HMI FKIP USK Kecam Keras Anggaran Iklan Pemerintah Aceh 71,7 Miliar

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 19:38 WIB

50220 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) FKIP Universitas Syiah Kuala, Rivaldi, mengecam keras kebijakan Pemerintah Aceh yang mengalokasikan anggaran iklan dan publikasi mencapai Rp71,7 miliar di tengah kondisi Aceh yang masih luluh lantak diterpa bencana, krisis layanan kesehatan, dan stagnasi pendidikan.

Menurut Rivaldi, kebijakan tersebut menunjukkan wajah asli kekuasaan yang tidak peka, tidak berempati, dan abai terhadap penderitaan rakyatnya sendiri.
“Di saat rakyat Aceh masih bergulat dengan luka pasca bencana, rumah-rumah rusak, fasilitas umum hancur, layanan kesehatan terseok-seok, dan pendidikan yang jauh dari kata layak, pemerintah justru sibuk menghabiskan uang rakyat untuk iklan dan pencitraan. Ini kebijakan yang keji dan tidak bermoral,” tegas Rivaldi.

Ia menegaskan bahwa uang sebesar Rp71,7 miliar bukanlah uang pribadi pejabat, melainkan uang rakyat Aceh yang seharusnya digunakan untuk kepentingan mendesak masyarakat, bukan sekadar seremoni dan membangun citra kekuasaan.
“Kami tidak anti promosi, kami tidak anti transparansi informasi pemerintah. Tapi anggaran sebesar itu di saat Aceh masih berduka adalah tindakan yang sama sekali tidak rasional. Ini bukan soal teknis anggaran, ini soal nurani,” lanjutnya.
Rivaldi mempertanyakan skala prioritas Pemerintah Aceh yang dinilai gagal membaca situasi objektif di lapangan.
Menurutnya, jika anggaran tersebut dialihkan untuk pemulihan pasca bencana, dampaknya akan jauh lebih nyata.
“Coba bayangkan, jika Rp71,7 miliar itu digunakan untuk percepatan rekonstruksi pasca bencana, berapa desa yang bisa dibangun kembali? Berapa sekolah yang bisa diperbaiki? Berapa fasilitas kesehatan yang bisa dihidupkan? Berapa nyawa rakyat yang bisa diselamatkan?” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

HMI FKIP USK menilai kebijakan ini sebagai bentuk kegagalan moral dan politik Pemerintah Aceh dalam memahami penderitaan rakyat. Negara, kata Rivaldi, seharusnya hadir dengan kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar, bukan sibuk merawat citra di ruang publik.
“Rakyat Aceh hari ini tidak butuh baliho, tidak butuh iklan, tidak butuh narasi manis. Rakyat butuh kehadiran nyata negara. Butuh kebijakan yang berpihak, bukan pencitraan murahan,” pungkasnya.

Rivaldi mendesak Pemerintah Aceh untuk mengevaluasi dan mengkaji ulang seluruh anggaran yang tidak bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat, serta mengembalikan orientasi kebijakan pada pemulihan bencana, kesehatan, dan pendidikan. (*)

Berita Terkait

Jemaah Haji Dihimbau Pahami Ketentuan Barang Bawaan dan Barang Kiriman
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Bea Cukai Aceh Lakukan Koordinasi dengan Kejati Aceh
Desak Pemerintah Aceh Laporkan IUP PT. Linge Mineral Resource ke Pemerintah Pusat
Yahdi Hasan Ramud Apresiasi Polres Aceh Tenggara, Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Narkoba
Polda Aceh dan Kanwil DJBC Aceh Perkuat Sinergi Melalui Latihan Menembak Bersama
Polemik JKA, Jangan Masyarakat yang Dikorbankan, Efisiensi Harus Menyasar Birokrasi, Mualem Jangan Mau Disetir!
Mantan Pandam IM : JKA Harus Diselamatkan, Bukan Dilemahkan
Prodi MKM FK USK Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:16 WIB

Sekda Aceh Dinilai Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA, Ketua IKA-UTU Desak Evaluasi dan Koreksi Segera

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kakanwil DJBC Aceh Laksanakan Kunjungan Kerja Perdana ke Bea Cukai Meulaboh

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:26 WIB

Kasus Mawardi Basyah Anggota DPRA GeRAK Desak Kejari Aceh Barat Eksekusi Keputusan MA RI.

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:00 WIB

Raih Poin Tertinggi, Habibi Aceh Masuk Grand final AKSI Indonesia 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:32 WIB

Bupati Tarmizi: Habibi Menjadi Inspirasi dan Motivasi Bagi Generasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:55 WIB

MUQ Aceh Selatan MoU Prodi Ilmu Al-Qur’an Tafsir STAIN TDM

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:13 WIB

BPC HIPMI Abdya dan Perusahaan Muda Jaya Mandiri Syariah Berbagi Takjil untuk Ratusan Anak Yatim

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:33 WIB

Ulama Muda Aceh Dukung Tgk. Habibi di Ajang AKSI Indonesia 2026

Berita Terbaru

BENER MERIAH

Syahriadi Nahkodai PGRI Bener Meriah Periode 2025–2030

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:41 WIB