Di Tengah Hamparan Tanah yang Amblas, Harapan Pengungsi Krueng Geukueh Tak Ikut Tenggelam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:30 WIB

50377 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE — Hamparan tanah di sekitar permukiman warga pesisir Pelabuhan Krueng Geukueh kini tak lagi sama. Sebagian daratan amblas, garis sungai melebar, dan rumah-rumah yang dahulu berdiri kokoh kini rusak berat. Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh pada akhir November 2025 lalu meninggalkan duka bagi warga di kawasan ini.

Puluhan warga terpaksa mengungsi dan bertahan di Posko Pengungsi yang berada di Halaman eks-Kantor Bea Cukai Lhokseumawe termasuk anak-anak, balita dan ibu hamil. Di tempat sederhana itulah, mereka menata ulang hidup sembari menunggu kepastian pemulihan tempat tinggal yang rusak parah.

Pada Selasa (24/12/2025), Bea Cukai Lhokseumawe hadir menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi. Bantuan tersebut menjadi penguat di tengah keterbatasan, sekaligus penanda bahwa para penyintas tidak sendiri menghadapi dampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyaluran bantuan dilakukan langsung di lokasi pengungsian. Sejumlah pegawai Bea Cukai Lhokseumawe bersama para istri pegawai turut terlibat, membaur dengan para pengungsi, menyapa, dan mendengarkan cerita mereka. Kehadiran para pendamping pegawai itu memberi nuansa empati tersendiri, menghadirkan sentuhan kemanusiaan yang melampaui sekadar distribusi logistik.

Kondisi di sekitar permukiman warga masih memprihatinkan. Aliran sungai yang melebar akibat amblasnya tanah membuat sebagian rumah rusak berat tak bersisa. Di posko pengungsian, para warga menyimpan harapan besar. Bantuan yang diterima tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan kebutuhan sementara, tetapi juga sebagai langkah awal menuju pemulihan. Mereka berharap adanya dukungan berkelanjutan agar rumah-rumah yang rusak berat dapat diperbaiki, sehingga kehidupan dapat kembali berjalan normal. (*)

Berita Terkait

Perkuat Pemahaman Hukum, Bea Cukai Lhokseumawe Gelar Pembinaan Bantuan Hukum bagi Pegawai
Perkuat Pemahaman Hukum, Bea Cukai Lhokseumawe Gelar Pembinaan Bantuan Hukum bagi Pegawail
Presma UIN SUNA Soroti Lambannya Pengaspalan Jalan Nasional di Muara Satu, Warga Terdampak Debu dan Risiko Kecelakaan
Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi, Turut Musnahkan Ladang Ganja di Sawang
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Prajurit Yonkav 11/Macan Setia Cakti untuk Perangi Peredaran Rokok Ilegal
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Prajurit Yonkav 11/Macan Setia Cakti untuk Perangi Peredaran Rokok Ilegal
Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe
Stakeholder Intimacy: Kunjungan Kerja Kanwil Bea Cukai Aceh ke Integrated Terminal Lhokseumawe, PT Pertamina Patra Niaga.

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:23 WIB

Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 18:12 WIB

Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WIB

Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 16:08 WIB

Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang

Selasa, 1 September 2026 - 15:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

DPR Aceh Nurchalis Dorong Sikula Legislatif Perkuat Sistem Legislasi di Kampus untuk Aceh-Indonesia

Berita Terbaru