Balai Pelestarian Budaya Aceh 1 Lakukan Kunjungan Kerja ke Aceh Singkil dan Subulussalam untuk Dorong Pemajuan Kebudayaan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 28 Mei 2025 - 22:01 WIB

50277 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Balai Pelestarian Budaya Aceh 1 melakukan kunjungan kerja ke wilayah Aceh Singkil dan Kota Subulussalam pada Kamis, 28 Mei 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat, melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), untuk menguatkan sinergi dalam pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah pinggiran.

Rombongan kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala Balai Pelestarian Budaya Aceh 1, Malisa Padang, S.S. Dalam kunjungan kerja ini, tim melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan dialog dan koordinasi dengan tokoh budaya, pelaku seni, serta masyarakat adat setempat. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan komunitas budaya lokal dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya yang ada di Aceh Singkil dan Subulussalam.

Salah satu agenda penting yang dilakukan adalah kunjungan ke makam Syeh Hamzah Fansuri di Subulussalam. Makam tokoh budaya dan sufi ternama ini menjadi simbol penting dalam sejarah dan kebudayaan Aceh yang bahkan dikenal hingga mancanegara. Kunjungan ini sekaligus menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap pelestarian situs-situs sejarah yang menjadi bagian dari identitas dan jati diri masyarakat Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Malisa Padang bersama tim melakukan dialog langsung dengan sejumlah tokoh budaya lokal, termasuk Haji Abdul Hamid atau yang dikenal dengan sebutan Joka, di Subulussalam. Pertemuan serupa juga dilakukan dengan para budayawan di Aceh Singkil. Dalam dialog tersebut, dibahas berbagai tantangan yang dihadapi oleh komunitas budaya lokal, mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana, hingga perlunya pembinaan serta pemberdayaan agar budaya tetap lestari dan mampu berkembang mengikuti dinamika zaman.

Malisa Padang menjelaskan bahwa selain sosialisasi, kunjungan ini juga bertujuan merumuskan langkah konkret yang bisa dilakukan bersama untuk memajukan kebudayaan daerah. Langkah-langkah tersebut mencakup pendataan aset budaya yang ada, pembinaan pelaku seni dan budaya, serta pemberdayaan komunitas budaya lokal agar mereka dapat berperan aktif dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus mengembangkan potensi ekonomi berbasis budaya.

Menurut Malisa, kolaborasi ini sangat penting untuk menciptakan ekosistem kebudayaan yang kuat dan berkelanjutan, terutama di wilayah-wilayah yang masih jarang tersentuh pembangunan dan perhatian pemerintah pusat. “Melalui kunjungan kerja ini, kami berharap dapat membangun sinergi yang kokoh antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat budaya. Dengan demikian, budaya di Aceh Singkil dan Subulussalam tidak hanya akan terjaga, tetapi juga dapat berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujar Malisa Padang.

Kehadiran Balai Pelestarian Budaya Aceh 1 di Aceh Singkil dan Subulussalam disambut hangat oleh masyarakat serta pelaku budaya setempat. Mereka menyambut baik perhatian pemerintah yang kini mulai memfokuskan dukungan untuk pengembangan budaya lokal sebagai bagian dari identitas dan potensi daerah. Para tokoh budaya juga berharap agar kegiatan ini dapat menghasilkan program-program yang konkret dan berkelanjutan sehingga pelestarian budaya tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar memberikan dampak positif.

Hingga saat ini, kunjungan kerja Balai Pelestarian Budaya Aceh 1 masih berlangsung dan diperkirakan akan terus dilakukan tindak lanjut berupa pendampingan dan pelaksanaan program budaya di daerah. Pemerintah pusat, melalui Kemendikbudristek, berkomitmen untuk terus mendorong pemajuan kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan. (RED)

Berita Terkait

Ketua DPRK Aceh Singkil H. Amaliun Pohan, Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-27 Aceh Singkil
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)
Video Viral Picu Tindakan Tegas, Pemda Bener Meriah Panggil Pengelola Gerbuk Waterpark, Izin Terancam Dicabut
Prodi MKM FK USK Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes
Sambut Lebaran Idul Fitri, Danyon C Pelopor Berbagi dengan Anak Yatim Personel Brimob
*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*
*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*
*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kaliber: Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi,JKN dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:45 WIB

Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:54 WIB

TIPIKOR : Desak Inspektorat Dan APH Usut Dana Ruti Dinas Pangan tahun 2025 dan awal 2026.Dugaan Ratusan juta Menguap

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:53 WIB

Dana Kapitasi dan JKN Dinas Kesehatan Aceh Tenggara di sinyalir sarat Manipulasi dan Korupsi

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:52 WIB

Drh Karnodi Selian M,MA, Plh, Dinas Pangan Agara Pacu Perbaikan dan Jaga Pangan Bebas Pestisida

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bergerak Cepat, Pengedar Sabu di Lawe Bulan Dibekuk Bersama Barang Bukti

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:34 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 13,35 Kg Ganja, Seorang Pemuda Diamankan di Ketambe

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:04 WIB

PT. Hutama Karya Diminta Jangan Bayarkan Proyek Beronjong Gunakan Material Tanpa Izin

Berita Terbaru