H. Mirwan MS : Pertumbuhan Ekonomi dan Peningkatan PAD adalah Sasaran Utama Kita

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 19 Februari 2025 - 17:39 WIB

502,633 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan – Pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) adalah sasaran utama. Untuk itu, kita harus merumuskan langkah-langkah agar pertumbuhan perekonomian dan peningkatan PAD Aceh Selatan ke depan.

Penegasan itu disampaikan Bupati Aceh Selatan H Mirwan MS dalam arahannya saat kick of meeting Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Aceh Selatan 2025-2029 yang dilaksanakan di aula Dinas Pariwisata Aceh Selatan, Selasa 18 Februari 2025.

H Mirwan mengatakan, Pemkab Aceh Selatan harus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Aceh dari target 4 persen menjadi 6 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

H Mirwan juga menyayangkan jika suatu daerah dengan hasil alam yang luar biasa seperti Aceh Selatan tidak bisa dikelola dengan baik untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan pendapatan daerah.

“Kita juga harus memperkuat produktivitas ekonomi masyarakat salah satunya melalui holding BUMD, sehingga BUMD bisa bergerak berbagai bidang baik itu pertanian, perkebunan, perikanan, dan pertambangan dan sebagainya. Namun kita juga tentu harus menyiapkan regulasi-regulasi sebagai landasannya,” ujarnya.

“Setiap instansi harus ada inovasi dan apa targetnya. Saya sangat terbuka untuk diskusi dengan berbagai OPD terkait inovasi-inovasi untuk kemajuan daerah, dimana ada kendalanya nanti kita cari solusi secara bersama-sama,” ujarnya.

H Mirwan juga kembali mengatakan bahwa setiap OPD tidak resah dengan isu miring terkait mutasi. Namun tetap semangat dalam bekerja karena mutasi tidak dilakukan karena perbedaan politik, namun berdasarkan hasil evaluasi kinerja.

Orang nomor satu di daerah berjuluk negeri pala itu juga mengatakan sebagaimana yang disampaikan presiden Prabowo bahwa mungkin kita harus mengikat pinggang guna melakukan efesiensi anggaran. Dimana, kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu penting dapat dikurangi dan fokus kepada program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Pemkab Aceh Selatan harus berupaya untuk menjemput anggaran semaksimal mungkin dari pusat untuk membangun Aceh Selatan,” katanya.

H Mirwan juga menegaskan kepada Kepala SKPK yang berhadir bahwa dirinya sangat terbuka untuk berdiskusi demi kemajuan Aceh Selatan, namun dirinya tidak suka terlalu panjang teori namun tanpa aksi nyata. “Saya tidak ingin terlalu panjang berteori tanpa aksi, namun saya sangat terbuka dengan berbagi inovasi baru demi kemajuan daerah tercinta ini,”tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRK Aceh Aceh Selatan, Alja Yusnadi menyorot persoalan asumsi angka ekonomi makro. Dia meminta agar indikator ekonomi makro tersebut dapat ditingkatkan.

Alja menyebutkan soal pola PAD Aceh Selatan yang selama ini begitu tergantung dengan dana transfer pusat. “86 persen pendapatan Aceh Selatan itu bergantung pada dana transfer pusat, hanya sekitar 11,2 persen dari pendapatan asli daerah dan sisanya dari sumber pendapatan sah lainnya. Jadi kedepan kita harus memikirkan bagaimana pola ideal untuk meningkatkan PAD ini,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati, Sekda dan Kepala SKPK se- Aceh Selatan, serta perwakilan tim pemenangan MANIS (H Mirwan MS-H Baital Mukadis).

Berita Terkait

Narasi Negatif Masif di Aceh Selatan; Naufal SA: Mari Jaga Stabilitas Secara Bersama!
Jangan Hanya Jadi Dagelan, Pansus Pertambangan DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Data Rekomendasi IUP ke Publik
Desain Baru Pendopo Bupati Aceh Selatan Disorot, Dinilai Kehilangan Marwah dan Lebih Mirip Puskesmas
Masih Bergerak di Balik Status Nonaktif, Pengamat Nilai Bupati Aceh Selatan Langgar Etika dan Tantang SK Mendagri
Marwah Kejati Aceh Dipertaruhkan, Pemerhati Hukum: Indikasi Pungli di Aceh Selatan Harus Diusut Tuntas ke Akarnya
KUA Kecamatan Kluet Utara Menyalurkan Bantuan Korban Kebakaran Gampong Simpang Lhee
Banjir Trumon Diduga Akbibat Ilegal Logging, BarMAS Minta DLHK Aceh Evaluasi Kinerja KPH IX Dan Polisi Kehutanan
Kecamatan Bakongan Bersama Komunitas Peduli Wareh Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:07 WIB

Relawan Masjid Nusantara Bangun Masjid Darurat di Desa yang Hilang Akibat Banjir Bandang

Minggu, 11 Januari 2026 - 23:24 WIB

Yayasan Masjid Nusantara Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolir di Bener Meriah

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:45 WIB

Jum’at Berkah, Satgas Aman Nusa II Brimob Polda Aceh Bersihkan Masjid di Bener Meriah dan Aceh Tengah

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:15 WIB

Saat Petani Gayo Menggantungkan Harapan Di Pesawat Kargo

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:42 WIB

Paska Bencana Alam : Polri Kembali Bangun Bendungan Irigasi Blang Rongka

Selasa, 6 Januari 2026 - 00:34 WIB

Polres Bener Meriah Ungkap Kasus Pembunuhan Pasutri, Pelaku Ditangkap Kurang dari 12 Jam

Senin, 5 Januari 2026 - 22:22 WIB

Kolaborasi KADIN Bener Meriah Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolasi

Senin, 5 Januari 2026 - 22:20 WIB

Belajar di Tengah Keterbatasan, Harapan Tetap Tumbuh di Sekolah Terdampak Bencana Bener Meriah

Berita Terbaru