Dukung Penuh Fatwa MPU Aceh Tengah Tentang Penghapusan Tarin-Tarin Kope, Pemuda Aceh Tengah : Ini Sesuai Dengan Visi Dan Misi Bupati Dan Wakil Bupati Aceh Tengah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 25 Februari 2025 - 10:43 WIB

502,927 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon | Pemuda Aceh Tengah mendukung sepenuhnya fatwa Majelis Permusyawatan Ulama (MPU) Aceh Tengah tentang penghapusan tarin-tarin kope di Aceh Tengah, pemuda Aceh Tengah Menilai tarin-tarin kope bukanlah budaya masyarakat gayo tetapi tarian bangsa non Muslim yang kemudian dikonsumsi oleh masyarakat gayo sehingga menjadi tradisi yang terus menerus tanpa kajian terlebih dahulu.

“saya sangat setuju dengan fatwa MPU Aceh Tengah tentang penghapusan tarin-tarin kope pada acara pernikahan, karena menurut saya ini sangat bertentangan dengan ajaran nenek moyang terdahulu yaitu Sumang (tabu), jika kita kaji secara mendalam ini sangat bertentangan dengan syariat islam yang mana berjoget riya diatas panggung tanpa adanya rasa malu (mukemel)”. Ujar pirdaus selasa 25 Februari 2025.

“Masyarakat gayo terdahulu sangat terkenal dengan budaya malunya, sehingga terciptalah sumang sebagai alternatif untuk membentuk karakter generasi yang berakhlak. Namun jika kaji kembali apakah tarin-tarin kope itu budaya yang berakhlak? Maka ini perlu dikaji secara rinci kembali oleh pihak pemangku adat Majelis Adat Gayo”. Kata pirdaus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya juga menambahkan “penghapusan tarin-tarin kope ini merupakan salah satu menciptakan masyarakat yang islami dan berakhlak, maka tentu ini akan sesuai dengan gagasan bupati dan wakil bupati Aceh Tengah terpilih Haili yoga dan Muchsin Hasan, oleh karenanya ini perlu diindahkan, dan ia berharap semoga gagasan itu tidak hanya sebagai alat politik saja tetapi tercipta realisasi yang nyata”. (RED)

Berita Terkait

KAMMI Daerah Gayo Tuntut Pemerintah Segera Atasi Krisis BBM dan Terapkan Pembatasan Pembelian
Panik Buying BBM, Pemerintah Jangan Hanya Mengimbau
Warga Pantan Tengah Protes Data Penerima Bantuan Bencana, Minta Pemerintah Aceh Tengah Lakukan Perbaikan
Di Antara Asap Tungku dan Syair Didong, Harapan Itu Kembali Menyala
Jumat Berkah, Polres Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana
Flower Aceh Kawal Proses Hukum Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Tengah
Mahasiswa UNIKI Dirikan Sekolah Darurat di Ketol, Aceh Tengah, untuk Anak Terdampak Bencana
Harapan Baru Bangkit dari Banjir, Ribuan Huntara Dibangun untuk Warga Aceh Tengah

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:12 WIB

PLN Pastikan Layanan Listrik di Blangkejeren Tetap Normal, Pembayaran Transportir BBM Rampung

Senin, 9 Maret 2026 - 22:54 WIB

Implementasi Program Menteri Imipas, Lapas Binjai Intensifkan Razia Kamar WBP

Senin, 9 Maret 2026 - 16:16 WIB

Truk DAM Kepung Kantor PLN di Gayo Lues, Ongkos Angkut BBM Belum Dibayar

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:18 WIB

Puluhan Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Pantan Cuaca Diserahkan

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:45 WIB

Dugaan Penganiayaan di Suro Dilaporkan ke Polisi, Unit Reskrim Bertindak Cepat

Senin, 2 Maret 2026 - 23:11 WIB

Pemkab Gayo Lues Rotasi 7 Plt Kepala Puskesmas, Dorong Optimalisasi Layanan Kesehatan Dasar

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:20 WIB

Sengketa Tanah di Jalan Makmur Sigunggung Pekanbaru: Pembeli Baru Tak Hiraukan Peringatan, Sepadan Terancam!

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:13 WIB

Pejabat Baru Dilantik, Gayo Lues Pacu Birokrasi Responsif di Tengah Tantangan Bencana

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Korupsi Jangan Ada di Bawah Pemerintah Mualem–Dek Fad

Rabu, 11 Mar 2026 - 13:53 WIB