Fasilitas Inklusif USM Membantu April Anantra Menggapai Pendidikan Tinggi

- Redaksi

Selasa, 14 Januari 2025 - 16:29 WIB

50375 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

April Anantra, Mahasiswa Difabel Universitas Serambi Mekkah (dok Humas USM)

April Anantra, Mahasiswa Difabel Universitas Serambi Mekkah (dok Humas USM)

Banda Aceh – Keterbatasan fisik yang dimiliki April Anantra tak mengurungkan niatnya untuk menempuh pendidikan tinggi di Universitas Serambi Mekkah (USM). April adalah mahasiswa angkatan 2022 di Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP USM.

Memiliki perbedaan dari teman-temannya tak membuat ia putus asa untuk belajar, meski awalnya ia memiliki kekhawatiran akan penerimaan di sekitarnya.

“Kadang saya merasakan pergulatan batin karena takut tak punya teman atau takut dibeda-bedakan karena keunikanku, bahkan aku ketakutan ketika sedang butuh apa-apa tidak ada yang membantu,” ujar April dengan nada yang merendah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, selama kuliah di Universitas Serambi Mekkah, April diperlakukan adil oleh teman-temannya di perkuliahan. Teman-temannya bersikap ramah bahkan tidak pernah menyinggung kondisi disabilitasnya.

“Kampus USM memiliki lingkungan yang inklusif. Penyandang disabilitas seperti saya justru mendapatkan perlakuan yang ramah dari teman-teman,” tutur April, Senin (13/1/25).

April mengaku, kebaikan yang diberikan teman-teman kuliahnya kepada April membuatnya nyaman. Tidak ada perlakuan diskriminatif yang ia alami. Malah sebaliknya, ia mendapat dorongan selama berkuliah.

“Walaupun saya memiliki keterbatasan tetapi teman-teman tidak pernah mendiskriminasi saat di kampus sehingga saya merasa nyaman karena kebaikan mereka,” lanjut pemuda asal Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil ini.

Ia percaya, keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk dapat berkarya dan meraih prestasi, nanum bisa menjadi kelebihan jika seseorang bisa memanfaatkannya untuk menemukan potensi dan kreativitasnya.

“Sebenarnya keterbatasan bisa dijadikan sebagai pembuktian untuk menggali potensi dan membuat kita terlahir menjadi orang-orang hebat,” ujar April.

Sebagai informasi, berdasarkan data WHO, jumlah orang berkebutuhan khusus berkisar 15% dari total penduduk dunia. Di Indonesia sendiri diperkirakan sekitar 15%, yakni sebanyak 36,15 juta orang berkebutuhan khusus dari total penduduk Indonesia. Berdasarkan Undang-Undang Penyandang Disabilitas No. 8 Tahun 2016 dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan dasar hukum memberikan jaminan sepenuhnya kepada disabilitas dalam menempuh pendidikan seperti kebanyakan orang normal. Selanjutnya pada Permenristekdikti No. 46 Tahun 2017 menyatakan bahwa Perguruan Tinggi berkewajiban menyediakan sarana dan prasarana yang sesuai dengan mahasiswa berkebutuhan khusus. Manusia memiliki hak untuk mengenyam pendidikan tanpa terkecuali. Begitupula bagi para pelajar atau mahasiswa disabilitas. Oleh karena itu, fasilitas yang menunjang untuk para mahasiswa disabilitas sangat dibutuhkan.

Maka dari itu, Universitas Serambi Mekkah berkomitmen menciptakan kampus yang ramah disabilitas melalui penyediaan fasilitas khusus. Saat ini, USM memiliki fasilitas seperti kursi roda, toilet disabilitas, jalur ramah disabilitas yang memudahkan akses mahasiswa disabilitas  menuju ke ruang perkuliahan. Dengan tersedianya fasilitas khusus ini, diharapkan mahasiswa USM yang memiliki kebutuhan khusus dapat tetap memenuhi haknya dalam mengenyam pendidikan.(**)

Berita Terkait

Universitas Serambi Mekkah Raih Akreditasi “Baik Sekali” dari BAN-PT
Webinar Internasional FAI USM Bahas Kaedah Pembelajaran Anak Usia Dini di Era Digital
Fakultas Hukum USM Jalin Silaturahmi dan Audiensi dengan PERATIN Aceh
Jejak Tsunami Dalam Gerak Seudati: UKM Teater Home USM Bawa Misi Budaya ke PPK Ormawa Kemendiktisaintek
Wakil Rektor III USM Dampingi Mahasiswa Jalankan Program Pemberdayaan di Aceh Besar
KKN USM 2025: Dari Pembekalan Menuju Pengabdian Berdampak
Dr. Teuku Abdurahman: Hibah Naik 100 Persen, Bukti USM Siap Bersaing Nasional
Dari Pelosok Aceh Timur, Arpin Menaklukkan Mimpi Jadi Sarjana: “Bikin Ibu Bangga, Itu Tujuan Hidup Saya!”

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 22:14 WIB

Trauma Healing Polwan: Menguatkan Hati Kecil Anak-Anak Ketambe Pasca Banjir

Kamis, 4 Desember 2025 - 22:08 WIB

Personel Polres Gayo Lues Evakuasi Warga Sakit dengan Cara Digendong di Desa Tetumpun

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:53 WIB

Kapolsek Semadam dan Muspika Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Dua Desa Terdampak Banjir

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:49 WIB

Polisi Dirikan Lima Posko Tanggap Darurat di Jalan Lintas Blangkejeren—Kutacane untuk Korban Bencana

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:37 WIB

Polres Aceh Tenggara Kerahkan Personel Bersih-Bersih Rumah Warga di 14 Kecamatan Terdampak Banjir

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:32 WIB

Sidokkes Polres Aceh Tenggara Layani Cek Kesehatan hingga ke Pelosok, Bagikan Obat-Obatan untuk Warga Desa Lauser Pascabanjir

Senin, 1 Desember 2025 - 14:12 WIB

Datang Orang Nomor 1 Republik Indonesia di Aceh tenggara menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Tenggara

Minggu, 30 November 2025 - 16:18 WIB

Akses Terputus! Polres Aceh Tenggara Turun Tangan Bantu Warga Seberangi Sungai

Berita Terbaru