Bupati Salim Fakhry Bahas RKA Disdikbud Aceh Tenggara 2026, Tekankan Program Tepat Sasaran

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 04:14 WIB

50237 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mulai mematangkan perencanaan program kerja tahun 2026 melalui pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salah satu yang menjadi fokus awal adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Pembahasan digelar pada Sabtu (4/10/2025) di ruang rapat Wakil Bupati dan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati dr. Heri Al Hilal, Sekda Yusrizal, Staf Ahli Bupati drh Karnodi Ata, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Iswadi, Asisten III Drs. H Jamanuddin, serta jajaran Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK), Inspektur Inspektorat, Kepala Bappeda, Kabag Tapem, Kabag Ortala, dan pejabat internal Disdikbud termasuk Kepala Dinas Julkifli dan para kabid.

Dalam pembahasan tersebut, Bupati Salim Fakhry menegaskan bahwa setiap program dan anggaran di sektor pendidikan harus disusun secara terencana, terukur, dan tepat sasaran. Ia meminta agar usulan kegiatan benar-benar mendukung visi-misi pemerintah daerah bersama wakil bupati serta mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Utamakan kegiatan yang mendukung visi misi saya bersama Wakil Bupati, serta memperhatikan SPM dan MCP KPK. Jangan sekadar kegiatan rutin, tapi harus mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan,” ujar Salim Fakhry.

Ia menambahkan, pendidikan merupakan sektor prioritas yang menyentuh langsung masyarakat. Karena itu, perencanaan program tidak boleh bersifat copy-paste semata, melainkan disesuaikan dengan dinamika serta tantangan yang dihadapi saat ini, termasuk peningkatan kualitas pendidikan, infrastruktur sekolah, hingga pemerataan layanan di wilayah terpencil.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Aceh Tenggara Julkifli dalam pemaparannya menyampaikan sejumlah rencana program tahun 2026, antara lain peningkatan kompetensi guru, fasilitasi sarana-prasarana pendidikan, penguatan nilai budaya lokal dalam kurikulum, dan pengembangan sekolah berbasis digital. Seluruh program tersebut dirancang agar sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Julkifli menambahkan, pihaknya juga akan memperkuat sinergi dengan instansi terkait, serta rutin melakukan evaluasi terhadap efektivitas program di lapangan agar pelaksanaan anggaran benar-benar memberi dampak.

Rapat pembahasan RKA ini merupakan bagian awal dari tahapan penganggaran untuk tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menekankan agar seluruh OPD dapat menyusun program yang tidak hanya formalitas administratif, tetapi mampu memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di sektor pendidikan sebagai pondasi pembangunan daerah. (*)

Berita Terkait

Pemkab Aceh Tenggara Cairkan Gaji ke-13 ASN Rp25,24 Miliar Jelang HUT ke-52 Aceh Tenggara
Laboratorium Komputer SD Muara Situlen Agara Beralih Fungsi jadi Gudang Proyek Revitalisasi
Oknum Kepala SMA Negeri 1 Badar Agara Diduga Korupsi Dana Bos dan Pungli Persiswa Ratusan Ribu.
Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026
Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan
PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik
Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:05 WIB

Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:21 WIB

PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:46 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:45 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:07 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:39 WIB

Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Senin, 1 Juni 2026 - 23:19 WIB

Negara Tak Berdaya, PT Hopson Aceh Industri Berani “Menampar” Hukum di Gayo Lues

Berita Terbaru