slot preparation.lsrs.lu

Dorong UMKM Pulau Banyak Naik Kelas, PPK Ormawa BEM FPIK bersama Bank Aceh Berikan Bimtek dan Serahkan Legalitas Usaha

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 17 September 2023 - 23:10 WIB

50555 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan Sertifikat Perizinan Usaha kepada Pelaku Usaha UMKM | Ist.

ACEH SINGKIL, DETIK ACEH  | Tim PPK Ormawa Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (BEM FPIK) Universitas Teuku Umar bersama Bank Aceh Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pulau Banyak memberikan bimbingan teknis kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Pulau Baguk, Aceh Singkil 17/09/2023.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat 2 materi bimtek yang diberikan kepada masyarakat. Yang pertama bimtek manajemen keuangan dan strategi pemasaran yang disampaikan oleh Dedy Riva Kusuma staff Bank Aceh KCP Pulau Banyak. Kemudian yang kedua adalah bimtek pengemasan produk yang disampaikan oleh Syahrul Muhharram tim PPK Ormawa BEM FPIK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua tim PPK Ormawa, Syahrul Ramadhan dalam pers rilisnya menjelaskan bahwasanya, kegiatan bimtek ini merupakan program kerja dari PPK Ormawa BEM FPIK yang telah dirancang oleh tim sedemikian rupa.

“Target kita adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat khususnya para pelaku usaha terkait manajemen usaha seperti literasi keuangan hingga pemasaran produk,” ujar Syahrul.

Dalam sambutannya, Hardi selaku Keuchik Pulau Baguk sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan. Mengingat Pulau Baguk merupakan kawasan wisata, sehingga dirasa sangat perlu bagi ibu-ibu pelaku usaha belajar terkait manajemen usaha.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kita berusaha keras untuk meningkatkan status kampung Pulau Baguk dari yang awalnya Desa tertinggal menjadi Desa maju. Harapannya kepada ibu-ibu pelaku usaha, agar dapat mendengar dan menerapkan apa saja ilmu yang didapat dari para pemateri. Sehingga cita-cita kita menjadi Desa Mandiri dapat terwujud,” ujar Hardi.

Peserta Bimtek, Tamu Undangan, Staff Bank Aceh KCP Pulau Banyak, dan Tim PPKO BEM FPIK | Ist.

Selain kegiatan bimbingan teknis, tim juga menyerahkan legalitas usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) serta Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) kepada 3 mitra program PPK Ormawa BEM FPIK.

Dengan diberikannya legalitas usaha, membuat para pelaku usaha menjadi lebih tenang dalam menjalankan usahanya karena sudah dijamin dan dilindungi oleh undang-undang.

Ketua PKK Pulau Baguk Yenti Herawita yang merupakan salah satu mitra program menyampaikan apresiasi kepada tim pelaksana PPK Ormawa BEM FPIK karena telah mengurus perizinan usaha masyarakat.

“Dengan adanya NIB dan SPP-IRT ini, dapat meningkatkan kepercayaan konsumen kepada produk kami, sehingga akan meningkatkan jumlah penjualan,” ungkap Yenti.

Syahrul Muhharram sebagai koordinator bidang legalitas usaha PPK Ormawa BEM FPIK menyampaikan bahwasanya pengurusan dokumen legalitas usaha ini tidak hanya terbatas pada mitra kami saja, namun terbuka bagi seluruh pelaku usaha yang ada di Pulau Banyak.

“Tentunya demi terwujudnya Desa Preneur sesuai judul program kami, semua pelaku usaha haruslah memiliki perizinan sehingga bisa terintegrasi antar satu sama lainnya. Kami akan bantu pelaku usaha hingga sertifikasi halal, mengingat tahun 2024 seluruh usaha harus memiliki sertifikat halal,” tegas Syahrul. (DM)

Berita Terkait

Dua Siswa UPTD SPF SDN 1 Rimo Raih Medali di Kejuaraan Karo Open Karate Championship
Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Profesor Dr Sutan Nasomal Mengklaem Dibalik Istoris! Asmidar, S.Pd. Terpilih Sebagai Ketua Pgri Perempuan Pertama di Aceh Singkil Melalui Konferensi Xxiii Pgri Cabang Kuta BaharU Akan Menjadi Ikon PGRI!!!
Masyarakat Minta Transparansi dan Dilibatkan Dalam Penyelesaian HGU di Aceh Singkil
Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Tambang Emas Ilegal Meluas di Aceh Selatan, Peran Koperasi Diduga Jadi Tameng Pelanggaran
Temuan 63 ASN di Aceh Singkil Masih Terima PKH, Kemensos Instruksikan Pengembalian Dana

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:33 WIB

Pererat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Melaksanakan Jumat Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 16:30 WIB

Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 20:23 WIB

DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terbaru