Bardan Sahidi: Menyeruput Kopi Gayo, Menjaga Warisan Budaya Leluhur

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 4 Juli 2025 - 07:02 WIB

50154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH – Dalam sebuah momen sederhana namun penuh makna, tokoh masyarakat Aceh Tengah, Bardan Sahidi, tertangkap kamera tengah menikmati secangkir kopi Gayo dengan penuh kesadaran, Kamis (3/7/2025)

Duduk tenang di balik meja kayu, dengan tatapan mata terpejam dan kedua tangan menggenggam cangkir, ia tampak larut dalam kenikmatan rasa kopi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat dataran tinggi Gayo.

Momen ini bukan hanya tentang minum kopi. Lebih dari itu, ia menggambarkan filosofi hidup masyarakat Gayo: bahwa kopi bukan sekadar minuman, melainkan simbol kebersamaan, identitas, dan kebanggaan akan hasil bumi sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai salah satu tokoh publik yang aktif menyuarakan isu-isu lokal dan kebudayaan, Bardan Sahidi menunjukkan bagaimana tradisi ngopi menjadi ruang refleksi, dialog, dan pengikat harmoni sosial. PP

Kopi yang dinikmatinya diyakini berasal dari kebun rakyat di dataran tinggi Gayo – salah satu wilayah penghasil kopi arabika terbaik dunia.

Dengan mengenakan pakaian kasual berlogo komunitas lokal, Bardan memberi pesan kuat bahwa mencintai produk daerah bukan hanya soal konsumsi, melainkan juga bagian dari merawat jati diri dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Kopi Gayo telah lama dikenal karena cita rasanya yang khas dan proses pengolahan yang masih mempertahankan kearifan lokal.

Melalui simbolis secangkir kopi, Bardan Sahidi mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga, merawat, dan membanggakan warisan leluhur ini.

Kopi Gayo dikenal luas karena cita rasanya yang khas, aroma yang kuat, serta proses pengolahan yang masih memegang teguh kearifan lokal.

Dari biji hingga cangkir, kopi ini membawa cerita tentang ketekunan, warisan, dan kearifan yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Lewat secangkir kopi, Bardan Sahidi seolah mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan membanggakan warisan leluhur. Di Tanah Gayo, kopi bukan sekadar pertanyaan tentang selera—kopi adalah pernyataan tentang siapa kita.(**)

Berita Terkait

Warga Soroti Usulan PBPH Getah Pinus PT JMI, Akses Hidup Lokal Terancam?
Semarak HUT Bhayangkara Ke 80, 16 Tim Binaan Cabdin Bener Meriah Ikuti Turnamen Sepak Bola U17
Alumni Dayah Darussa’adah Lipah Rayeuk Bireun Perkuat Silaturahmi di Takengon
Aliansi Masyarakat Bintang Bersatu Tunda Aksi ke DPRK Aceh Tengah, Tunggu Kehadiran Bupati di Lokasi Bencana
Biografi Mantan Atase Kebudayaan RI di Kairo Mesir Sekaligus Eks Kepala SMA Negeri 1 Takengon Segera Terbit
Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Lokal, Kawal Produk Sigaret Putih Tangan Gayo Tembus Pasar Nasional
Langit Atu Lintang “Mengamuk”, Hujan Es Hantam Merah Munyang
Putra Gayo Yusradi Usman al-Gayoni Kumandangkan Azan dalam Festival Ramadan 2026 di Inggris

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:39 WIB

Brigjen TNI Mahesa Fitriadi Kagum Lihat Antusias Pelajar Sambut Penutupan TMMD

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:13 WIB

Penampilan Spektakuler Pelajar dan TNI Warnai Penutupan TMMD ke-128 Kodim Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:30 WIB

Pencak Silat Militer Yon TP 958/RM Curi Perhatian pada Penutupan TMMD ke-128 Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:07 WIB

Brigjen TNI Mahesa Tinjau Proyek TMMD Ke-128 di Desa Gunung Cut

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Brigjen TNI Mahesa Bersama Dansatgas TMMD Serahkan Bantuan kepada Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:35 WIB

Sembako Murah Jadi Daya Tarik Penutupan TMMD Ke-128 Kodim Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:07 WIB

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, TMMD Ke-128 Abdya Bantu Warga dengan Kandang Ayam

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:46 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Brigjen TNI Mahesa Tinjau Proyek TMMD Ke-128 di Desa Gunung Cut

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:07 WIB