya juga mengingatkan pentingnya sedekah dan sholawat sebagai bagian dari perjalanan hidup dan spiritual.”

Lebih lanjut, tonton obrolan Idan Jaya Kusuma dengan Dickydick, eks Drummer Five Minutes di youtube channel RUANGKREASI TV, tentang transformasi Idan dari drummer menjadi ahli pengobatan.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

Amira Kim bersama Senada Digital Records Ceritakan Nusantara Lewat Nada
Teman Hebat Records Rilis 15 Lagu Penyanyi Berkebutuhan Khusus, Dunia Musik Jadi Ruang Inklusif untuk Berkarya
Yovan Rilis Single Perdana “Maaf Cinta”, Kolaborasi Bareng Eks Drummer Jamrud Herman Husin
Kenneth Trevi Buktikan Disleksia Bukan Batas: Dari Penyanyi, Penulis Lagu hingga Recording Engineer
Lingling Siap Tampil Perdana di Sinetron Nasional, Perjuangan Perantau Asal Malang Jadi Sorotan
Vanya Wijaya Ajak Generasi Muda Ikut Lomba Nyanyi Tingkat Nasional “Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I”
Michelle Quinessha Rilis “Like A Diamond”, Penyanyi Usia 12 Tahun Siap Go Internasional
Zeya Prillian Adriaensen Siap Cetak Jejak Emas di Industri Film Tanah Air

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 8.088 Triliun pada Triwulan II-2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Polri Pastikan Tindakan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Sudah Sesuai Prosedur

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah: Kuasa Hukum Soroti Dugaan Cacat Prosedur Penyitaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Mahfud MD Soroti Kemajuan dan Ketimpangan, Serukan Perbaikan Integritas Kekuasaan di Usia 81 Tahun Kemerdekaan Indonesia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Saksi LKPP Jelaskan Mekanisme e-Katalog dalam Sidang Banding Nadiem Makarim

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Pemerintah Kejar Revisi UUPA Tahun Ini, Menkum: Presiden Perintahkan Selesaikan Persoalan Aceh Jelang Otsus Berakhir 2027

Berita Terbaru