SUKA MAKMUE : Bupati Nagan Raya yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah, Ir. H. Hizbulwatan, secara resmi membuka Seminar Sehari “Sekolah Pasar Modal Syariah” di Pendopo Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Bosku Saham ini mengusung tema “Investasi Halal Mewujudkan Kemandirian Ekonomi” dan diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan pelaku usaha, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, seminar tersebut merupakan langkah positif dalam meningkatkan edukasi dan literasi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam berinvestasi.
“Perkembangan ekonomi saat ini menuntut masyarakat untuk semakin cerdas dalam mengelola keuangan dan jeli melihat peluang produktif. Investasi tidak hanya berkaitan dengan keuntungan finansial pribadi, tetapi juga memiliki peran besar dalam membangun kemandirian ekonomi, menciptakan peluang usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara makro,” ujar Hizbulwatan.
Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah (APBK), melainkan butuh kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, investor, akademisi, dan masyarakat luas.
“Investasi memiliki peran strategis dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah. Kabupaten Nagan Raya sendiri memiliki potensi ekonomi yang sangat besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, energi, hingga UMKM. Potensi ini harus terus kita dorong agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Founder Bosku Saham, Tarmizi Idris, menjelaskan bahwa Sekolah Pasar Modal Syariah ini digelar untuk memperluas inklusi keuangan masyarakat, khususnya terkait instrumen investasi syariah yang aman dan legal di pasar modal Indonesia.
“Kami berharap masyarakat Nagan Raya semakin memahami bahwa investasi yang dilakukan secara bijak dan tepat dapat menjadi pilar utama dalam membangun kemandirian ekonomi, baik di tingkat keluarga maupun daerah,” kata Tarmizi.
Rencana Pembukaan Galeri Investasi BEI 2026
Ada kabar baik bagi iklim investasi di daerah ini. Deputi Kepala Wilayah Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Aceh, Aulia Firdaus, dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa BEI berencana membuka Galeri Investasi di Kabupaten Nagan Raya dalam waktu dekat.
“Wacana ini telah mendapatkan dukungan penuh dari Bapak Bupati. Insyaallah, kami menargetkan Galeri Investasi BEI tersebut sudah dapat hadir di Nagan Raya pada tahun 2026 ini,” ungkap Aulia disambut antusias peserta.
Selain penyerahan cenderamata dari Plt Sekda kepada para pemateri sebagai bentuk apresiasi, acara ini juga diisi oleh pemaparan materi dari sejumlah narasumber kompeten. Di antaranya Kurnia Lestari (Bidang Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK), Safira Salsabila (Bidang Pengawasan Perilaku Usaha Jasa Keuangan OJK), serta Dimas Hermawan dari KISI Sekuritas Aceh.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif yang dipandu langsung oleh Tarmizi Idris selaku moderator.(Red)





































