slot preparation.lsrs.lu

Gerindra Bantah Ucapan Hotman Paris, Tegaskan Presiden Prabowo Tak Intervensi Hukum Kasus Eks Jampidsus

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 20 Juli 2026 - 06:16 WIB

50253 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Partai Gerindra menyatakan bantahan tegas atas pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea yang mengaitkan Presiden Prabowo Subianto dengan perkara hukum yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Gerindra menekankan bahwa Presiden tidak pernah campur tangan dalam proses penegakan hukum di Indonesia.

Sikap tersebut disampaikan sebagai respons atas keterangan Hotman Paris, yang dalam kapasitasnya sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah, meminta agar penanganan perkara kliennya tidak dikaitkan dengan pemerintahan Presiden Prabowo. Hotman menyebut Presiden Prabowo tidak pernah menghendaki penegakan hukum dipengaruhi kepentingan politik dan menyertakan nama kepala negara dalam pembelaan kliennya.

Pernyataan itu segera memicu respons dari Gerindra. Ketua DPP Partai Gerindra, Bambang Haryadi, mengatakan bahwa membawa nama presiden ke dalam pembelaan perkara pidana adalah tindakan yang tidak tepat. Ia menegaskan, komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat pemberantasan korupsi dan supremasi hukum sudah jelas sejak awal pemerintahannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gerindra menyayangkan statement Hotman Paris yang mengaitkan kasus mantan Jampidsus dengan Presiden Prabowo. Ini sangat tidak benar dan bertentangan dengan komitmen Presiden Prabowo tentang pemberantasan korupsi,” kata Bambang dalam pernyataan resminya, Minggu (19/7/2026).

Ia menambahkan, Prabowo berulang kali menegaskan bahwa ia tidak akan melindungi siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran hukum, baik dari lingkungan partai, pejabat dalam pemerintahan, maupun kader di daerah. Bambang menegaskan, komitmen ini terbukti dari diprosesnya sejumlah kepala daerah yang memiliki afiliasi dengan Gerindra dan tetap menjalani proses hukum ketika terlibat pelanggaran.

Bambang juga menyinggung bahwa prinsip independensi penegakan hukum tetap dijalankan bahkan di tingkat kabinet, di mana terdapat anggota kabinet dari pemerintahan Prabowo yang juga tetap menjalani proses hukum tanpa perlakuan khusus. “Bahkan ada anggota kabinet yaitu wamen juga tetap diproses hukum,” ujarnya.

Dengan demikian, Bambang meminta Hotman Paris agar tidak menyeret nama Presiden dalam upaya pembelaannya terhadap eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Ia menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan secara objektif, profesional, dan tidak dikaitkan dengan intervensi dari kepala negara.

“Presiden Prabowo tidak pernah campuri penegakan hukum,” tegas Bambang, seraya menegaskan kembali posisi partai dalam mendukung penegakan hukum yang adil dan bebas dari pengaruh politik. (*)

Berita Terkait

Jakarta Siaga 1, Dokumen Mobilisasi 20.980 Prajurit TNI AL ke Ibu Kota Beredar di Tengah Skandal Penyadapan Presiden
Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar
Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi
Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta
SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:37 WIB

Jakarta Siaga 1, Dokumen Mobilisasi 20.980 Prajurit TNI AL ke Ibu Kota Beredar di Tengah Skandal Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 20:20 WIB

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar

Rabu, 4 November 2026 - 19:28 WIB

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi

Rabu, 4 November 2026 - 19:08 WIB

SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali

Rabu, 4 November 2026 - 18:54 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 4 November 2026 - 18:48 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Berita Terbaru