Mayat Pria dengan Luka di Leher Gegerkan Warga Jombang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 19:16 WIB

50261 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG – Suasana Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, mendadak gempar setelah ditemukannya sesosok mayat laki-laki di saluran sekunder Mrican Kanan, Senin (14/4/2026). Penemuan jasad tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar, terutama karena kondisi korban yang mengenaskan, dengan luka di bagian leher dan pipi yang diduga akibat benda tajam.

Kepolisian Resor Jombang yang menerima laporan dari masyarakat segera bergerak ke lokasi kejadian. Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, membenarkan adanya temuan mayat tanpa identitas itu. Ia menjelaskan, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di aliran sungai oleh warga yang tengah melintas di sekitar lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, polisi menemukan luka di leher dan pipi korban, yang menimbulkan dugaan kuat adanya tindak kekerasan sebelum korban meninggal dunia.

Proses olah tempat kejadian perkara berlangsung cukup lama. Petugas kepolisian menyisir area sekitar sungai, mencari kemungkinan adanya barang bukti yang dapat mengungkap identitas korban maupun pelaku. Warga yang tinggal di sekitar lokasi mengaku tidak mengenal korban dan tidak melihat adanya aktivitas mencurigakan sebelum penemuan mayat tersebut. Beberapa warga bahkan mengaku baru mengetahui adanya jasad setelah polisi dan petugas medis datang ke lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jasad korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit di Jombang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tim forensik segera melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian dan memperjelas luka-luka yang ditemukan di tubuh korban. Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan apakah korban meninggal akibat kekerasan atau ada faktor lain yang menyebabkan kematiannya.

Penemuan mayat ini menambah daftar kasus penemuan jasad tanpa identitas di wilayah Jombang dalam beberapa bulan terakhir. Warga pun berharap polisi dapat segera mengungkap identitas korban dan motif di balik peristiwa tragis ini. Kejadian ini juga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama terkait keamanan lingkungan. Beberapa warga mengaku menjadi lebih waspada dan berharap aparat keamanan meningkatkan patroli di wilayah-wilayah rawan.

Sementara itu, pihak kepolisian terus mengumpulkan keterangan dari warga sekitar dan mencari petunjuk lain yang dapat membantu proses penyelidikan. Kapolres Jombang menegaskan, pihaknya akan bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini. Ia juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui informasi terkait korban untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.

Kasus penemuan mayat dengan luka di bagian leher dan pipi ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Jombang. Selain menyoroti pentingnya keamanan lingkungan, peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk saling menjaga dan meningkatkan kewaspadaan. Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berjalan, dan masyarakat menanti kejelasan atas misteri kematian pria tanpa identitas yang ditemukan di aliran Sungai Mrican, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh. (*)

Berita Terkait

Kronologi Kematian Misterius Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Polisi Dituntut Transparan
Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Mendadak, Polisi Lakukan Penyelidikan
27 Adengan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Bocah Perempuan di Lw Sempilang Agara, Motif Pemerkosaan.
Hotman Paris Dilaporkan Dua Organisasi Wartawan ke Polda Metro Jaya, Dinilai Hina Profesi Jurnalistik
Hampir 3 Tahun Kematian Sungguh Satria Aritonang Belum Terungkap, Keluarga Pertanyakan Keseriusan Penyidik Polres Langkat
Operasi Besar Ditres Siber Polda Jabar Bongkar Jaringan Judi Online Internasional Berbasis Aplikasi
Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam
BBM Kurang Atau Banyak Kendaraan Baru Hingga Harus Membeli Pertalit Hitam

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:00 WIB

Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Mendadak, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:41 WIB

Arief Martha Rahadyan: Penguatan Hubungan Indonesia–Rusia Cerminkan Diplomasi Bebas dan Aktif

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

AJI Tuntut Prabowo Minta Maaf soal Ucapan ‘Londo Ireng’, Tuding Diskreditkan Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:26 WIB

YLBHI Kecam Tajam Stigma “Londo Ireng”, Dinilai Ancaman Serius terhadap Kebebasan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:40 WIB

KPK Jelaskan Alasan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK, Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:18 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Ngaku Dikriminalisasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:03 WIB

MK Tetapkan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Operator Wajib Lindungi Hak Konsumen

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:30 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia

Berita Terbaru