DPRK Sarankan Pemerintah Buat Kebijakan untuk Tekan HIV/AIDS di Banda Aceh

HW

- Redaksi

Rabu, 15 Januari 2025 - 09:54 WIB

50634 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Musriadi menyarankan pemerintah setempat dan provinsi untuk melahirkan sebuah kebijakan khusus guna menekan angka HIVAIDS yang terus meningkat setiap tahunnya.

Dirinya mengatakan, permasalahan HIV/AIDS di Banda Aceh ini bukan persoalan baru, tetapi sudah menjadi perhatian dari tahun-tahun sebelumnya.

“Sebenarnya, persoalan HIV/AIDS di Banda Aceh masalah lama, karena itu kita berharap pemerintah harus mengeluarkan sebuah kebijakan untuk menangani masalah ini,” kata Musriadi, Selasa (14/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mencontohkan, ketika Covid-19 melanda, pemerintah dapat menanganiya secara baik, tetapi persoalan HIV/AIDS tidak dapat diselesaikan. Untuk itu, diperlukan kebijakan khusus dari pemerintah.

“Kenapa waktu adaa virus Covid-19 lalu bisa ditekan, tetapi terkait HIV/AIDS ini kita merasa kewalahan,” imbuh politikus PAN itu.

Musriadi menuturkan, saat ini Pemerintah Kota Banda Aceh memang sedang melakukan proses mapping terhadap virus HIV/AIDS tersebut.

Tetapi, permasalahan ini sebenarnya bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Kota Banda Aceh saja, melainkan juga Pemerintah Aceh mengingat daerah ini merupakan ibu kota provinsi Aceh.

“Tentunya ini tugas bersama untuk mampu menekan angka itu dan memberikan pemahaman serta edukasi, serta regulasi terhadap semua masyarakat. Sehingga kasus ini tidak terus meningkat setiap tahunnya,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, dirinya juga mengusulkan bahwa tes HIV/AIDS harus menjadi salah satu syarat calon pengantin di Banda Aceh sebagai sebagai mendeteksi dan mencegah penyebaran HIV/AIDS.

“Kami usulkan bahwa saat tes pengantin itu harus bebas HIV/AIDS. Dan juga perlu diberikan bimbingan konseling kepada pengantin baru, sehingga nanti bisa membangun tatanan keluarga yang baik dan tentunya bebas HIV/AIDS,” pungkas Musriadi.

Berita Terkait

SAPA Mendesak Pemerintah Aceh Minta Bantuan Pusat: Pemulihan Pascabencana Melambat, Warga Kian Terdesak
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir di Wilayah Aceh
Bakrie Amanah Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Aceh
YARA: BPJN Aceh Gagal Pastikan Akses Jalan & Jembatan — Ribuan Korban Banjir Terisolasi
Bea Cukai Aceh Gelar Edukasi Antikorupsi di Pelabuhan Balohan Sabang
MoU Diabaikan, Aceh Diremehkan: Presma UIN Ar-Raniry Tuding Menteri Pertanian Memperpanjang Luka Hubungan Pusat–Aceh
Petanque Gayo Lues Tampil Gemilang di Pra-PORA 2025, Amankan Tiket ke PORA Aceh Jaya 2026
Bea Cukai Aceh Jelaskan Prosedur dan Pengawasan atas Pemasukan Beras ke Sabang

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:17 WIB

Personel Polres Aceh Tenggara Laksanakan Sholat Ghaib untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, Sumbar, dan Erupsi Gunung Semeru

Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:13 WIB

Bukti Kepedulian Polri! Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Kurve di SMAN 1 Ketambe

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:05 WIB

Polres Aceh Tenggara Buka Akses Jalan yang Putus Akibat Banjir, Kapolres Turun Langsung Demi Kelancaran Aktivitas Warga

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:43 WIB

Ust. Ghufran ZA, Anggota DPR RI Fraksi PKS, Salurkan Sembako dan 200 Liter BBM untuk Korban Banjir Aceh Tenggara

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:32 WIB

26 Keluarga Jadi Korban Banjir, Desa Buntul Kendawi Terima Bantuan Logistik dari Ny. Bupati Hj. Nurjannah Fakhry Bersama Ny. Wakil Bupati Hj. dr. Irawati Hilal

Jumat, 5 Desember 2025 - 16:50 WIB

Personel Polsek dan Posramil Babul Makmur Turun Tangan Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir

Jumat, 5 Desember 2025 - 16:43 WIB

Polsek Babussalam Lakukan Pembersihan Rumah Warga Terdampak Banjir

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:58 WIB

Kasi Dokkes Polres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Leuser, Ketambe

Berita Terbaru