Di Acara Rakernas 2024 Bara JP, Rekomendasi Ormas Bara JP menjadi Partai Politik semakin Menguat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 11 Oktober 2024 - 03:07 WIB

50444 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Wujud Partai Tidak lagi sekedar wacana tetapi telah menguat menjadi salah satu rekomendasi di acara Rapat Kerja Nasional (rakernas) 2024 Bara JP yang dilaksanakan di Asrama Haji Pondok Gede. Kamis, (10/10/2024).

Hal ini dibacakan oleh Perwakilan beberapa DPD, Rajul Munir yang berasal dari DPD Propinsi Aceh mewakili suara belasan pengurus DPD yang ditugaskan sebagai tim komisi dihadapan pimpinan sidang dan para Peserta yang berasal dari unsur Pengurus Ketua, Sekretaris, Bendahara DPD se-Indonesia, BPLN dan Sayap Organisasi Bara JP serta dihadapan Pengurus dan anggota DPP yang hadir.

Salah satu point yang dibacakan Rajul tentang pendirian partai, “Kami memberikan Rekomendasi agar bara JP melahirkan sebuah Partai kedepannya,”sebutnya dan disambut tepuk tangan oleh seluruh peserta yang hadir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara di lain tempat, Ketua DPP Bara JP Utje Gustav Patty saat dihubungi melalui WhatsApp, Jumat, (11/10), mengatakan memberikan apresiasi atas setiap usulan di Rakernas,

“Dinamika internal dalam organisasi harus dilihat sebagai wujud partisipasi anggota dalam memikirkan kemajuan organisasi, DPP sepenuhnya mengapresiasi bentuk – bentuk usulan terlebih disampaikan dalam forum resmi seperti Rakernas,”sebutnya sembari mengatakan jika revolusi ormas ke Partai akan terjadi secara alami.
“Hal itu akan terjadi secara alami,” tutupnya.

Sekjend DPP Bara JP dr.Reagent saat dikonfirmasi perihal usulan dari perwakilan DPD tersebut menyampaikan bahwa setiap usulan akan di kaji sesuai kebutuhan kedepannya, “Usulan Daerah akan kita bahas ditingkat DPP,” tutupnya.

Penulis : Andrew T Panjaitan,ST

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru