Hasballah: Aceh Perlu Promosi Syariat Islam ke Negara Serumpun

ADMIN

- Redaksi

Selasa, 21 Januari 2025 - 13:43 WIB

50597 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Anggota Badan Legislasi (Banleg) DPRA, Hasballah, menegaskan pentingnya Pemerintah Aceh untuk lebih gencar mempromosikan dan mensosialisasikan pelaksanaan Syariat Islam ke negara-negara serumpun. Hal ini disampaikan Hasballah saat menyambut kunjungan akademisi dari Universiti Sultan Azlan Shah (USAS), Malaysia, Senin (20/1/2025).

Dalam pertemuan tersebut, para akademisi USAS melakukan kajian perbandingan antara Enakmen Jenayah Syariah Perak dan Qanun Jinayat Aceh. Mereka menyoroti bagaimana Aceh telah menerapkan hukum jinayat dengan mencakup sepuluh kategori pelanggaran (jarimah), jauh lebih luas dibandingkan dengan Perak, yang aturannya masih terbatas pada beberapa jenis hukuman.

Hasballah menilai keberhasilan Aceh dalam menjalankan Syariat Islam adalah sebuah capaian besar yang patut diapresiasi. “Penerapan Qanun Jinayat di Aceh menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan wilayah lain. Aceh telah menjadi model dunia yang dapat diteladani oleh umat Islam di berbagai negara, khususnya negara-negara serumpun,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan Syariat Islam di Aceh harus lebih dari sekadar simbol. Syariat Islam, menurutnya, harus memberikan dampak nyata seperti kedamaian, keadilan, dan kesejahteraan bagi masyarakat. “Kita memiliki tugas besar untuk memastikan Syariat Islam benar-benar menjadi solusi yang membawa manfaat bagi semua lapisan masyarakat,” tambahnya.

Hasballah, yang juga politisi Partai Aceh, berharap pemerintah Aceh lebih aktif memperkenalkan keberhasilan Syariat Islam di Aceh kepada dunia internasional. “Sosialisasi dan promosi Syariat Islam ke luar negeri, terutama ke negara-negara serumpun, adalah langkah penting untuk memperkuat peran Aceh sebagai model penerapan hukum Islam yang sukses,” ungkapnya.

Melalui diskusi ini, Hasballah berharap Aceh tidak hanya menjadi inspirasi secara regulasi, tetapi juga dalam mengintegrasikan nilai-nilai syariat ke dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. “Aceh harus terus memperkuat posisinya sebagai teladan dalam penerapan Syariat Islam yang adil, profesional, dan berdaya guna,” tutupnya.

Berita Terkait

Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas
Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh
Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun
Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman
Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan
Dorong Daya Saing Industri, Bea Cukai Banda Aceh Berikan Fasilitas Pembebasan Cukai
Pemerintah Diminta Segera Implementasikan MoU Helsinki untuk Menjaga Perdamaian Aceh
Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 8.088 Triliun pada Triwulan II-2026

Berita Terbaru