Di Tengah Hamparan Tanah yang Amblas, Harapan Pengungsi Krueng Geukueh Tak Ikut Tenggelam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:30 WIB

50359 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE — Hamparan tanah di sekitar permukiman warga pesisir Pelabuhan Krueng Geukueh kini tak lagi sama. Sebagian daratan amblas, garis sungai melebar, dan rumah-rumah yang dahulu berdiri kokoh kini rusak berat. Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh pada akhir November 2025 lalu meninggalkan duka bagi warga di kawasan ini.

Puluhan warga terpaksa mengungsi dan bertahan di Posko Pengungsi yang berada di Halaman eks-Kantor Bea Cukai Lhokseumawe termasuk anak-anak, balita dan ibu hamil. Di tempat sederhana itulah, mereka menata ulang hidup sembari menunggu kepastian pemulihan tempat tinggal yang rusak parah.

Pada Selasa (24/12/2025), Bea Cukai Lhokseumawe hadir menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi. Bantuan tersebut menjadi penguat di tengah keterbatasan, sekaligus penanda bahwa para penyintas tidak sendiri menghadapi dampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyaluran bantuan dilakukan langsung di lokasi pengungsian. Sejumlah pegawai Bea Cukai Lhokseumawe bersama para istri pegawai turut terlibat, membaur dengan para pengungsi, menyapa, dan mendengarkan cerita mereka. Kehadiran para pendamping pegawai itu memberi nuansa empati tersendiri, menghadirkan sentuhan kemanusiaan yang melampaui sekadar distribusi logistik.

Kondisi di sekitar permukiman warga masih memprihatinkan. Aliran sungai yang melebar akibat amblasnya tanah membuat sebagian rumah rusak berat tak bersisa. Di posko pengungsian, para warga menyimpan harapan besar. Bantuan yang diterima tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan kebutuhan sementara, tetapi juga sebagai langkah awal menuju pemulihan. Mereka berharap adanya dukungan berkelanjutan agar rumah-rumah yang rusak berat dapat diperbaiki, sehingga kehidupan dapat kembali berjalan normal. (*)

Berita Terkait

Menang di Tingkat Banding, Pengadilan Tinggi Kuatkan Putusan RS PMI Aceh Utara Wajib Bayar Uang Rekanan Dua Miliar Lebih
PPNS Bea Cukai Lhokseumawe Hadiri Sosialisasi KUHAP Baru di Polres Lhokseumawe
Peduli Lingkungan dan Perkuat Kebersamaan, Bea Cukai Lhokseumawe Gelar Jalan Sehat di Kawasan Waduk
Bea Cukai Lhokseumawe dan Satpol PP-WH Gelar Operasi Bersama Gempur Rokok Ilegal di Tiga Kecamatan
Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Pelajar Lewat _Customs Goes to School
Gempur Rokok Ilegal di Lhokseumawe: Kolaborasi Edukasi Perkuat Sinergi Pengawasan.
Kantin Tanpa Kasir, Cara Bea Cukai Lhokseumawe dan DWP Tanamkan Budaya Jujur
Dorong Service Excellence, Bea Cukai Lhokseumawe Tingkatkan Kompetensi Frontliner

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:05 WIB

Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:21 WIB

PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:46 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:45 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:07 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:39 WIB

Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Senin, 1 Juni 2026 - 23:19 WIB

Negara Tak Berdaya, PT Hopson Aceh Industri Berani “Menampar” Hukum di Gayo Lues

Berita Terbaru