Di Tengah Hamparan Tanah yang Amblas, Harapan Pengungsi Krueng Geukueh Tak Ikut Tenggelam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:30 WIB

50266 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE — Hamparan tanah di sekitar permukiman warga pesisir Pelabuhan Krueng Geukueh kini tak lagi sama. Sebagian daratan amblas, garis sungai melebar, dan rumah-rumah yang dahulu berdiri kokoh kini rusak berat. Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh pada akhir November 2025 lalu meninggalkan duka bagi warga di kawasan ini.

Puluhan warga terpaksa mengungsi dan bertahan di Posko Pengungsi yang berada di Halaman eks-Kantor Bea Cukai Lhokseumawe termasuk anak-anak, balita dan ibu hamil. Di tempat sederhana itulah, mereka menata ulang hidup sembari menunggu kepastian pemulihan tempat tinggal yang rusak parah.

Pada Selasa (24/12/2025), Bea Cukai Lhokseumawe hadir menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi. Bantuan tersebut menjadi penguat di tengah keterbatasan, sekaligus penanda bahwa para penyintas tidak sendiri menghadapi dampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyaluran bantuan dilakukan langsung di lokasi pengungsian. Sejumlah pegawai Bea Cukai Lhokseumawe bersama para istri pegawai turut terlibat, membaur dengan para pengungsi, menyapa, dan mendengarkan cerita mereka. Kehadiran para pendamping pegawai itu memberi nuansa empati tersendiri, menghadirkan sentuhan kemanusiaan yang melampaui sekadar distribusi logistik.

Kondisi di sekitar permukiman warga masih memprihatinkan. Aliran sungai yang melebar akibat amblasnya tanah membuat sebagian rumah rusak berat tak bersisa. Di posko pengungsian, para warga menyimpan harapan besar. Bantuan yang diterima tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan kebutuhan sementara, tetapi juga sebagai langkah awal menuju pemulihan. Mereka berharap adanya dukungan berkelanjutan agar rumah-rumah yang rusak berat dapat diperbaiki, sehingga kehidupan dapat kembali berjalan normal. (*)

Berita Terkait

YBHA–PM Pertanyakan Ke Mana Arah Perkara Belasan Anak Korban Pemerkosaan Di Lhokseumawe Sepanjang 2025
Setor 550 M ke APBN, Kinerja Bea Cukai Lhokseumawe Positif di 2025
Wakili PT KHBL, Mayjen (Purn) Soenarko Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh
Relawan Bea Cukai Peduli Hari ke-10, Bea Cukai Lhokseumawe Pimpin Penyaluran Bantuan Logistik ke Bireuen
Hampir Sebulan Terputus Akses, Relawan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Bantuan ke Bener Meriah dan Takengon
PMII UNIMAL Laksanakan Penyaluran Donasi dan Trauma Healing Bagi Korban Banjir Aceh Tamiang
Tim Relawan Kemenkeu Satu Lhokseumawe Terobos Medan Sulit Salurkan Bantuan Kepada Masyarakat
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi soal Tindak Pidana Kepabeanan.

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:38 WIB

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Nagan Raya Coffee Morning Bersama Advokat dan Pengacara

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:34 WIB

Satlantas Polres Nagan Raya Gencar Tertibkan Knalpot Brong, Libatkan Peran Orang Tua dan Aparat Desa

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:25 WIB

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Tahan Sopir Air Kemasan Gelapkan Uang Perusahaan Hampir Rp89 Juta

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:12 WIB

Zainal Abidin Kades Keude Linteung Buka Secara Resmi Musrenbang Desa tahun 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:01 WIB

Jangan Hanya Butuh Saat Pencitraan Saja : YARA Desak Pemerintah Perhatikan Nasib Wartawan Yang Korban Banjir

Senin, 19 Januari 2026 - 20:45 WIB

Wilmar dan Luka Agraria: Saat Negara Membiarkan Rakyat Terpinggirkan

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:31 WIB

Sambut Isra Mikraj 1447 H, Pemkab Nagan Raya Gelar Tausiah di Masjid Giok

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:23 WIB

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan Terduga Pelaku Judi Online Jenis Slot

Berita Terbaru