Deddy Sitorus: Negara Terancam Runtuh Jika Penegak Hukum Tak Lagi Berpihak pada Rakyat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:12 WIB

50206 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta –  Politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus menyampaikan kritik tajam terhadap kondisi hukum dan institusi penegak hukum di Indonesia. Dalam pernyataan yang dikutip dari acara Indonesia Lawyers Club di YouTube, Deddy menyoroti kerusakan sistemik yang melanda aparat penegak hukum, mulai dari kepolisian, kejaksaan, hingga lembaga antirasuah.

Deddy menyebutkan, ketika aparat penegak hukum dijadikan alat atau budak kekuasaan, maka runtuhlah fondasi negara. Ia menegaskan bahwa hancurnya sistem hukum terbukti telah menjerumuskan banyak negara dalam sejarah. Deddy mengangkat contoh, betapa penegakan kejujuran dan nilai-nilai dasar profesi sudah tercoreng akibat hegemoni kekuasaan dan dorongan materialisme. Menurutnya, orang-orang baik di dalam institusi hukum menjadi anomali dan tidak punya ruang untuk bertindak, karena sistem dan kepemimpinan telah rusak.

Dia menggambarkan institusi hukum seperti kolam lumpur, di mana siapa pun yang masuk akan ikut kotor. Bahkan ketika ada nilai-nilai luhur yang digembar-gemborkan aparat penegak hukum, ia menyebut itu hanya menjadi slogan tanpa makna jika tidak dijalankan dengan sungguh-sungguh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Deddy juga menyoroti pertarungan kepentingan antar lembaga dan kerusakan yang semakin mendalam akibat penyalahgunaan kekuasaan. Ia mengingatkan, praktik “setoran” dan pencarian keuntungan pribadi masih menjadi fenomena umum, mulai dari tingkat daerah hingga pusat.

Deddy menilai, konflik antar lembaga penegak hukum belakangan ini hanyalah puncak gunung es dari persoalan lebih besar. Ia secara langsung meminta Presiden menggunakan momentum ini untuk melakukan penyegaran di institusi penegak hukum, baik di kepolisian, kejaksaan, maupun KPK. Menurut dia, pergantian kepemimpinan dinilai penting agar ada perubahan mendasar dan keberanian melawan sistem bobrok yang telah mengakar.

Lebih lanjut, Deddy memperingatkan risiko besar apabila Presiden gagal mengambil langkah tegas terhadap situasi ini. Menurutnya, jika penegakan hukum tidak lagi menjadi abdi negara melainkan abdi kekuasaan, hasil akhirnya adalah kehancuran sistem dan hilangnya kepercayaan publik terhadap negara.

Di akhir pernyataan, Deddy mengingatkan bahwa perbaikan tak akan tercapai tanpa keberanian mengambil sikap dan membenahi kepemimpinan di lembaga-lembaga vital penegakan hukum. Ia menutup dengan menegaskan pentingnya regenerasi dan perubahan sistemik demi menjaga integritas dan masa depan bangsa. (*)

Berita Terkait

Sebut Wartawan “Otak Kamu Ada Nggak” Saat Wawancara, Benny K Harman Minta Maaf dan Klarifikasi Pernyataan Kontroversial
Upaya Pencarian Barang Pribadi Almarhum Sutrimo, Kuasa Hukum Sambangi Kediaman Mantan Jampidsus
Misteri Ponsel Hilang di Balik Kematian Sutrimo, Polisi Perdalam Penyidikan
Keluarga Sutrimo Datangi Rumah Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Soroti Kejanggalan Kematian
Jusuf Kalla Tegaskan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh Bukan Bentuk Penolakan ke Pemerintah Pusat
Jusuf Kalla Tanggapi Kerusuhan Hari Damai Aceh dan Serukan Penyelesaian Damai
Tim Forensik Lakukan Uji Laboratorium Puluhan Sampel Jenazah Mantan Pegawai Jampidsus di Banyumas
Pemerintah Tetapkan Anggaran Rp240 Triliun untuk Program MBG di 2027

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru